• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 6 ANALISIS POSTUR KERJA DAN BIOMEKANIKA PADA AKTIVITAS MEMINTAL DAUN PANDAN.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "BAB 6 ANALISIS POSTUR KERJA DAN BIOMEKANIKA PADA AKTIVITAS MEMINTAL DAUN PANDAN."

Copied!
50
0
0

Teks penuh

(1)

BAB 6

KESIMPULAN DAN SARAN

6.1. Kesimpulan

Kesimpulan yang dapat diambil dari tugas akhir ini antara lain :

1. Analisis postur kerja mengalami perbaikan yang mulanya memiliki nilai level HIGH, setelah mengalami perbaikan postur kerja menjadi memiliki nilai level rendah. Perubahan postur kerja sendiri tidak begitu banyak dari posisi sebelumnya.

2. Analisis biomekanika yang dilakukan pada segmen kaki mendapatkan hasil yang masih aman, dimana nilai terbesar dari perhitungan adalah Fya 541,191 N (gaya vertikal lutut), Fxa 202,225 N (gaya horizontal lutut), dan Fm 231,079 N (gaya lurus dari paha). Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai yang didapat aman dari nilai batas maksimal 3400 N tiap segmen tubuh.

6.2. Saran

Saran yang diberikan penulis antara lain :

(2)

b. Hindari penggunaan komponen yang tidak diperlukan atau komponen yang double fungtion

dalam pembuatan mesin, karena dapat menambah beban operator yang berdampak cepat lelah dalam bekerja.

(3)

DAFTAR PUSTAKA

Chaffin, D.B., Anderson, G., Martin, B.J., 1999,

Occupational Biomechanics, 3th ed, John Wiley and Sons. Inc., United States of America. Fonda, B., 2010, Biomechanic of Cycling, Sport Science

Review Vol. XIX Nr. 1-2, Slovenia

Irawan, A.P., 2007, Diktat Kuliah Mekanika Teknik (Statika Struktur), Universitas Tarumanegara, Jakarta.

Nurmianto, E., 2008, Ergonomi Konsep Dasar dan Aplikasinya, Prima Printing, Surabaya.

Philips, Chandler A., 2000, Human Factor Engineering, , John Wiley and Sons. Inc., United States of America.

Theresia, J., 2008, Analisis Biomekanika Terhadap Penggunaan Alat Material Handling Jenis Wheelbarrow, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Yogyakarta.

Yusuf, F., 2011, Perancangan Alat Pintal Tampar Pandan yang Ergonomis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Yogyakarta.

(http://adipradana.files.wordpress.com/2008/11/reba-worksheet1.pdf), diakses hari selasa, 5 April 2013.

(http://nur-w.blogspot.com/2009/05/rapid-entire-body-assessment-reba.html), diakses hari minggu, 2 Juni 2013.

(4)

LAMPIRAN 1

(5)

Nordic Body Map Kuisioner

Nordic Body Map Kuisioner

Nama : Dhanang Sukma Wardhana

Program Studi : Teknik Industri

Fakultas : Teknologi Industri

NIM : 11 16 06743

Unversitas : Atma Jaya Yogyakarta

Sehubungan dengan penelitian tugas akhir yang akan

saya lakukan dengan judul “Analisis Biomekanika Terhadap

Alat Pintal Tampar Pandan” maka diharapkan untuk mengisi

kuisioner ini dengan jujur sesuai dengan keadaan yang ada

tanpa paksaan dari pihak manapun, sehingga kuisioner ini

dapat bermanfaat dan digunakan sebagai referensi

penelitian yang akan saya lakukan.

Identitas Pekerja :

Nama :

Umur :

Jenis Kelamin :

Berat Badan : kg

(6)

Lanjutan Lampiran 1

1. Apakah Anda pernah merasakan sakit pada bagian tubuh

tertentu setelah melakukan pengangkatan box? Jika

ya, bagian tubuh mana yang paling sering merasakan

sakit setelah melakukan pengangkatan box, beri

tanda centang (√) pada tabel di atas.

