• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pemanfaatan Serat Enceng Gondok dan Kitosan Sebagai Bahan Baku Untuk Pembuatan Poly Lactic Acid sebagai Kemasan Ramah Lingkungan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Pemanfaatan Serat Enceng Gondok dan Kitosan Sebagai Bahan Baku Untuk Pembuatan Poly Lactic Acid sebagai Kemasan Ramah Lingkungan"

Copied!
116
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Farida
  • Pengajar:
    • Dr. Marhaposan Situmorang
    • Dr. Kerista Sibayang, M.S
  • Sekolah: Universitas Sumatera Utara
  • Mata Pelajaran: Fisika
  • Topik: Pemanfaatan Serat Enceng Gondok dan Kitosan Sebagai Bahan Baku Untuk Pembuatan Poly Lactic Acid sebagai Kemasan Ramah Lingkungan
  • Tipe: skripsi
  • Tahun: 2012
  • Kota: Medan

I. Pendahuluan

Bab ini memberikan pengantar mengenai pentingnya penelitian tentang pemanfaatan serat enceng gondok dan kitosan dalam pembuatan Poly Lactic Acid (PLA) sebagai kemasan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi dampak negatif limbah plastik di lingkungan dan memberikan alternatif bahan kemasan yang lebih berkelanjutan. Penjelasan mengenai latar belakang, rumusan masalah, batasan masalah, tujuan, manfaat, dan sistematika penulisan disampaikan untuk memberikan pemahaman yang jelas mengenai konteks penelitian.

1.1 Latar Belakang

Penggunaan plastik yang semakin meningkat di Indonesia menyebabkan masalah limbah yang signifikan, terutama karena plastik konvensional sulit terurai. Penelitian ini memfokuskan pada pemanfaatan bahan baku yang dapat diperbaharui, seperti enceng gondok dan kitosan, untuk menciptakan plastik biodegradabel yang lebih ramah lingkungan. Hal ini relevan dengan tujuan pendidikan untuk mengembangkan kesadaran akan keberlanjutan dan inovasi dalam pengemasan.

1.2 Rumusan Masalah

Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup bagaimana menghasilkan kemasan ramah lingkungan dan mengevaluasi potensi enceng gondok sebagai bahan baku untuk PLA. Pertanyaan ini penting untuk mendorong penelitian lebih lanjut dalam bidang material ramah lingkungan, sejalan dengan tujuan pendidikan untuk meningkatkan kemampuan analitis mahasiswa dalam menyelesaikan masalah lingkungan.

1.3 Batasan Masalah

Batasan masalah mencakup fokus pada variabel tertentu dalam penelitian, yaitu komposisi enceng gondok dan kitosan, serta pengujian sifat mekanik dan biodegradabilitas. Ini membantu mahasiswa memahami pentingnya definisi ruang lingkup dalam penelitian dan memfokuskan upaya mereka pada hasil yang spesifik.

1.4 Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan kemasan ramah lingkungan dan mengetahui komposisi optimum dari bahan baku yang digunakan. Penjelasan tujuan ini memberikan konteks bagi mahasiswa tentang bagaimana penelitian dapat diarahkan untuk mencapai hasil yang bermanfaat secara praktis dan akademis.

1.5 Manfaat Penelitian

Manfaat penelitian ini mencakup kontribusi terhadap pengurangan limbah plastik dan peningkatan pengetahuan tentang penggunaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Ini sejalan dengan tujuan pendidikan untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi individu yang peduli lingkungan dan inovatif dalam mencari solusi.

1.6 Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan memberikan gambaran tentang struktur laporan, yang mencakup pendahuluan, tinjauan pustaka, metodologi penelitian, hasil dan pembahasan, serta kesimpulan dan saran. Ini penting untuk membantu mahasiswa memahami cara menyusun karya ilmiah secara sistematis.

II. Tinjauan Pustaka

Bab ini membahas teori-teori dan penelitian sebelumnya yang relevan dengan topik penelitian, termasuk pengertian plastik, masalah limbah plastik, dan konsep biodegradable. Tinjauan pustaka ini penting untuk memberikan dasar teoritis bagi penelitian yang dilakukan dan membantu mahasiswa memahami konteks ilmiah dari proyek mereka.

2.1 Plastik

Pengertian plastik sebagai bahan yang sering digunakan dalam kemasan dan permasalahan terkait sampah plastik dibahas. Hal ini memberikan mahasiswa wawasan tentang sifat dan dampak plastik di lingkungan, serta mendorong mereka untuk berpikir kritis tentang alternatif yang lebih berkelanjutan.

2.2 Biodegradable

Definisi dan karakteristik plastik biodegradable dijelaskan, serta potensi penggunaannya sebagai pengganti plastik konvensional. Ini penting untuk mengedukasi mahasiswa tentang inovasi dalam material dan pentingnya keberlanjutan dalam pengembangan produk.

2.3 Poly Lactic Acid (PLA)

PLA sebagai salah satu jenis plastik biodegradable yang terbuat dari bahan baku terbarukan dibahas. Pengetahuan ini memberikan mahasiswa pemahaman tentang proses produksi dan aplikasi PLA, serta relevansinya dalam industri kemasan.

2.4 Kemasan Makanan

Pembahasan tentang kemasan makanan yang ramah lingkungan dan peran pentingnya dalam menjaga kualitas produk. Ini mengajarkan mahasiswa tentang aspek praktis dari penelitian dan aplikasi langsung dari hasil penelitian dalam kehidupan sehari-hari.

