Subkultur Berulang Tunas In Vitro Pisang Kepok Unti Sayang pada Beberapa Komposisi Media.
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan keberhasilan multiplikasi tunas dan perakaran pada tanaman pisang kepok merah ( Musa paradisiaca ) dengan perlakuan jenis media
Penelitian ini bertujuan meningkatkan multiplikasi tunas dan perakaran pada tanaman pisang Kepok Merah dengan perlakuan auksin yang dipadukan dengan sitokinin
Perlakuan pemberian BAP tunggal dan kombinasi dengan kinetin berpengaruh nyata terhadap persentase pembentukan tunas dan waktu terbentuknya tunas eksplan bonggol
Media ½ NN + BAP 1 ppm + air kelapa 150 ml/l merupakan media terbaik untuk munculnya tunas tercepat dan jumlah tunas terbanyak.Interaksi bentuk media padat dengan jenis
Hal ini dapat diketahui bahwa dengan pemberian ragi pada media kultur memberikan pengaruh nyata bagi peningkatan jumlah tunas eksplan pisang kepok karena nutrisi eksogen yang
Nilai rata-rata jumlah akar tunas pisang Kepok pada umur 12 MST pada media kontrol tidak berbeda nyata dengan jumlah akar pada media yang mengandung ancymidol 2
Konsentrasi TDZ terbaik untuk perbanyakan tunas in vitro tanaman pisang ‘Ambon Kuning’ adalah 0,05 mg/l TDZ yang menghasilkan 4 propagul per eksplan dengan panjang tunas 2,33 cm..
Jumlah tunas yang dihasilkan pada umur 8 MST a pisang Bagja+BAP 2 mg/l dan b pisang Cavendish+BAP 3 mg/l Waktu Muncul Akar Hasil sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan varietas