• Tidak ada hasil yang ditemukan

EVALUASI KINERJA KOPERASI KARYAWAN PABRIK GULA WRINGIN ANOM SITUBONDO

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "EVALUASI KINERJA KOPERASI KARYAWAN PABRIK GULA WRINGIN ANOM SITUBONDO"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

EVALUASI KINERJA KOPERASI KARYAWAN PABRIK

GULA WRINGIN ANOM SITUBONDO

SKRIPSI

Oleh

Ika Maulidina Rohma 201010160311272

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

(2)
(3)
(4)

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb.

Puji syukur kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat serta hidayah-Nya

sehingga penulis penelitian ini sebagai tugas akhir berupa skripsi dapat

terselesaikan dengan judul “Evaluasi Kinerja Koperasi Karyawan Pabrik Gula

Wringin Anom Situbondo”

Tujuan penulisan penelitian ini dimaksudkan untuk memenuhi serta

melengkapi syarat memperoleh gelar Kesarjanaan di bidang Ekonomi, program

studi Manajemen pada Universitas Muhammadiyah Malang. Penulis menyadari

sepenuhnya bahwa penelitian ini dapat disusun berkat bantuan, bimbingan,

dukungan, dan saran dari berbagai pihak. Pada kesempatan ini penulis

menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada:

1. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si. selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Universitas Muhammadiyah Malang yang terlibat dalam legalisasi Surat

Keputuasan pembimbingan skripsi.

2. Drs. Marsudi, M.Si. selaku Ketua Program Studi Manajemen Fakultas

Ekonomi dan Bisnis Muhammadiyah Malang yang terlibat dalam

penjadwalan skripsi dari pendaftaran hingga wisuda.

3. Dra. Erna Retna Rahadjeng, M.M. selaku Dosen Pembimbing yang telah

(5)

4. Drs. Warsono, M.M. selaku Dosen Pembimbing yang telah meluangkan

waktunya untuk mengoreksi serta memberikan petunjuk yang sangat

bermanfaat guna penyusunan skripsi ini.

5. Pengurus Koperasi Karyawan PG Wringin Anom Situbondo Bapak Devie

Alexander selaku ketua koperasi dan Ibu Nunik Agustin selaku sekretaris

koperasi yang telah memberikan izin dan partisipasinya memberikan

informasi dalam mengumpulakan data yang dibutuhkan.

6. Dra. Hj. Triningsih Sri S.,M.p selaku Dosen Wali Kelas E Angkatan 2010

Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas

Muhammadiyah Malang yang selalu memberikan semangat untuk memicu

peningkatan prestasi.

7. Bapak dan Ibu Dosen beserta staf pengajar Program Studi Manajemen

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang yang telah

memberikan pendidikan dalam bangku pekuliahan.

8. Bapak Samo Diharjo, S.sos. dan Ibu Umi Kulsum, ayahanda dan ibunda

tercinta serta adinda tersayang Siti Makhtumah Firdausy yang senantiasa

memberikan dukungan dan do’a serta perhatian dan semangat dalam

menyelesaikan pendidikan.

9. Veby Andrirolista Permana S.Ab, yang selalu memberi motivasi dan ilmu

serta memberi dukungan agar selalu giat dalam perkuliahan serta

(6)

10. Sahabat terhebat, Anna Yuliastuti yang telah banyak membantu proses demi

proses skripsi, Elvina Assadam, Ervien Luciana dan Asih Nurhayati yang

telah membantu dan mendukung dalam penyelesaian skripsi.

11. H. Moh. Triwaluyo, M.Si. kakakku tercinta yang telah memberikan ilmunya

dan membantu dalam memperoleh informasi guna penyelesaian skripsi.

12. Semua pihak yang telah memberikan sumbangan tenaga dan pikiran dalam

penyelesaian skripsi ini yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu,

terimakasih bantuannya.

Semoga penilitian ini memberikan manfaat kepada banyak pihak

dalam mendukung ilmu pengetahuan dan pendidikan. Peneliti menyadari

bahwa penulisan skripsi ini jauh dari kesempurnaan. Hal ini karena

terbatasnya kemampuan penulis sehingga penulis mengharapkan kritik dan

saran yang dapat membangun demi kesempurnaan skripsi ini. Semoga skripsi

ini dapat beramanfaat bagi pembaca.

