• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENUTUP TINJAUAN YURIDIS VISUM ET REPERTUM SEBAGAI ALAT BUKTI DALAM PERSIDANGAN PERKARA TINDAK PIDANA PERKOSAAN (Studi Kasus Di Pengadilan Negeri Wonogiri ).

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENUTUP TINJAUAN YURIDIS VISUM ET REPERTUM SEBAGAI ALAT BUKTI DALAM PERSIDANGAN PERKARA TINDAK PIDANA PERKOSAAN (Studi Kasus Di Pengadilan Negeri Wonogiri )."

Copied!
4
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Identifikasi permasalahan dari penelitian ini adalah bagaimanakah peranan Visum et Repertum sebagai alat bukti dalam tindak pidana pembunuhan, serta bagaimanakah kekuatan

Hasil: Uji Spearman memberikan hasil bahwa keberadaan Visum et Repertum berhubungan dengan putusan hakim dalam tindak pidana penganiayaan.. Hubungan

Fungsi visum et repertum bagi jaksa penuntut umum dalam penuntutan perkara kealpaan yang menyebabkan matinya orang bahwa, visum et repertum merupakan

visum et repertum selalu menjadi barang dalam penyidikan tindak pidana perkosaan, visum et repertum memiliki kekuatan yang sangat penting bagi penyidik khususnya

Peranan Visum et repertum dalam pembuktian tindak pidana pembunuhan dengan racun yaitu bahwa visum memili peranan yang sangat penting karena merupakan suatu alat bukti yang sah..

Keterikatan hakim terhadap visum et repertum sebagai alat bukti surat yang sah dapat dilihat pada saat hakim menerima hasil kesimpulan dari visum et repertum , dan mengambil

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, efektivitas visum et repertum dalam pembuktian tindak pidana perkosaan sangat berguna dan bermanfaat guna membuktikan

sebagai pembuktian tindak pidana perkosaan terdapat pada pasal 184 ayat (1) huruf c lalu secara khusus dalam 187 huruf c KUHAP. Visum et Repertum memiliki posisi yang cukup