• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kejadian Relaps Penderita Sindrom Nefrotik pada Anak Tahun 2011-2012 di RSUP H. Adam Malik Medan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kejadian Relaps Penderita Sindrom Nefrotik pada Anak Tahun 2011-2012 di RSUP H. Adam Malik Medan"

Copied!
54
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 3.1.1. Definisi Operasional
Gambar 5.1: Jenis Kelamin Penderita SN
Tabel 5.3: Kejadian Relaps  pada  Penderita SN
Gambar 5.4 : Gejala klinis penderita SN
+2

Referensi

Dokumen terkait

Jenis Kelamin Keadaan tunuh penderita yang membedakan manusia secara fisik Data Rekam Medis Rekam Medis Laki-laki Perempuan Nominal Stadium Keluhan Utama Gejala Klinis

Tujuan penelitian Penelitian ini dilaksanakan adalah untuk mengetahui angka kejadian relaps pada anak dengan sindrom nefrotik yang diterapi dengan kortikosteroid dari tahun

berat, kolesterol high-density lipoprotein (HDL) (normal atau rendah) Setelah menentukan adanya sindrom nefrotik, tugas selanjutnya adalah untuk menentukan apakah sindrom

Data penelitian yang digunakan adalah data sekunder, yaitu data yang berasal dari rekam medis penderita kanker paru primer Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik.. Jumlah

Soetomo, Surabaya untuk melihat frekuensi kejadian relaps dengan regimen standard pengobatan sindrom nefrotik menurut ISDKC berbanding dengan terapi yang lebih lama

Evaluation and management of proteinuria and nephrotic syndrome in children: recommendations from a Pediatric Nephrology Panel established at the National Kidney Foundation

Sindrom nefrotik lebih banyak ditemukan pada pasien umur 5 – 9 tahun, laki-laki, status gizi baik, tingkat pendidikan orang tuanya sampai sekolah dasar, pekerjaan bapaknya

edema pada beberapa pasien dengan sindrom nefrotik (Pais, Avner, 2011).. Dalam keadaan nefrotik, tingkat lipid