No Segmen Tubuh (√)

0 Leher Atas 1 Leher Bawah 2 Bahu Kiri 3 Bahu Kanan

4 Lengan Atas Kiri 5 Punggung

6 Lengan Atas Kanan 7 Pinggang

8 Bawah Pinggang 9 Pantat

10 Siku Kiri 11 Siku Kanan

12 Lengan Bawah Kiri 13 Lengan Bawah Kanan 14 Pergelangan Tangan Kiri 15 Pergelangan Tangan Kanan 16 Tangan Kiri

17 Tangan Kanan 18 Paha Kiri 19 Paha Kanan 20 Lutut Kanan 21 Lutut Kiri 22 Betis Kiri 23 Betis Kanan

(7)

Lanjutan Lampiran 1

2. Seberapa sering Anda merasakan sakit tersebut?

3. Apakah Anda pernah merasakan sakit tersebut sebelum

bekerja menggunakan alat pintal tampar pandan ini?

4. Apakah Anda pernah mengalami cidera sebelum bekerja

menggunakan alat pintal tampar pandan ini?

5. Apakan Anda pernah mengalami cidera saat bekerja

menggunakan alat pintal tampar pandan ini?

6. Berapa rata-rata Anda menggunakan alat pintal tampar

(8)
(9)

01 kanan

Sri Pamding

(10)

02 kanan

Sri Pamding Operator

2

3

5 2

7

2

2 7 9

3 1

2

1

4

(11)

03 kanan

Sri Pamding Operator

2

3

5 2

7

2

2 7 9

1

2

3 1

4

(12)

04 kanan

Sri Pamding Operator

2

3

5 2

7

2

2 7 9

3 1

4

1 2

(13)

05 kanan

Sri Pamding

(14)

01 kiri

Sri Pamding

(15)

02 kiri

Sri Pamding Operator

2

3

5 2

7

2

2 7 9

3 1

2

1

4

(16)

03 kiri

Sri Pamding Operator

2

3

5 2

7

2

2 7 9

1

2

3 1

4

(17)

04 kiri

Sri Pamding Operator

2

3

5 2

7

2

2 7 9

3 1

4

1 2

(18)

05 kiri

Sri Pamding

(19)

LAMPIRAN 3

(20)

Lampiran 3 Posisi Pedal

464,7 mm 425,3 mm

(21)

Lanjutan lampiran 3

280 mm 280 mm

(22)

Lanjutan lampiran 3

(23)

LAMPIRAN 4

(24)

Lampiran 4

Arah Gaya-Gaya

Posisi 1

Posisi 2

Rx

49,683o

Fm

(25)

Lanjutan lampiran 4

Posisi 3

Posisi 4

Fm

86,692o

Ry

(26)

Lanjutan lampiran 4

Posisi 5

153 mm

780 mm

280 mm 165 mm

Ry Rx

Fm

FR

(27)

LAMPIRAN 5

(28)
(29)
(30)
(31)
(32)
(33)
(34)
(35)
(36)
(37)
(38)
(39)
(40)

Sri Pamding 1 kanan

(41)

Sri Pamding 2 kanan

1

3

1

3 0

3 0 1

1

1

2 1

1 1 2

(42)

3 kanan Sri Pamding

(43)

Operator Sri Pamding

4 kanan

(44)

Operator Sri Pamding

5 kanan

(45)

1 kiri

Sri Pamding Operator

(46)
(47)
(48)
(49)
(50)

LAMPIRAN 7

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil pengolahan metode REBA, diketahui bahwa postur tubuh operator saat bekerja tidak baik sehingga perlu dilakukan perancangan fasilitas fisik yang

Kemudian dilakukan penilaian dengan metode REBA terhadap postur kerja operator hasilnya diperoleh skor REBA gerakan pertama sebelah kiri adalah 8 dan kanan diperoleh 7, skor

Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan metode REBA diperoleh skor akhir yaitu 8, yang mana masuk dalam kategori level action 3 yaitu perlu segera perbaikan untuk

Score REBA menjadi prioritas untuk menentukan perbaikan postur kerja karena score REBA dapat menjelaskan level resiko yang terjadi pada suatu postur kerja, apakah

Saran yang diberikan untuk penelitian selanjutnya adalah dengan menganalisis dampak dari lingkungan kerja terhadap waktu proses pada masing-masing tipe pekerjaan... Proses

Setelah menerima informasi dan data dari pemilik mitra, maka langkah selanjutnya mengolah dan menganalisis data menggunakan alat bantu metode REBA yakni kuesioner

Hasil analisis biomekanika yang diperoleh yaitu beban kerja operator melebihi beban yang direkomendasikan, kegiatan pengangkatan beton memberi resiko pada operator, dan

Hasil Skor Akhir REBA Sumber: Pengolahan Data 4.3 Perhitungan Ovako Work Posture Analysis System OWAS Adapun perhitungan postur kerja pada pekerja 1 menggunakan metode OWAS adalah