• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penggunaan Inokulan Bradyrhizobium japonicum Toleran Asam- Aluminium untuk Pertumbuhan Tanaman Kedelai pada Tanah Masam

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Penggunaan Inokulan Bradyrhizobium japonicum Toleran Asam- Aluminium untuk Pertumbuhan Tanaman Kedelai pada Tanah Masam"

Copied!
43
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1  Pengaruh inokulasi B. japonicum terhadap tinggi tanaman kedelai pada 20-70 hari setelah tanam
Tabel 1  Pengaruh inokulasi B. japonicum terhadap tinggi tanaman kedelai pada 20-70 hari setelah tanam

Referensi

Dokumen terkait

aktivitas nitrogenase meningkat bila pupuk N yang diberikan setengah dosis (50%, 5 g m· 2) baik ditambah rhizobium maupun tidak. Di sisi lain, pemberian B. japonicum

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak ganggang cokelat berpengaruh nyata meningkatkan jumlah dan bobot bintil akar, berat kering tajuk dan akar, jumlah dan berat biji,

Bj 11 (19) yang disimpan pada suhu ruang (± 25 ºC) selama 2 bulan menunjukkan hasil yang paling tinggi dan berbeda nyata untuk parameter bobot kering bintil, bobot kering

Bradyrhizobium japonicum adalah salah satu jenis bakteri bintil akar (BBA) yang berperan penting dalam meningkatkan produktivitas tanaman kedelai secara simbiosis.. Bintil

Pemberian inokulan Bradyrhizobium japonicum , kompos, dan pupuk N (100%) dapat meningkatkan pertumbuhan vegetatif kedelai seperti tinggi tanaman, berat basah dan kering dari

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak ganggang cokelat berpengaruh nyata meningkatkan jumlah dan bobot bintil akar, berat kering tajuk, bobot biji, dan serapan

bahwa pemberian ekstrak ganggang cokelat berpengaruh nyata meningkatkan jumlah dan bobot bintil akar, berat kering tajuk dan akar, jumlah dan berat biji, dan serapan N tanaman,

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kedelai toleran kekeringan tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah buku subur, dan jumlah polong isi berpengaruh kuat terhadap bobot biji per