• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENDAHULUAN Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Kawasan Industri di Wilayah Pengembangan Industri Kabupaten Karawang.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENDAHULUAN Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Kawasan Industri di Wilayah Pengembangan Industri Kabupaten Karawang."

Copied!
35
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1.1 Data Jumlah Industri  Menurut Unit Usaha dari Tahun 2011-2014
Tabel 1.2 Spesifikasi Satelit Quickbird
Tabel 1.3 Spesifikasi Band Spektral Landsat 8
Tabel 1.4 Perbandingan Beberapa Penelitian yang Pernah Dilakukan
+7

Referensi

Dokumen terkait

Identifikasi dan diskripsi tanah didasarkan pada Soil Survey Manual dan petumjuk pengamatan tanah di lapangan oleh Puslitanak (1995) dengan beberapa modifikasi yang

Tekstur tanah mempengaruhi kapasitas tanah untuk menahan air (Rayes, 2006), tanah bertekstur agak halus seperti lempung liat berpasir mempunyai drainase agak buruk yang

Topografi banyak berperan dalam proses pembentukan tanah, antara lain melalui pengaturan drainase, aliran permukaan dan erosi, disamping itu perubahan kondisi tanahnya,

Daya dukung tanah merupakan kemampuan tanah untuk menahan beban pondasi tanpa terjadi keruntuhan akibat menggeser (Wesley, 1997 dalam Khalifatul Hidayatsah, 1991). Hal ini

Kelas kesesuaian pada SPL 2 (S3r) dan SPL 4 (S2rfn) mempunyai faktor pembatas media perakaran dengan variabel utama kedalaman tanah, faktor pembatas kedalaman

Sedangkan faktor pembatas berupa curah hujan dan kedalaman tanah tidak dapat diperbaiki karena merupakan parameter bersifat permanen untuk jangka waktu yang cukup

Lahan pada kemampuan pengembangan tinggi dan cukup merupakan lahan yang sesuai untuk dikembangkan budidaya berupa lahan terbangun, sedangkan pada kemampuan lahan

Secara umum, areal lahan di wilayah Kecamatan Wates Cukup Sesuai (S-2) untuk budidaya tanaman kelapa sawit; hanya permasalahan potensi erosi, longsor dan limpasan air