• Tidak ada hasil yang ditemukan

Konsep profil guru pendidikan Agama Islam menurut al-Zarnuji dalam kitab ta'lfm al-muta'Allim dan relevansinya

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Konsep profil guru pendidikan Agama Islam menurut al-Zarnuji dalam kitab ta'lfm al-muta'Allim dan relevansinya"

Copied!
91
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Ansori
  • Pengajar:
    • Dr. H. Abdul Majid Khon, M.Ag.
  • Sekolah: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
  • Mata Pelajaran: Pendidikan Agama Islam
  • Topik: Konsep Profil Guru Pendidikan Agama Islam Menurut al-Zarnuji dalam Kitab Ta’lîm al-Muta’allim dan Relevansinya
  • Tipe: skripsi
  • Tahun: 1432 H / 2011 M
  • Kota: Jakarta

I. PENDAHULUAN

Bagian ini membahas latar belakang pentingnya peranan guru dalam pendidikan, khususnya dalam pendidikan agama Islam. Penulis menjelaskan bahwa guru tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan moral. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep profil guru pendidikan agama Islam menurut al-Zarnuji yang terdapat dalam kitab Ta'lîm al-Muta'allim dan relevansinya dalam konteks pendidikan saat ini.

1.1. Latar Belakang Masalah

Di sini dijelaskan bahwa keberhasilan pendidikan sangat bergantung pada kualitas guru. Penulis mengidentifikasi masalah kurangnya kesadaran guru tentang pentingnya akhlak dan kompetensi kepribadian dalam pendidikan agama Islam. Hal ini menciptakan kebutuhan untuk memahami dan menerapkan konsep yang telah dikemukakan oleh tokoh pendidikan Islam seperti al-Zarnuji.

1.2. Tujuan dan Manfaat Penelitian

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengungkapkan konsep guru pendidikan agama Islam menurut al-Zarnuji serta untuk mengevaluasi relevansi konsep tersebut dalam pendidikan saat ini. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan di bidang pendidikan agama.

II. KAJIAN TEORI

Dalam bagian ini, penulis membahas pengertian guru pendidikan agama Islam, kompetensi yang diperlukan, dan tugas-tugas yang harus dilaksanakan oleh guru. Penekanan diberikan pada pentingnya memiliki kepribadian yang baik dan kompetensi profesional dalam mendidik siswa, serta bagaimana hal ini berkontribusi terhadap pencapaian tujuan pendidikan.

2.1. Pengertian Guru

Pengertian guru dijelaskan sebagai individu yang bertanggung jawab untuk mengajar dan membimbing siswa. Dalam konteks pendidikan agama Islam, guru harus memiliki pengetahuan mendalam tentang agama dan mampu menjadi teladan bagi siswa dalam perilaku dan akhlak.

2.2. Kompetensi dan Profesionalisme Guru

Bagian ini menjelaskan bahwa seorang guru harus memiliki empat kompetensi utama: pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial. Masing-masing kompetensi ini sangat penting untuk memastikan bahwa guru dapat mengelola pembelajaran dengan baik dan memenuhi kebutuhan siswa.

2.3. Tugas Guru Pendidikan Agama Islam

Tugas guru meliputi pengajaran, bimbingan, dan administrasi. Guru harus mampu mengajarkan ilmu pengetahuan serta membimbing siswa dalam pengembangan akhlak dan karakter. Tugas ini sangat penting untuk membentuk siswa menjadi individu yang berakhlak mulia.

III. SEKILAS TINJAUAN KITAB TA’LÎM AL-MUTA’ALLIM

Bagian ini memberikan gambaran tentang kitab Ta'lîm al-Muta'allim, yang ditulis oleh al-Zarnuji. Kitab ini menjadi rujukan penting bagi guru dan siswa dalam memahami etika dan adab dalam menuntut ilmu. Penulis menjelaskan latar belakang penyusunan kitab serta kandungan penting di dalamnya.

3.1. Latar Belakang Penyusunan Kitab

Al-Zarnuji menulis kitab ini sebagai respons terhadap banyaknya pencari ilmu yang gagal memahami dan mengamalkan ilmu yang mereka pelajari. Kitab ini bertujuan untuk memberikan panduan tentang cara belajar yang benar dan etika dalam menuntut ilmu.