Wassalamualaikum Wr. Wb

Malang, 1 April 2014

Penulis

(7)

DAFTAR ISI

Halaman

ABSTRAKS……….. i

ABSTRAC………. ii

KATA PENGANTAR ... iii

DAFTAR ISI ... vi

DAFTAR TABEL ... viii

DAFTAR GAMBAR ... ix

DAFTAR LAMPIRAN ... x

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah ... 1

B. Rumusan Masalah ... 6

C. Batasan Masalah ... 6

D. Tujuan dan Kegunaan Penelitian... 6

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Hasil Penelitian Terdahulu ... 8

B. Tinjauan Teori ... 8

(8)

BAB III METODE PENELITIAN

A. Lokasi Penelitian ... 17

B. Jenis Penelitian ... 17

C. Definisi Operasional Variabel ... 17

D. Jenis Data dan Sumber Data ... 24

E. Teknik Pengumpulan Data ... 24

F. Teknik Analisis Data ... 25

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Perusahaan ... 27

B. Analisis Data ... 35

C. Pembahasan Hasil Analisis Data ... 53

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A.Kesimpulan ... 56

B.Saran ... 56

(9)

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 1.1. Data Perkembangan Koperasi di Indonesia ... 2

Tabel 1.2. Perkembangan Anggota Kopkar Pabrik Gula Wringin Anom Situbondo ... 3

Tabel 3.1. Penetapan Kesehatan Koperasi ... 27

Tabel 4.1. Laporan perkembangan anggota periode tahun 2010 - 2012 .... 36

Tabel 4.2. Total Modal Sendiri Terhadap Total Asset ... 37

Tabel 4.3. Rasio Modal Sendiri Terhadap Pinjaman Diberikan Berisiko .. 38

Tabel 4.4. Rasio Kecukupan Modal Sendiri ... 39

Tabel 4.5. Volume Pinjaman Anggota Terhadap Volume Pinjaman yang Diberikan ... 39

Tabel 4.6. Rasi risiko pinjaman bermasalah terhadap pinjaman yang diberikan ... 40

Tabel 4.7. Rasio Cadangan Risiko Terhadap Pinjaman Bermasalah ... 41

Tabel 4.8. Rasio Pinjaman Yang Berisiko Terhadap Pinjaman Yang Diberikan ... 41

Tabel 4.9. Rasio Manajmen Koperasi Karyawan Tahun 2010 Sampai 2012 ... 42

Tabel 4.10. Beban Operasi Anggota Terhadap Partisipasi Bruto ... 43

Tabel 4.11. Rasio Beban Usaha Terhadap SHU Kotor ... 43

Tabel 4.12. Rasio Efisiensi Pelayanan Koperasi ... 44

Tabel 4.13. Rasio Kas Koperasi Tahun 2010 Sampai Tahun 2012 ... 45

(10)

Halaman

Tabel 4.15. Rasio Rentabilitas Asset Koperasi ... 46

Tabel 4.16. Rasio Rentabilitas Modal Sendiri Koperasi ... 46

Tabel 4.17. Rasio Kemandirian Operasional Pelayanan Koperasi ... 47

Tabel 4.18. Rasio Partisipasi Bruto Koperasi ... 48

Tabel 4.19. Rasio Promosi Ekonomi Anggota (PEA) ... 48

Tabel 4.20. Jumlah Skor Hasil Perhitungan tahun 2010 samapai 2012 ... 49

(11)

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 2.1 Kerangka Pikir Penelitian... 17

Gambar 4.1 Struktur Organisasi Koperasi Karyawan PG Wringin

(12)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Neraca dan Laporan Laba Rugi

Lampiran 2 Hasil Perhitungan

Lampiran 3 Standar Peraturan Menteri Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah No. 14/Per/M.KUKM/XII/2009

(13)

DAFTAR PUSTAKA

Indriantoro, Nur dan Bambang Supomo. 2010. Metodologi Penelitian Bisnis Untuk Akuntansi dan Manajemen. BPFE : Yogyakarta.

