• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perbandingan Efektivitas Poly Alumunium Chloride (PAC) dan Tawas dalam Menurunkan Turbidity (Kekeruhan) dan Derajat Keasaman (pH) pada Turbidity 590 NTU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Perbandingan Efektivitas Poly Alumunium Chloride (PAC) dan Tawas dalam Menurunkan Turbidity (Kekeruhan) dan Derajat Keasaman (pH) pada Turbidity 590 NTU"

Copied!
33
0
0

Teks penuh

Gambar

Grafik 1. Perbandingan Efektivitas PAC dan Tawas Menurunkan Turbidity
Gambar 7.2 Serbuk Tawas
Gambar 7.7 Sampel di Jar Test

Referensi

Dokumen terkait

KEEFEKTIFAN DOSIS POLY ALUMINIUM CHLORIDE (PAC) DALAM MENURUNKAN KADAR PHOSPHATE PADA AIR LIMBAH LAUNDRY.. DI GATAK

Tujuan penelitian ini adalah: (1) menetapkan dosis PAC yang efektif untuk menurunkan toksisitas air lindi, (2) mengetahui kualitas air lindi setelah

Konsentrasi penggunaan Poly Aluminium Chloride dan tawas yang dibandingkan dalam air baku memiliki turbiditas awal 73,3 NTU dan kadar logam aluminium 0,048 mg/l

Pembubuhan biokoagulan Moringa oleifera dengan dosis 37.500 ppm ke dalam air limbah yang dilanjutkan dengan pembubuhan PAC sebanyak 15.000 ppm sebagai koagulan dapat

menurunkan nilai kekeruhan sesuai standar baku mutu air minum yaitu 5 NTU, hal ini disebabkan pada ketebalan 13 cm susunan partikel abu sekam padi yang terbentuk dalam

Pada pengecekan tingkat layak komsumsi air yang terlihat pada gambar 5, jika kekeruhan kurang dari 5 NTU dan juga nilai pH kecil dari 6 dan besar dari 9 maka kualitas air berada

Jar test adalah suatu percobaan yang berfungsi untuk menentukan dosis optimal dari koagulan pada proses pengolahan air bersih dan salah satu simulasi dari beberapa metoda yang

Koagulan yang berbasis aluminium seperti aluminium sulfat digunakan pada pengolahan air minum untuk memperkuat penghilangan materi partikulat, koloidal dan bahan-bahan