Analisis konsumsi pangan rumahtangga di Irian Jaya
Teks penuh
Dokumen terkait
Dalam lima tahun terakhir, kinerja ketahanan pangan kembali mendapat banyak perhatian publik.Pada kondisi jumlah penduduk yang masih besar, ekskalasi
konsumsi pangan rumahtangga kota dan desa di pulau Jawa,.. tingkat keanekaragaman konsumsi pangan rumahtanggd
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan karakteristik mmahtangga, pola konsumsi pangan dan status gizi masyarakat Arfak pada dua daerah dengan letak
Kabupaten Lampung Barat yang memiliki 48.873,37 ha Hutan Lindung memiliki program pemberdayaan masyarakat yang memberikan akses bagi penduduk untuk mengelola hutan dengan pola
Variabel-variabel yang dimasukkan ke dalam model yaitu harga komoditi pangan hewani yang bersangkutan, harga komoditi pangan hewani lainnya dan pendapatan
Parameter dugaan pengeluaran per kapita sebesar0.066715yang berarti bahwa pengeluaran per kapita meningkat sebesar satu rupiah maka pengeluaran konsumsi mi akan
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengidentifikasi wilayah yang telah mengalami kerawanan pangan dengan menggunakan pendekatan kebutuhan pokok masyarakat
Data yang digunakan adalah PATANAS 2007 dengan jumlah contoh sekitar 350 rumahtangga petani padi di 5 Propinsi (Jawa dan Luar Jawa). Analisis dilakukan secara deskriptif