Kementerian Keuangan Republik Indonesia Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah No.14/Per/M.KUKM/XII/2009 penetapan predikat tentang tingkat kesehatan KSP dan USP

Mulyadi. 2011. Ekonomi Koperasi. Yogyakarta: BPFE

Purba, Retno 2011. Koperasi Simpan Pinjam. Yogyakarta: Liberty.

Sumarsono, Sony. 2003. Manajemen Koperasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Setiyowatii, Margaret dan Iin Indarti. 2011. “penilaian Kinerja Keuangan Pada Koperasi Serba Usaha Karyawan Pemerintah Kota Semarang Tahun 2011”. Jurnal Manajemen: STIE Widya Manggala

Soedirman. 2010. Prekonomian Koperasi. Jakarta: Graha Ilmu.

Koperasi Karyawan PG Wringin Anom Situbondo, 2013.

www.chirpstory.com. 09.00 WIB, desember, 2, 2013

(14)

1 BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berorientasi

menumbuhkan partisipasi masyarakat dalam upaya memperkokoh struktur

perekonomian saat ini telah berkembang dengan pesat. Kemajuan tersebut

salah satunya dikarenakan telah banyak masyarakat umum mengetahui

manfaat dari pendirian koperasi yang dapat membantu perekonomian dan

mengembangkan kreatifitas masing-masing anggota. Perkembangan

koperasi sebagai salah satu badan usaha sedang mendapatkan perhatian

pemerintah dan masyarakat umum sehingga keberadaannya sangat

berpengaruh terhadap perekonomian rakyat.

Ada empat peran koperasi dalam peningkatan kesejahteraan

anggota, (Sumarsono 2004:12). Pertama, Koperasi dapat meningkatkan

pendapatan, peranan koperasi dalam meningkatkan pendapatan

masyarakat, khususnya anggota dapat dilakukan antara lain melalui

pembelian bersama dan penjualan bersama. Kedua, koperasi menciptakan

lapangan kerja, melalui kegiatan usahanya koperasi memberikan

kesempatan yang seluas-luasnya kepada para anggota untuk secara

bersama-sama bekerja melakukan kegiatan usaha koperasi.

Ketiga, Koperasi meningkatkan taraf hidup rakyat, koperasi

(15)

2

mereka untuk lebih banyak dapat mencukupi kebutuhan hidupnya.

Keempat, Koperasi memeratakan pendapatan, Melalui koperasi telah

banyak diberikan fasilitas dan kemudahan sehingga menimbulkan

semangat kerja anggota. Misalnya, para petani di desa lebih bergairah

kerja setelah alat-alat dan bahan banyak disediakan koperasi. Produksi

pertanianpun meningkat dan pendapatan petani ikut meningkat sehingga

dapat terjadi pemerataan pendapatan.

Perkembangan koperasi hingga saat ini mendapat perhatian lebih

oleh pemerintah dan berbagai pihak. Perkembangan jumlah koperasi di

Indonesia berdasarkan data dari Departemen Koperasi dan Usaha Kecil

Menengah (UKM) selama sepuluh tahun terakhir hingga tahun 2012 terus

mengalami kenaikan, perkembangan tersebut dapat dilihat pada Tabel 1.1.

Tabel 1.1 Data Perkembangan Koperasi di Indonesia Tahun 2004 – 2012

Tahun Koperasi di Indonesia Kenaikan (Tahun)

2004 130.730 0%

(16)

3

Tabel 1.1 menunjukkan bahwa jumlah koperasi di Indonesia

mengalami kemajuan yang pesat dari tahun ke tahun. Hal ini dilihat dari

nilai rata – rata peningkatan jumlah koperasi sebesar 4,90% per tahun.

Jumlah koperasi tersebut terdiri dari koperasi aktif dan koperasi tidak

aktif. Sebuah koperasi dapat dikatakan aktif apabila memiliki badan

hukum dan masih aktif melaksanakan kegiatan rapat anggota tahunan

(RAT), sedangkan koperasi tidak aktif badan hukumnya masih tercantum

namun kegiatannya tidak beroperasi lagi.

