Diversifikasi Pangan Pokok di Indonesia: Penerapan Model Almost Ideal Demand System Untuk Permintaan Pangan Pokok
Teks penuh
Dokumen terkait
nilai elastisitas harga sendiri pisang lebih rendah pada rumahtangga dengan tingkat pendidikan tinggi. nilai elastisitas pengeluaran pisang lebih elastis pada kelompok
menerapkan model AIDS untuk mengetahui pola konsumsi rumah tangga terhadap suatu komoditas kaitannya dengan jumlah tanggungan keluarga, harga komoditas itu sendiri, harga
Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (a) mengestimasi model sistem permintaan beberapa komoditas pangan berbasis protein hewani dalam bentuk
Pada model Almost Ideal Demand System, untuk melihat bagaimana model dapat diterima dalam penelitian ini adalah dengan memperhatikan nilai koefisien determinasi sistem R 2
Diketahuinya pola konsumsi dan estimasi permintaan pada tingkat rumah tangga akan menjadi sumber pengetahuan dan informasi tentang parameter-parameter permintaan daging
Data yang diguanakan dalam penelitian adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Metode yang digunakan adalah analisis regresi
Nilai dugaan koefisien sistem permintaan ikan (ikan segar, udang/ hewan air lain yang segar, ikan awetan, dan udang/hewan air lain yang diawetkan) dari tahap ketiga menunjukkan
Dokumen ini membahas tentang tingkat pengangguran di Indonesia pada masa pemerintahan Presiden BJ Habibie tahun 1998-1999 berdasarkan data Badan Pusat Statistik