HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK SENSORIK MAKANAN DENGAN SISA MAKANAN BIASA PADA PASIEN RAWAT INAP Hubungan Antara Karakteristik Sensorik Makanan Dengan Sisa Makanan Biasa Pada Pasien Rawat Inap RSUD dr. Soeratno Gemolong, Kabupaten Sragen.
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Menganalisis hubungan warna, besar porsi, bentuk, cara penyajian, rasa, suhu makanan dengan sisa makanan pasien bangsal rawat inap RSUD Salatiga.
Pasien menyatakan suhu nasi dan lauk nabati paling sesuai, hal ini dikarenakan jarak antara makanan matang dengan waktu pendistribusian tidak terlalu lama, sehingga makanan
Selain itu adanya hubungan antar persepsi pasien mengenai kebiasaan makan dengan terjadinya sisa makanan diit Diabetes Mellitus karena kebiasaan makan ini
Pasien menyatakan suhu nasi dan lauk nabati paling sesuai, hal ini dikarenakan jarak antara makanan matang dengan waktu pendistribusian tidak terlalu lama, sehingga makanan
Ada hubungan antara makanan dari luar rumah sakit dengan sisa makanan. Ada hubungan antara kebiasaan makan dengan
Hal ini bisa dilihat dari hasil penelitian bahwa penyajian makanan pagi, siang, sore sudah sesuai dengan jadwal yang ditentukan oleh Direktur Rumah sakit Umum RAA
Pada warna makanan yang dinilai oleh pasien secara keseluruhan sudah menarik, rata-rata sebanyak 73% pasien menilai warna makan baik pada pagi, siang maupun
Waktu pembagian makanan yang tepat dengan jam makan pasien serta jarak waktu yang sesuai antara makan pagi, siang, dan malam hari dapat mempengaruhi habis tidaknya makanan yang