Koperasi Karyawan Pabrik Gula Wringin Anom Situbondo

merupakan koperasi yang berdiri dalam ruang lingkup Pabrik Gula

Wringin Anom Situbondo yang merupakan perusahaan terbesar di

Kabupaten Situbondo. Anggota dari koprasi tersebut merupakan karyawan

tetap yang bekerja di Pabrik gula tersebut. Kopkar ini bergerak di bidang

simpan pinjam, di samping itu juga terdapat unit usaha pertokoan yang

menyediakan kebutuhan kantor dan karyawan serta penyaluran kredit pada

Bank Jatim, BRI dan syari’ah.

Peran aktif anggota sebagai faktor pendorong paling kuat dan

sangat berpengaruh untuk kemajuan sebuah koperasi dalam melaksanakan

kegiatan operasionalnya serta keberhasilan yang dapat dicapai koperasi

dimasa yang akan datang. Perkembangan jumlah anggota pada Kopkar

Pabrik Gula Wringin Anom dari tahun ke tahun mengalami penurunan, hal

(17)

4

serta SHU yang diperoleh koperasi pada akhir periode selama tahun 2010

sampai 2012 yang dapat dilihat pada Tabel 1.2.

Tabel 1.2 Perkembangan Anggota Kopkar Pabrik Gula Wringin Anom

2 Pendapatan 227.163.625 206.756.400 66.265.000 3 SHU 52.171.056 21.089.497 26.383.808

Sumber : Kopkar Pabrik Gula Wringin Anom Situbondo

Tabel 1.2 menunjukkan bahwa jumlah anggota koperasi menurun

selama tiga tahun terakhir yang berpengaruh terhadap berbagai elemen

koperasi terutama pada jumlah pendapatan koperasi. Menurunnya jumlah

anggota tersebut disebabkan setiap tahun terdapat anggota yang pensiun

dan meninggal. Anggota koperasi terdiri dari karyawan pabrik gula

Wringin Anom yang berstatus sebagai pegawai tetap. Sedangkan proses

perekrutan karyawan baru harus melalui tahap outsourcing untuk menjadi

karyawan tetap.

Karyawan yang berstatus pegawai tetap dapat bergabung dengan

koperasi, sedangkan karyawan yang masih berstatus pegawai outsourcing

tidak dapat menjadi anggota koperasi. Manajemen Pabrik Gula Wringin

Anom saat ini sedang melakukan perampingan karyawan, istilah

perampingan digunakan untuk efektifitas posisi dan tanggung jawab

karyawan pada posisi tertentu, sehingga jumlah karyawan yang direkrut

tidak sebanyak jumlah karyawan yang pensiun dan meninggal. Hal ini

(18)

5

Kopkar Pabrik Gula Wringin Anom Situbondo memiliki tujuan

yaitu menjadi koperasi karyawan yang mampu meningkatkan

kesejahteraan anggota secara berkesinambungan, dengan

menyelenggarakan usaha di bidang perekonomian melalui pemanfaatan

sumber daya secara optimum dengan memperhatikan kesejahteraan

anggota khususnya karyawan pabrik gula wringin anom. Keberhasilan dari

tujuan tersebut akan tercapai jika koperasi memiliki kinerja yang baik,

untuk itu diperlukan adanya proses evaluasi terhadap Kopkar untuk

mengetahui tingkat kinerja koperasi tersebut.

Evaluasi kinerja pada Kopkar Pabrik Gula Wringin Anom dapat

dinilai berdasarkan Keputusan Menteri Koperasi dan UKM No.

14/Per/M.KUKM/XII/2009 yang merupakan Pedoman Penilaian

Kesehatan Koperasi Simpan Pinjam dan Unit Simpan Pinjam Koperasi.

Berdasarkan Peraturan tersebut kesehatan koperasi dinilai dalam tujuh

aspek yaitu aspek permodalan, kualitas aktiva produktif, manajemen,

efisiensi, kemandirian dan pertumbuhan, likuiditas dan jatidiri koperasi.

Evaluasi kinerja perlu dilakukan pada Kopkar Pabrik Gula Wringin

Anom karena untuk mengetahui kinerja yang telah dicapai pada suatu

periode tertentu yang selanjutnya digunakan sebagai bahan penilaian untuk

menentukan strategi koperasi di masa yang akan datang. Evaluasi dapat

memberikan petunjuk dalam pembuatan keputusan untuk mendorong

karyawan mencapai tujuan koperasi dengan prestasi yang baik.

