• Tidak ada hasil yang ditemukan

MODUL PENGANTAR KIMIA KELAS X

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "MODUL PENGANTAR KIMIA KELAS X"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

RANGKUMAN MATERI AJAR

KELAS X SMA PROGRAM IPA

Materi:

PENGANTAR KIMIA

*KHUSUS BAGI PARA PEMBELAJAR

Oleh:

(2)

1

Chemistry is Fun!!

SELAMAT DATANG wahai para siswa baru!!! Mungkin ini merupakan

pertemuan pertama kalian di lingkungan sekolah baru dan guru-guru baru dan

materi-materi pelajaran baru. Baiklah kita akan membahas kimia di sini. Bagi yang asing

(3)

2

Mungkin ada diantara kalian yang berpikir seperti itu??

Oke, berarti kalian kreatif!

Perlu kalian ketahui, bahwa segala sesuatu yang ada di dunia ini

berkaitan dengan kimia.

Dahulu kala sebelum alam semesta tercipta, terjadi peristiwa dahsyat yang dikenal

sebagai B I G B A G ! ! !, ya ledakan besar. Dari sanalah tercipta energi dan materi, kemudian lahirlah KIMIA. Jika segala sesuatu itu kita sebut sebagai materi, maka di

dalam ilmu kimia kita akan mempelajari struktur, susunan, sifat, dan perubahan materi

serta energi yang menyertai perubahan tersebut. Kenapa itu semua

harus kita pelajari? Kalo kalian ingin mengenal seseorang tentunya

kalian pasti ingin tau juga segala sesuatu yang disukainya dan

detail-detail lain, kan....

Karena kimia ada dimana-mana, bahkan dari bintang-bintang nun jauh disana hingga

ke tulang dan darah kalian masing-masing, kimia selalu hadir. Oleh sebab itulah kita

harus mengenalnya lebih dekat. Mengenal kimia berarti mengenal diri sendiri, kita

tidak bisa hidup tanpa kimia. Begitu lhooo...

Ketika masa SMP kalian pernah memahami perubahan fisik dan perubahan kimia

bukan?

(4)

3

Awalnya kita punya gelondongan kayu, kemudian kita bakar. Beberapa jam

kemudian semua kayu terbakar menjadi abu. Pada peristiwa tersebut terjadi

berubahan bentuk benda dari kayu menjadi abu. Dari wujudnya saja sudah berbeda,

tentu sifatnya juga berbeda. Hal ini yang kita sebut sebagai perstiwa perubahan kimia.

Pada hakikatnya ilmu kimia meyakini bahwa suatu benda itu dapat mengalami

perubahan bentuk, sehingga susunan partikelnya berbeda dengan letaknya yang

semula. Hal ini tentu saja mempengaruhi sifat-sifat benda tersebut. Intinya kimia itu

mempelajari perubahan materi. Nah, ketika materi tersebut berubah, apakah

memerlukan energi atau malah melepaskan energi?? Itu pun dioelajari dalam kimia.

Jadi kita akan .

Banyak lho bidang pekerjaan yang membutuhkan pengetahuan kimia. Yang

kelihatannya sepele, tapi ternyata kalo tidak ada kimia, tidak ada pula semua itu... Begitulah singkatnya apa itu

(5)

4

Waoooww

!!! Banyak juga ilmu-ilmu yang berkaitan dengan kimia ya... Lebih lengkapnya bisa kalian searching sendiri pada ilmu-ilmu tersebut kimianya

tersembunyi dimana...

Baiklah, sekarang kita akan mempersempit pembahasan kita ke dalam

LABORATORIUM, kan ilmuwan-ilmuwan kimia akrab itu dengan lab. Apa saja yang

harus kita persiapkan sebelum memasuki lab? Memangnya di lab kimia itu ada apa

saja? Berbahayakah zat-zat di lab kimia itu? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan

tersebut, mari kita bahas satu-per-satu!

(6)

5

Pada dasarnya keselamatan kerja di lab merupakan usaha atau tindakan

pencegahan, agar dalam melakukan kegiatan di lab terhindar dari kecelakaan sekecil

apapun. Kecelakaan yang seperti apa?

Kedengarannya mengerikan sekali di lab kimia... Itulah yang akan terjadi jika kalian

bermain-main dengan alat atau zat kimia tanpa bertanggung jawab. Untuk itulah,

pengetahuan mengenai keselamatan kerja di lab kimia dibutuhkan. Apa saja bentuk

tindakan yang dilakukan? Mari kita simak...

1.

