Penapisan genotipe jarak pagar (Jatropha curcas L.) untuk toleransi terhadap kekeringan
Teks penuh
Dokumen terkait
Jarak pagar genotipe Medan I-5-1, Dompu, IP-2P-3-4-1, Sulawesi, dan Bima M tergolong toleran tanah masam karena pada pH 5.0 memiliki hasil yang lebih baik
Jika ketiga hasil penelitian ini dibandingkan, dapat diduga bahwa untuk peubah jumlah cabang primer, genotipe Banten I-4-1 lebih toleran terhadap tanah masam
Tabel 7 menunjukkan bahwa karakter kuantitatif yang berkorelasi positif nyata terhadap hasil (bobot biji kering) adalah diameter batang, jumlah daun, tinggi
Kuswanto (1996) menjelaskan pada kategori pertama benih harus disebarkan di atas permukaan lahan untuk mengecambahkan, kategori kedua be- nih tersebut dibenamkan di
Jumlah stomata, kerapatan stomata, panjang dan lebar stomata, tidak berbeda nyata pada berbagai genotip jarak pagar dan kadar air tanah.. Namun secara mikroskopis menunjukkan
Th eo r.Appl.. K ult ur Jar ing an Tu mb
Tabel 7 menunjukkan bahwa karakter kuantitatif yang berkorelasi positif nyata terhadap hasil (bobot biji kering) adalah diameter batang, jumlah daun, tinggi
Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kadar air media berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, luas daun, ketebalan daun, jumlah stomata terbuka, bobot kering pucuk,