(19)

6

penelitian dengan judul ”Evaluasi Kinerja Koperasi Karyawan Pabrik Gula

Wringin Anom Situbondo”.

B. Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, maka perumusan

masalah pada penelitian ini adalah “Bagaimana kinerja Koperasi

Karyawan Pabrik Gula Wringin Anom Situbondo periode 2010 - 2012?”

C. Batasan Masalah

Batasan masalah penelitian ini dimaksudkan agar penelitian tidak

meluas dan keluar dari pembahasan permasalahan serta lebih terfokus pada

masalah yang akan diteliti. Batasan masalah pada penelitian ini sebagai

berikut:

1. Data koperarasi menggunakan periode 2010 – 2012 dan laporan

keuangan tahunan.

2. Penelitian ini menggunakan alat analisis Peraturan Keputusan Menteri

Koperasi dan UKM No.14/Per/M.KUKM/XII/2009.

D. Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Bagaimana kinerja

Koperasi Karyawan Pabrik Gula Wringin Anom Situbondo periode

(20)

7

2. Kegunaan Penelitian

a. Bagi Manajemen Koperasi Karyawan Pabrik Gula Wringin Anom

Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan referensi dan

wawasan untuk pengambilan keputusan tentang kondisi keuangan

koperasi, yang nantinya berguna untuk perbaikan penyusunan

rencana atau kebijakan yang akan dilakukan pada masa yang akan

datang.

b. Bagi Pengurus Koperasi Karyawan PG Wringin Anom Situbondo

Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi koperasi

untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan, tingkat efisiensi serta

efektivitas perkembangan kinerja koperasi serta keberhasilan yang

telah dicapai dari kegiatan operasionalnya.

c. Bagi Anggota Koperasi Karyawan PG Wringin Anom Situbondo

Sebagai pertimbangan untuk jumlah investasi atau simpanan yang

akan dikontribusikan serta jumlah pinjaman yang akan diajukan

pada Koperasi Karyawan PG Wringin Anom.

d. Bagi Peneliti Selanjutnya

Hasil penelitian dapat digunakan sebagai acuan dan perbandingan

dalam menyusun penelitian khususnya tentang evaluasi kinerja

(21)

8 BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

A. Tinjauan Hasil Penelitian Terdahulu

Penelitian yang dilakukan oleh Setyowati dan Indarti (2011)

dengan objek penelitian Koperasi Serba Usaha Karyawan Pemerintah Kota

Semarang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penilaian keseluruhan

Koperasi Serba Usaha Karyawan Pemerintah Kota Semarang yaitu

mendapatkan hasil perhitungan berdasarkan aspek – aspek yang dianalisis

yaitu sebesar 72,40 dari keseluruhan skor 100 dengan predikat cukup

sehat.

B. Tinjauan Teori

1. Tujuan Koperasi dan Pengukuran Kinerja

Tujuan utama pendirian koperasi adalah untuk meningkatkan

kesejahteraan ekonomi para anggotanya. Peningkatan kesejahteraan

ekonomi anggota tersebut koperasi harus berpegang pada asas dan

prinsip-prinsip ideal tertentu, maka kegiatan koperasi biasanya juga

diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat

secara keseluruhan.

Secara umum tujuan koperasi adalah memajukan kesejahteraan

anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut

(22)

9

mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berlandaskan

Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, Sumarsono (2004:7).

Evaluasi kinerja digunakan koperasi untuk melakukan perbaikan atas

kegiatan operasionalnya. Evaluasi kinerja akan memberikan penilaian

atas pengelolaan aset dan manajemen dituntut untuk melakukan

evaluasi dan tindakan perbaikan atas kinerja yang tidak sehat.

Evaluasi ini dilakukan untuk mempertahankan sekaligus

meningkatkan tingkat prestasi koperasi agar dapat menjalankan

seluruh tujuan dasar koperasi. Evaluasi kinerja mempunyai tujuan

pokok yaitu untuk memotivasi karyawan dalam mencapai sasaran

organisasi dan mematuhi standar perilaku yang telah ditetapkan

sebelumnya, agar membuahkan tindakan dan hasil yang diinginkan.

