• Tidak ada hasil yang ditemukan

IDEOLOGI PANCASILA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "IDEOLOGI PANCASILA"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

BAHAN AJAR

Mata kuliah : PANCASILA

JURUSAN ILMU PEMERINTAHAN FISIPOL UMY

(2)
(3)

IDEOLOGI-IDEOLOGI LAIN

Penjajahan/Penguasaan dapat berupa:

a. Penguasaan/dominasi politik b. Dominasi sistem ekonomi

c. Dominasi/penetrasi kebudayaan

A.Ideologi Imperialisme

 Adalah ideologi atau aliran yang

mengutamakan dan membenarkan adanya

(4)

a). Dominasi Politik oleh IMPERIALIS

 Sistem demokrasi liberal/ barat

 Sekuler (agama terpisah dengan negara)

 Sistem politik otoriter/totaliter

 Nilai politik yang bebas nilai (value free)

(5)

b.) Dominasi Sistem Ekonomi

 Ekonomi yang Laizes Faire

(persaingan yang bebas sebebas-bebasnya) yang besar boleh

memakan atau menghancurkan yang kecil.

 Sistem ekonomi kapitalisme

 Tidak ada etika dalam ekonomi

 Manusia hanya bersifat sebagai

(6)

c). Penetrasi Kebudayaan

 Kebiasaan individualis  Liberalisme

(Pergaulan bebas), bebas bicara apa saja, bebas melakukan tindakan apa saja, dll)

 Kebebasan yang berlebihan

 Pakaian yang bebas

(7)

B. Ideologi Komunisme

Adalah ideologi atau faham yang berasal dari negara-negara Timur , yang pokok-pokok

ajarannya adalah :

 Pada Bidang Politik Otoriter/totaliter Tidak demokratis

Rakyat seluruhnya harus patuh pada satu partai/pemerintah pusat

(8)

 Pada Bidang Ekonomi Sama rata sama rasa

Individu tidak boleh mempunyai harta kekayaan

Semua kekayaan milik negara Sistem ekonomi sosialis, dll

 Pada Bidang Agama Anti Tuhan (Atheis)

Agama dilarang Hidup

(9)

Sebagai suatu partai politik, komunisme

mungkin sudah tidak populer/tidak terkenal dan banyak dihindari oleh banyak negara, tetapi

sebagai suatu ideologi (faham) dia tetap hidup dalam pikiran/tindakan orang-orang melalui berbagai macam sifat/sikap atau cara-cara, seperti:

 Intimidasi

 Adudomba

 Menyebar issue

 Fitnah

 Anti agama

 Pecah belah

 Paksakan kehendah

(10)

C. Ideologi Liberalisme

Liberalisme adalah suatu faham/aliran yang meliputi bidang-bidang

sosial/budaya, politik, ekonomi, maupun keagamaan/moral, yang titik berat

ajarannya adalah mengutamakan

KEBEBASAN, SEBEBAS-BEBASNYA

(11)

Pada Bidang Agama

sekuler/sekulerisme, yaitu memberikan anggota

masyarakat/individu kebebasan untuk taat/melanggar ajaran

(12)

Bidang kemanusiaan (HAM)

• Kebutuhan individu/perorangan sangat dijunjung tinggi, bahkan lebih tinggi dari kewajiban

sosialnya.

Perkembangan faham 

(13)

Bidang Politik Kenegaraan

Berlaku faham

Demokrasi

Liberal

yang Ekstrim dan

(14)

Bidang Ekonomi

Berlaku sistem ekonomi

Kapitalisme, Materialisme, Laizes

Faire: (persaingan bebas dalam masalah perekonomian), Kebebasan

mengumpulkan kapital/modal semaksimal mungkin, tanpa

(15)

CARA-CARA MENGHADAPI IDEOLOGI LAIN

1. Berusaha memahami secara betul-betul prinsip-prinsip atau dasar-dasar falsafah negara kita

(Pancasila), yaitu prinsip Ketuhanan, Kemanusiaan,

Persatuan, Kerakyatan, dan Prinsip Keadilan Sosial

2. Dalam segala bidang (politik, ekonomi, budaya, sosial, agama) kita harus selalu berdasar pada lima prinsip di muka (Nilai Mutlak Pancasila)

3. Dalam hal adanya kemajuan dan dinamika dibidang

sosial, budaya, teknologi, komunikasi, dll, kita harus

bersikap/berlaku terbuka dan mau menyerap

kemajuan tersebut dengan tetap mengacu/disaring dengan nilai Pancasila

4. Mengamalkan nilai-nilai/prinsip-prinsip dasar yang terdapat di dalam falsafah Pancasila secara jujur,

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Sampel makrofauna bentikdikoleksi pada tiga kawasan pantai dengan kondisi tipe substrat berbeda yang ada di Taman Nasional Bali Barat, yaitu pasir halus (Pantai

Meskipun demikian, pada beberapa penyakit yang menghasilkan kerusakan pada tubular epithelium, penampakan dari banyak cast epitel mungkin menunjukkan kelebihan desquamation

Hasil analisis multivariat pada penelitian ini menunjukkan bahwa variabel yang memiliki pengaruh paling kuat adalah skor GCS dengan nilai significancy p<0,001 dan

[r]

Penelitian ini juga dilakukan oleh Nuralifmida dan Lulus (2012) untuk menguji pengaruh dari corporate governance terhadap penghindaran pajak yang diproksikan dengan

The results of hypothesis testing indicate that attitudes, subjective norms, perceptions of behavioral control, and ease of the system and the procedure has

pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan, penyelenggaraan politik dalam negeri dan kehidupan demokrasi,