• Tidak ada hasil yang ditemukan

KERJASAMA BILATERAL INDONESIA-MALAYSIA DALAM PENANGANAN MASALAH TKI ILEGAL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "KERJASAMA BILATERAL INDONESIA-MALAYSIA DALAM PENANGANAN MASALAH TKI ILEGAL"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

KERJASAMA BILATERAL INDONESIA-MALAYSIA

DALAMPENANGANAN MASALAH TKI ILEGAL

Oleh: Linda Asri Andrikasari ( 05260117 ) International Relation

Dibuat: 2010-10-14 , dengan 7 file(s).

Keywords: Migrasi, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) illegal, Kerjasama Indonesia-Malaysia

Abstraksi

Malaysia merupakan Negara penempatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) terbesar dari Indonesia. Hal tersebut yang mendorong adanya migrasi ke Malaysia karena ingin mendapatkan pendapatan dan kesejahteraan yang lebih. Sebagian besar tenaga kerja asal Indonesia yang berada di Malaysia merupakan tenaga kerja illegal. Dengan banyaknya tenaga kerja illegal yang berada di Malaysia menyebabkan berbagai permasalahan yang muncul sehingga membutuhkan kerjasama kedua Negara.

Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian deskriptif dengan menganalisa data-data yang diukur baik secara langsung maupun tidak langsung. Penelitian ini

menekankan pada kerjasama bilateral Indonesia-Malaysia dalam penanganan masalah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) illegal antara tahun 2004-2009.

Dari hasil penelitian, penulis mendapatkan kesimpulan bahwa kerjasama bilateral Indonesia-Malaysia dalam penanganan masalah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) illegal dapat

memulihkan hubungan bilateral kedua Negara yang sempat merenggang akibat banyaknya permasalahan yang dilakukan oleh Tenaga Kerja Indonesia (TKI) illegal di Malaysia.

ABSTRACT

Malaysia is a become the major destination for migrant labor from Indonesia. This thing because the flow of migration to Malaysia increase, most of them want to get a better prosperity and better income. Most of migrant labor from Indonesia is illegal, with a high number of illegal migrant labor because various problems that then need a cooperation between Indonesia-Malaysia to solve the problems.

In this research, writer use descriptive method to analyze data, direct and secondary data. This research, writer is highlighted on bilateral cooperation between Indonesia-Malaysia to solve the illegal migrant labor problem between 2004-2009.

From the result of reseach, the writer get a conclusion that bilateral cooperation between Indonesia and Malaysia on purpose to solve illegal migrant labour can repair bilateral connection between both country, that in the past this connection became worse because of problems that caused by illegal migrant labour in Malaysia.

Referensi

Dokumen terkait

Permasalahan yang diangkat dalam proses perpindahan tenaga kerja Indonesia ke Malaysia adalah mengenai bagaimana dampak positif di bidang ekonomi dan politik bagi Indonesia dalam

Kerjasama bilateral Timor Leste – Indonesia terjalin setelah dilakukan penandatanganan Joint Ministerial Statement (Commision For Bilateral Cooperation) antar

KERJASAMA PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA DAN PEMERINTAH KERAJAAN ARAB SAUDI MENGENAI PERLINDUNGAN TENAGA KERJA INDONESIA PASCA DIBERLAKUKAN MORATORIUM TKI SEKTOR INFORMAL..

Penelitian ini mengangkat isu kerjasama Indonesia-Malaysia di bidang kepabeanan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan menggunakan

Pada sisi Indonesia diterimnya tenaga kerja asal Indonesia di Malaysia merupakan lapangan perkerjaan bagi banyak warga negara Indonesia sebab pemerintah Indonesia

Berkaitan dengan kerjasama yang dilakukan pada masa orde baru, pemerintah Indonesia dan Malaysia lebih sering mengadakan pertemuan bilateral untuk membahas

viii ANALISIS KERJASAMA BILATERAL ANTARA INDONESIA-SINGAPURA MELALUI PELAKSANAAN PROGRAM HOT DEALS KEPULAUAN RIAU PADA TAHUN 2017-2019 Oleh Dian Putri Ramadhani NIM..

Mei-Oktober 2020 Pengaruh Diaspora Bugis Makassar Di Malaysia Terhadap Hubungan Bilateral Indonesia-Malaysia Gustina 1st , Muhammad Rizky Prawira 2nd Jurusan Hubungan