(Mulyadi dan Setyawan, 56:1999).

Pengukuran kinerja koperasi merupakan proses akhir dari

suatu proses evaluasi yang didasarkan pada tujuan yang telah

ditetapkan sebelumnya. Tujuan pengukuran kinerja adalah untuk

mengukur prestasi yang telah dicapai pada suatu periode tertentu yang

mencerminkan tingkat keberhasilan pelaksanaan kegiatannya.

Pengukuran kinerja selain itu untuk menilai kontribusi suatu bagian

dalam pencapaian tujuan koperasi secara keseluruhan baik anggota,

pengurus, maupun pihak manajemen, serta memberi petunjuk dalam

pembuatan keputusan.

(23)

10

2. Faktor – Faktor Penentu Kinerja Keuangan Koperasi

Kinerja keuangan pada koperasi masih cenderung dipengaruhi

oleh bantuan dan modal dari luar seperti lembaga-lembaga

pengembangan swadaya pemerintah maupun semi pemerintah (Purba

2011; Retno 2011). Faktor – faktor penentu kinerja keuangan koperasi

terdiri dari faktor internal dan faktor eksternal.

a. Faktor Internal

Komponen faktor internal penentu kinerja keuangan koperasi

sebagai berikut:

1) Partisipasi Angggota

Partisipasi merupakan faktor penting dalam mendukung

keberhasilan atau perkembangan suatu organisasi. Melalui

partisipasi segala aspek yang berhubungan dengan pelaksanaan

kegiatan pencapaian tujuan.

2) Solidaritas Antar Anggota Koperasi

Ikatan solidaritas dapat dibangun secara lebih kongkrit dan

juga bisa dikembangkan dalam peningkatan kinerja, untuk

meraih tujuan besar, Soedirman (2006: 4).

3) Perkembangan Modal

Perkembangan modal dalam koperasi sangat mempengaruhi

perkembangan usaha koperasi karena dengan modal yang

cukup koperasi dapat mengembangkan usahanya yang lebih

(24)

11

4) Pemilikan Dan Pemafaatan Perangkat Teknologi Produksi

dan Informasi

Hal ini terkait dari keefektifan memperoleh informasi dan

melaksanakan tugas – tugas lainnya.

5) Sistem Manajemen dan Kinerja Pengurus

Sistem manajemen dan kinerja pengurus dalam koperasi

mempunyai kedudukan yang sangat menentukan bagi

keberhasilan koperasi sebagai organisasi ekonomi yang

berwatak sosial.

b. Faktor eksternal sebagai penentu dalam kinerja keuangan koperasi

terdiri dari beberapa faktor sebagai berikut:

1) Sistem Prasarana, Pelayanan, Pendidikan dan Penyuluhan

2) Tingkat Harga

Tingkat harga yang selalu berubah (naik) menyebabkan

pendapatan penjualan sekarang tidak dapat dimanfaatkan untuk

meneruskan usaha. Sumarsono (2003:124)

3. Penilaian Kinerja Koperasi

Penilaian kinerja suatu koperasi akan lebih efektif dan sesuai

dengan komponen atau kondisi organisasi sebuah koperasi. Penilaian

koperasi dianalisis berdasarkan Peraturan Menteri Negara koperasi dan

usaha kecil dan menengah No.14/Per/M.KUKM/XII/2009 tentang

pedoman penilaian koperasi menjelaskan penilaian koperasi dengan

(25)

12

a. Permodalan

Aspek permodalan dinilai menggunakan 3 (tiga) rasio yaitu :

1) Rasio Modal Sendiri Terhadap Total Asset

= M x 100 %

2) Rasio Modal Sendiri Terhadap Pinjaman Diberikan Yang

Beresiko

= M

y x 100 %

3) Rasio Kecukupan Modal Sendiri

= M

M X 100 %

b. Kualitas aktiva produktif

Aspek kualitas aktiva produktif dinilai menggunakan empat

rasio yaitu :

1) Rasio Volume Pinjaman Pada Anggota Terhadap Volume

Pinjaman Diberikan

= x 100%

2) Rasio Risiko Pinjaman Bermasalah Terhadap Pinjaman

Yang Diberikan

=

y x 100%

3) Rasio Cadangan Risiko Terhadap Pinjaman Bermasalah

(26)