Jas Laboratorium

Biasa disebut jas lab saja, berfungsi melindungi badan dari

percikan zat-zat kimia berbahaya. Selain badan, pakaian

(7)

6

bila dicuci. Jadi walaupun kalian hanya praktikum melarutkan glukosa ke

dalam aquades, tetap saja harus gunakan jas lab. So...aman, kan?

2.

Kaca Mata Keselamatan

Atau googles (bukan untuk searching lho ya!) dapat

digunakan apabila kalian melakukan praktikum yang

berhubungan dengan cairan berbahaya panas, ataupun

menyaksikan reaksi kimia yang menghasilkan percikan

cahaya yang mencolok, karena googles berfungsi untuk

melindungi mata dari percikan larutan kimia berbahaya maupun panas yang

dapat membahayakan kalian.

3.

Sepatu

Sandal ataupun sepatu sandal dilarang digunakan ketika kalian bekerja di lab. Hal ini disebabkan keduanya tidak

dapat melindungi kaki kalian ketika larutan atau zat kimia

tidak sengaja tumpah. Sepatu biasa umumnya sudah cukup

untuk digunakan sebagai pelindung. Namun, di

laboratorium perusahaan besar, sepatu yang digunakan

adalah sepatu keselamatan yang tahan api dan tekanan

tertentu. Selain itu, terkadang disediakan juga plastik alas

sepatu untuk menjaga kebersihan laboratorium jika sepatu

tersebut digunakan untuk keluar dari laboratorium.

4.

Masker Gas

Masker biasa umumnya digunakan untuk keperluan

umum, misalnya membuat larutan standar. Tapi,

terkadang terdapat bahan kimia atau reaksi kimia yang

dihasilkan bisa mengeluarkan gas berbahaya. Oleh

karena itu, masker gas sangat cocok digunakan,

(8)

7

dari jenisnya, masker gas bisa berupa masker gas biasa yang terbuat dari kain

dan masker gas khusus yang dilengkapi material penghisap gas.

5.

Kaos Tangan

Kaos tangan melindungi tangan kalian dari

ceceran larutan kimia yang bisa membuat kulit

gatal atau melepuh. Macam-macam kaos tangan

yang digunakan di lab biasanya terbuat dari karet

alam, nitril, dan neoprena. Terkait kaos tangan

yang terbuat dari karet alam, ada yang dilengkapi

dengan serbuk khusus dan tanpa serbuk. Serbuk itu umumnya terbuat dari

tepung kanji dan berfungsi untuk melumasi kaos tangan agar mudah

digunakan.

6.

Ikat Rambut

Jangan remehkan ikat rambut, terutama bagi siswa

perempuan yang berambut panjang. Jangan biarkan rambut

kalian tergerai dengan bebasnya, karena di dalam lab dapat

menimbulkan bahaya terutama ketika kalian melakukan

praktikum dengan api. Ikatlah rambut kalian sehingga aman

dalam melaksanakan praktikum.

Nah, itulah perlengkapan yang biasa digunakan di lab kimia. Selain

memperhatikan perlengkapan diri, tindakan kalianpun harus mematuhi tata tertib

yang berlaku di lab. Seperti:

tidak diperkenankan makan dan minum di dalam lab,

alat dan bahan yang digunakan ketika praktikum harus sesusi dengan petunjuk

yang diberikan,

jika saat praktikum tidak mengerti atau ragu-ragu hendaknya bertanya kepada

guru,

setelah selesai praktikum, alat-alat dikembalikan ke tempatnya semula dalam

(9)

8

sebelum meninggalkan lab, meja praktikum harus dalam keadaan bersih, keran

air tertutup, dan kontak listrik dicabut.

Dalam menggunakan dan memperlakukan zat-zat kimia dalam lab juga harus

diperhatikan, misalnya:

tabung reaksi yang berisi zat kimia dan dipanaskan tidak boleh diarahkan ke

wajah sendiri atau ke orang lain,

bahan kimia tidak boleh dibaui/dihirup langsung, melainkan dikipas-kipas dari

jarak yang agak jauh dari hidung,

larutan kimia yang tumpah di meja atau lantai segera dibersihkan,

larutan pekat yang akan dibuang di wastafel diencerkan dengan air terlebih

dahulu,

mengambil zat secukupnya dan jika berlebihan tidak boleh dikembalikan ke

botol asal.

Sebagaimana kalian tahu, zat-zat kimia di lab banyak

juga yang berbahaya. Bahaya tersebut macam-macam. Oleh

karena itulah kita pun harus memahami tanda bahaya atau

simbol bahaya yang biasanya tertera di botol-botol zat.

