Studi Proses Elektrokoagulasi untuk Meningkatkan Kualitas Air Sungai sebagai Air Baku
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Adapun pada proses elektrokoagulasi akan divariasikan arus listrik yang akan digunakan dan jumlah putaran tiap menit pada pengadukan yang dilakukan pada saat proses
Struktur Kornunitas Makrozoobenthos sebagai lndikator Biologi Kualitas Lingkungan Perairan Sungai Cihideung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.. ( Dibawah Birnbingan Sugiarti
Penelitian ini dilakukan untuk menghitung beban pencemaran air Sungai Cihideung sebagai bahan baku pengolahan air di Kampus IPB Darmaga, mengetahui kualitas air sungai sebelum
Parameter yang menandakan bahwa air Sungai Winongo tercemar adalah TSS, BOD, sulfida total, nitrat, fenol, minyak/lemak dan pestisida, karena kadarnya telah melebihi baku mutu air
Dari percobaan elektrokoagulasi yang telah dilakukan terhadap kedua sampel air yaitu air sungai dan air waduk, terjadi penurunan nilai parameter turbidity pada setiap
Hasil penentuan status mutu air pada tabel di atas Sungai Brantas Hilir tahunan dengan lima titik pemantauan apabila dihitung dengan presentase hasil kelas mutu air
Tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi daya tampung beban pencemaran berdasarkan parameter BOD, COD, dan TSS serta menilai status mutu air sungai menggunakan metode
Dapat disimpulkan bahwa nilai parameter fisika maupun kimia pada titik 1 dan titik 2 kualitas air di daerah tersebut pada musim kemarau masih stabil dan tidak melebihi dari batas baku