13

4) Rasio Pinjaman Yang Berisiko Terhadap Pinjaman Yang

Diberikan

Aspek efisiensi dinilai dengan menggunakan 3 (tiga) buah rasio

yaitu :

1) Rasio Beban Operasi Anggota Terhadap Partisipasi Bruto

= x 100%

2) Rasio Beban Usaha Terhadap SHU Kotor

H = x 100%

3) Rasio Efisiensi Pelayanan

= y y x 100%

e. Likuiditas

Penilaian kuantitatif terhadap likuiditas dilakukan terhadap 2

(27)

14

Penilaian terhadap kemandirian dan pertumbuhan didasarkan

pada 3 rasio yaitu :

Aspek jatidiri koperasi dinilai dengan menggunakan 2 (dua)

rasio pada Koperasi Karyawan PG.Wringin Anom Situbondo

yaitu :

1) Rasio Partisipasi Bruto

=

+ x 100%

(28)

15

= E

+ x 100%

C. Kerangka Pikir Penelitian

Berdasarkan penjelasan yang telah dikemukakan sebelumnya,

maka dalam penelitian ini dapat disusun kerangka pikir penelitian secara

skematis untuk mempermudah arah penelitian dalam mengetahui kinerja

Koperasi Karyawan Pabrik Gula Wringin Anom Situbondo yang dapat

dilihat pada gambar 2.1.

Gambar 2.1 Kerangka Pikir Penelitian

Kerangka pikir penelitian pada Gambar 2.1 menjelaskan bahwa dalam

menjalankan kegiatan operasinya Koperasi Karyawan PG Wringin Anom

Situbondo agar selalu memantau perkembangan dan pertumbuhan koperasi. Tujuan Koperasi

Kinerja Koperasi

Sehat / Tidak Sehat

(29)

16

Pemantauan tersebut dapat dilakukan dengan melaksanakan evaluasi terhadap

kinerja koperasi secara periodik, sehingga dapat diketahui perkembangan koperasi

selama periode tersebut. Adanya proses evaluasi tersebut pengurus dapat

mengetahui kondisi kinerja koperasi yaitu sehat atau tidak sehat. Kondisi kinerja

yang diperoleh dapat dinilai tingkat keberhasilan koperasi dalam mencapai tujuan

yang telah ditetapkan serta prestasi kinerjanya, sehingga dapat menentukan

Gambar

Tabel 1.1 Data Perkembangan Koperasi di Indonesia Tahun 2004 – 2012
Tabel 1.2 Perkembangan Anggota Kopkar Pabrik Gula Wringin Anom Situbondo
Gambar 2.1 Kerangka Pikir Penelitian

Referensi

Dokumen terkait

Infrastruktur teknis yang digunakan yaitu MATLAB (versi 7.01).Verifikasi dan validasi model dilakukan dengan uji coba model pada 11 pabrik gula menggunakan data kinerja tahun

penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “ Pengaruh Persepsi Karyawan Tentang Kepemimpinan Terhadap Kinerja pada Karyawan Koperasi Primer Kereta. Api

Hisil dari penelitian ini tentang profil karyawan kampanye yang bekerja pada pabrik gula yang meliputi: umur, masa dan lama bekerja, tingkat pendidikan,bagian kerja dalam perusahaan,

dilakukan analisis kinerja pada koperasi tersebut pada masa yang akan datang. Berdasarkan uraian di atas, maka peneliti tertarik untuk

Data-data yang digunakan adalah data primer yang meliputi data tentang komunikasi yang dilakukan antara karyawan maupun karyawan dengan pimpinan pada Pabrik Gula

Indikator yang terendah sebesar (58 persen atau 40 karyawan), hal ini menunjukkan bahwaTingkat pencapaian volume kerja yang dihasilkan karyawan PTPN X Pabrik Gula

Hasil penelitian menunjukkan bahwa insentif, kompetensi dan lingkungan kerja secara parsial ataupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan

Skripsi dengan judul; Analisis Pengaruh Budaya organisasi, Motivasi Kerja, dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Dinas Pariwisata Situbondo, telah diuji dan disahkan oleh