Simbol Bahaya Arti Simbol

Explosive/Eksplosif

Jika simbol ini tertera di botol zat, berarti zat tersebut

tidak stabil dan mudah meledak atau reaktif. Walupun

memang cukup jarang terlihat di lab sekolah. Contoh

(10)

9 Corrosive/Korosif

Zat dengan simbol ini mampu merusak logam maupun

jaringan hidup.

Contoh zatnya: Asam Sulfat (H2SO4), Natrium Hidroksida

(NaOH), Asam Klorida (HCl)

Dangerous for The Environment/Bahaya bagi Lingkungan

Biasanya zat-zat dengan simbol ini tidak diperbolehkan

dibuang langsung ke lingkungan, karena dapat merusak

lingkungan dan menyebabkan gangguan ekologi.

Contoh zatnya: golongan petroleum, seperti bensin,

pentana, HgCl2, Hg2Cl2

Harmful/Berbahaya

Bahan kimia ini dapat menyebabkan iritasi, luka bakar

pada kulit, dan mengganggu sistem pernapasan bila

kontak dengan kulit, terhirup, maupun tertelan.

Contoh zatnya: etilen glikol, diklorometana, NaOH, Cl2

Oxidizing Agent/Zat Pengoksidasi

Bahan-bahan yang memiliki simbol ini biasanya tidak

mudah terbakar, tetapi bila kontak dengan bahan mudah

terbakar dapat meningkatkan resiko kebakaran.

Umumnya zat-zat tersebut berupa bahan anorganik mirip

garam dengan sifat pengoksidasi kuat.

Contoh zatnya: kalium klorat, kalium permanganat,

hidrogen peroksida, asam nitrat pekat

Toxic/Beracun

Bahan dapat menyebabkan kerusakan kesehatan akut

atau kronis dan bahkan kematian pada konsentrasi sangat

rendah jika masuk ke tubuh melalui pernapasan, mulut,

maupun kontak dengan kulit.

Contoh zatnya: metanol, karbon tetraklorida, benzena,

(11)

10

Highly Inflammable/Mudah Terbakar

Bahan kimia memiliki titik nyala rendah dan mudah

menyala atau mudah terbakar.

Contoh zatnya: terpentin, dietil eter, etanol, asetilena

Demikianlah pengenalan kimia dan laboratoriumnya saya cukupkan sampai disini

dulu. Saya berharap kalian berminat mendalami diri di bidang kimia ini, memang

sepertinya berbahaya dan menyeramkan apalagi bahasan terakhir kita sebelumnya,

tapi...tenang aja, banyak juga reaksi-reaksi kimia yang menyenangkan diamati!

(12)

11

Daftar Pustaka

Yudono, H. (....). 15 Alat Keselamatan Kerja di Laboratorium Kimia. [Online]

Tersedia: http://www.duniakaryawan.com/alat-keselamatan-kerja-di-laboratorium-kimia/[Diakses 19 Agustus 2016]

Fatimah, dkk. (2013). Simbol-simbol Bahaya di Laboratorium Kimia. [Online]

Referensi

Dokumen terkait

Bahan ajar adalah segala bahan (baik informasi, alat, maupun teks) yang disusun secara sistematis, yang menampilkan sosok utuh satu kompetensi yang akan dikuasai

1. Alat atau bahan yang digunakan untuk membantu pelaksanaan pekerjaan kantor, sehingga menghasilkan suatu pekerjaan yang diharapkan selesai lebih cepat, lebih tepat, dan lebih

1. Alat atau bahan yang digunakan untuk membantu pelaksanaan pekerjaan kantor, sehingga menghasilkan suatu pekerjaan yang diharapkan selesai lebih cepat, lebih tepat, dan lebih

WAJIB membuat jurnal praktikum berisi prosedur, alat dan bahan yang akan digunakan dalam percobaan, serta catatan seluruh data percobaan yang diperoleh selama kegiatan

Setiap akan dilakukan praktikum, diadakan pra uji (pretest) mengenai alat dan bahan yang akan digunakan serta prosedur kerja atau telah memahami dan memenuhi prasyarat

Tugas praktikum akan diberikan pada saat praktikum dimulai dengan mengunduh tugas tersebut dari server MIKU (praktikum.ee.itb.ac.id).. Tugas praktikum dapat diunduh ketika

a Identi kasi zat kimia-converted Kimia 100% 6 15 III.34 METODOLOGI PERCOBAAN 3.1 Alat Alat-alat yang digunakan pada praktikum pengenalan alat dan bahan kimia adalah tabung

Praktikum Hari/Tanggal Paraf Instruktur Ket 1 Persiapan alat dan bahan praktikum Pembuatan larutan titer HCl 0,1 N dan NaOH 0,1 N 2 Pembakuan HCl 0,1 N dan NaOH 0,1 N 3 Penetapan