Optimisasi Nilai Konduktivitas Listrik Larutan Nutrisi pada Sistem Hidroponik Tanaman Tomat
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Pengukuran pada tanggal 18 sampai dengan 19 Oktober 2008 yang mewakili fase pembuahan menghasilkan grafik perubahan temperatur nutrisi di tangki dan bedeng tanaman dengan
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, Penggunaan berbagai macam sumber nutrisi memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman Tomat pada Sistem
Pemberian dosis larutan nutrisi 6 ml.l -1 air dengan media tanam arang sekam memberikan hasil yang terbaik jika dibandingkan dengan perlakuan lainya pada setiap parameter hasil
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi nutrisi larutan hidroponik memberikan pengaruh sangat nyata terhadap pertambahan jumlah daun (helai), lebar daun (cm), dan
pembobot yang dihasilkan model ini mampu menduga suhu larutan nutrisi pada bedeng tanaman yang dipengaruhi oleh suhu udara didalam greenhouse dan suhu larutan nutrisi
Dari penelitiannya didapat bahwa pH larutan nutrisi dari tanaman hidroponik harus mendapat pengawasan khusus, karena apabila terdapat kondisi pH larutan tidak
Selanjutnya, pada pengujian sistem kendali level larutan nutrisi dilakukan untuk mengamati respon waktu yang dibutuhkan oleh solenoid valve pada tangki cadangan
Hasil penelitian menunjukkan formulasi nutrisi 75 % AB Mix + POC + Pupuk Hayati dapat digunakan untuk mengurangi penggunaan nutrisi AB-mix pada budidaya tomat