2.5 Enceng Gondok

Karakteristik dan potensi enceng gondok sebagai bahan baku plastik biodegradable dijelaskan. Ini memberikan mahasiswa wawasan tentang pemanfaatan sumber daya lokal yang berkelanjutan dan dampaknya terhadap ekonomi dan lingkungan.

III. Metodologi Penelitian

Bab ini menjelaskan metode yang digunakan dalam penelitian, termasuk alat dan bahan, serta prosedur pembuatan sampel dan pengujian. Metodologi yang jelas membantu mahasiswa memahami langkah-langkah yang diperlukan untuk melakukan penelitian yang sistematis dan valid.

3.1 Alat dan Bahan

Deskripsi alat dan bahan yang digunakan dalam penelitian memberikan mahasiswa pemahaman tentang pentingnya pemilihan material yang tepat dan alat yang sesuai untuk mencapai hasil yang diinginkan.

3.2 Tempat Penelitian

Informasi tentang lokasi penelitian membantu mahasiswa memahami konteks lingkungan yang berpengaruh terhadap hasil penelitian, serta pentingnya pemilihan lokasi yang relevan.

3.3 Diagram Alir Penelitian

Diagram alir penelitian memberikan gambaran visual tentang proses yang dilakukan, membantu mahasiswa untuk lebih mudah memahami alur penelitian dan langkah-langkah yang harus diambil.

3.4 Prosedur Pembuatan Sampel Uji

Prosedur pembuatan sampel uji dijelaskan secara rinci untuk memastikan bahwa mahasiswa dapat mengikuti langkah-langkah yang tepat dalam eksperimen mereka.

3.5 Proses Pengujian Sampel

Metode pengujian untuk mengevaluasi sifat mekanik dan fisis sampel dijelaskan, memberikan mahasiswa wawasan tentang teknik analisis yang digunakan dalam penelitian material.

IV. Hasil dan Pembahasan

Bab ini menyajikan hasil penelitian dan analisis dari data yang diperoleh, serta membahas implikasi dari hasil tersebut. Pembahasan ini penting untuk membantu mahasiswa memahami bagaimana hasil penelitian dapat diterapkan dan relevansinya dalam konteks yang lebih luas.

4.1 Hasil Penelitian

Hasil pengujian mekanik dan fisis dari sampel yang dihasilkan disajikan. Ini memberikan mahasiswa pemahaman tentang bagaimana hasil eksperimen dapat diinterpretasikan dan digunakan untuk mendukung hipotesis penelitian.

4.2 Pembahasan

Analisis mendalam mengenai hasil yang diperoleh dan perbandingannya dengan penelitian sebelumnya. Pembahasan ini mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis dan mengaitkan hasil penelitian dengan teori yang ada.

V. Kesimpulan dan Saran

Bab ini memberikan kesimpulan dari penelitian dan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya. Ini penting untuk membantu mahasiswa memahami bagaimana penelitian mereka berkontribusi pada pengetahuan yang lebih luas dan memberikan arah untuk studi lebih lanjut.

5.1 Kesimpulan

Kesimpulan dari hasil penelitian memberikan ringkasan tentang pencapaian dan kontribusi penelitian terhadap pengembangan plastik ramah lingkungan. Ini membantu mahasiswa memahami pentingnya penelitian dalam konteks yang lebih besar.

5.2 Saran

Saran untuk penelitian selanjutnya memberikan panduan bagi mahasiswa tentang aspek-aspek yang perlu diteliti lebih lanjut, mendorong mereka untuk terus eksplorasi dan inovasi dalam bidang ini.

Gambar

Gambar 1.1  Struktur selulosa (Sumber : www.pdfqueen.com)
Tabel 1.1  Kandungan Kimia Enceng Gondok Kering
Gambar  2.4  Polimer biodegradabel sebagai bahan biokemasan
Gambar  2.2  Klasifikasi Polimer Biodegradabel  (Averous, 2008)
+7

Referensi

Dokumen terkait

Serat daun lidah mertua dan kulit pisang kepok dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam pembuatan kertas berjenis kertas kraft pembungkus makanan dengan

PEMANFAATAN AMPAS TAHU DALAM PEMBUATAN TEPUNG TINGGI SERAT DAN PROTEIN SEBAGAI ALTERNATIF.. BAHAN BAKU

kayu campuran sebagai bahan balcu pulp semi kimia untuk pembuatan papan serat berkerapatan sedang dan menguji sifat fisik serta mekaniknya.. Bahan baku kayu yang

Pemanfaatan Serat Pelepah Daun Pinang ( Areca Catechu ) dan Matriks Recycled Polypropylene (Rpp) Sebagai Bahan Baku Pembuatan Komposit.. dengan

Penelitian tentang Pemanfaatan Serat Lidah Mertua (Agave Angustifolia Haw) dan Kulit Pisang Sebagai Bahan Baku untuk Pembuatan Kertas telah dilakukan. Pada proses pulping

Hasil dari pengabdian ini yaitu warga atau masyarakat Gandus memiliki pemahaman dan ilmu pengetahuan mengenai pemanfaatan limbah plastik dan serat kapuk sebagai bahan baku

Uji kimia dilakukan untuk mengetahui kandungan nutrisi pada pellet yang dibuat dengan bahan baku eceng gondok yang sudah melalui tahap fermentasi dilakukan uji

Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah dapat menambah wawasan pengetahuan masyarakat desa sungai pedado tentang pemanfaatan serat kapuk sebagai bahan dasar bioplastik ramah