ISOLASI DAN UJI MIKROBA ANTAGONIS RIZOSFER POTENSIAL TERHADAP PATOGEN KANKER BATANG TANAMAN APEL (Malus sylvestris Mill)

Teks penuh

(1)

Undergraduate Theses dari JIPTUMMPP / 2009-07-23 10:34:52

ISOLASI DAN UJI MIKROBA ANTAGONIS RIZOSFER POTENSIAL

TERHADAP PATOGEN KANKER BATANG TANAMAN APEL (Malus

sylvestris Mill)

Oleh: IFTAHUL KARIM ( 04710011 ) Agronomy

Dibuat: 2009-07-23 , dengan 6 file(s).

Keywords: Isolasi, Antagonis dan Patogen, Uji daya hambat

ABSTRAK

Biaya produksi apel yang terus meningkat disebabkan oleh harga pestisida pengendali penyakit yang semakin mahal. Isolasi mikroba dari rizosfer dapat digunakan untuk menanggulangi

patogen penyebab penyakit kanker batang tanaman apel dengan uji antagonis. Kemampuan daya hambat adalah nilai kemampuan antagonis dalam menekan pertumbuhan patogen penyebab penyakit kanker batang.

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendapatkan isolat mikroba antagonis rizosfer potensial untuk menekan pertumbuhan patogen kanker batang tanaman apel (Malus sylvestris Mill).

Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Agronomi Fakultas Pertanian Universitas

Muhammadiyah Malang pada Bulan September 2008 sampai bulan Januari 2009 pada suhu rata-rata ruang 250 C dengan kelembaban 81 %.

Mikroba hasil isolasi diuji dengan tahapan pengujian: (1) pemurnian mikroba: (1.a) pemurnian patogen kanker batang dengan mengamati luas permukaan mikroba selama 7 hari, (1.b)

pemurnian mikroba antagonis sebanyak mikroba yang didapat dari rizosfer, (2) uji daya

antagonistik: (2.a) uji mikroba antagonis dengan patogen kanker batang, (3) penghitungan besar daya hambat antagonis terhadap patogen kanker batang pada hari ke 7 setelah inokulasi.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Didapat satu patogen penyebab penyakit kanker batang (Corticium salmonicolor), (2) Didapat 10 (sepuluh) jenis mikroba antagonis dari lokasi Batu pada tanah perakaran sentra produksi tanaman apel yang terdiri dari 8 isolat jamur dan 2 isolat bakteri, (3) Urutan Isolat antagonis yang mampu menghambat

pertumbuhan patogen pada uji antagonis mulai yang terbesar adalah A1, A4, A7, A5, A3, A6, A2, A8, A9, dan A10 dengan urutan besar daya hambat 96,61%, 89,84%, 86,35%, 86,32%, 85,69%, 83,58%, 80,02%, 79,43%, 63,36%, dan 37,68%. Hasil penelitian terhadap adanya penghambatan pertumbuhan patogen oleh mikroba filoplen menunjukan bahwa perlakuan antagonis mikroba berpengaruh sangat nyata terhadap penghambatan pertumbuhan patogen (Sartono J.S. dan Sumarmi, 2009).

ABSTRACT

(2)

The aim of this research is to get isolate of potential rhizosfer antagonist microbe to pressure the growth of stem cancer pathogen of apple (Malus sylvestris Mill).

The research was conducted in the Agronomy Laboratory of Agriculture Faculty,

Muhammadiyah University of Malang on September 2008 to January 2009 at the average degree of the room 250 C with humidity 81%.

Microbe of isolation yield was tested by examination phase: (1) purification of microbe: (1.a) purification of stem cancer pathogen by observe large of microbe surface during 7 days, (1.b) purification of microbe antagonist as microbe was obtained from rhizosfer, (2) test of

antagonistic power: (2.a) test of microbe antagonist with pathogen of stem cancer, (3) calculation of resistivity amount toward pathogen of stem cancer at the seven days after inoculation.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...