3.2. Kandungan Kitab Ta’lîm al-Muta’allim

Kitab ini terdiri dari beberapa bab yang mencakup etika belajar, pemilihan guru, dan pentingnya niat dalam belajar. Al-Zarnuji menekankan bahwa pencari ilmu harus memiliki niat yang baik dan mengikuti adab yang benar dalam menuntut ilmu agar dapat memperoleh manfaat dari apa yang dipelajari.

IV. KONSEP PROFIL GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MENURUT AL-ZARNÛJÎ DAN RELEVANSINYA

Di bagian ini, penulis menguraikan konsep profil guru pendidikan agama Islam menurut al-Zarnuji. Profil ini mencakup enam karakteristik utama yang harus dimiliki oleh seorang guru, serta relevansinya dalam konteks pendidikan saat ini.

4.1. Karakteristik Guru Menurut al-Zarnuji

Karakteristik guru menurut al-Zarnuji meliputi: lebih alim, lebih wara', lebih tua, berwibawa, santun, dan penyabar. Karakteristik ini penting untuk membentuk guru yang tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga menjadi teladan bagi siswa.

4.2. Relevansi Konsep Guru dalam Pendidikan Saat Ini

Konsep yang diajukan oleh al-Zarnuji masih sangat relevan untuk pendidikan modern. Dalam konteks pendidikan saat ini, guru diharapkan tidak hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga memiliki karakter yang baik untuk mendidik siswa menjadi individu yang berakhlak mulia.

V. PENUTUP

Bagian ini menyimpulkan hasil penelitian dan memberikan saran untuk pengembangan pendidikan agama Islam. Penulis menekankan pentingnya penerapan karakteristik guru yang baik dalam pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik.

5.1. Kesimpulan

Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa konsep profil guru menurut al-Zarnuji sangat penting dan relevan untuk diterapkan dalam pendidikan agama Islam saat ini. Guru diharapkan dapat menjadi teladan dan memiliki karakter yang baik.

5.2. Saran

Penulis menyarankan agar lembaga pendidikan memperhatikan karakteristik guru dalam proses rekrutmen dan pengembangan profesionalisme guru. Hal ini penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di Indonesia.

Referensi Dokumen

  • Tafsir al-Mishbah: Pesan, Kesan dan Keserasian al-Qur’an ( M. Quraish Shihab )
  • Kemudahan dari Allah: Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir ( Muhammad Nasib al-Rifa’i )
  • Pendidikan Islam ( Abdurrahman an-Nahlawi )
  • Ilmu Pendidikan Teoritis dan Praktis ( M. Ngalim Purwanto )
  • Sahih Bukhari ( Al-Bukhari )

Referensi

Dokumen terkait

murid yang sesuai dengan nilai-nilai Islam yang benar.. Menurutnya, bahwa nilai-nilai pendidikan agama harus bersumber dari akhlak yang mulia. Dalam Islam sendiri, agama

sekedar proses mentransfer ilmu saja melainkan yang terpenting adalah bagaimana pembentukan akhlak peserta didik serta merubah tingkah laku peserta didik dari yang tidak baik

Dengan mencoba menghadirkan kepribadian guru perspektif tokoh pendidikan Islam KH Hasyim Asyari dalam kitab adāb al ‘Ālim wa al muta’allim.. Penelitian ini merupakan

Permasalahan yang akan dicari dalam penelitian ini adalah: pertama , bagaimanakah konsep kontinuitas belajar menurut Burhanuddin al-Zarnuji dalam Ta’lim al-Muta’allim

Dari pengertian tersebut, dapat dipahami bahwa pendidikan agama Islam merupakan suatu usaha pemberian bimbingan atau asuhan terhadap peserta didik agar nantinya

Berdasarkan penelitian yang penulis bahas dapat diketahui bahwa menurut Al- Zarnuji cara peserta didik dalam mencari ilmu yang pertama ialah niat, Pelajar harus

Hanya saja kitab Ta’limul muta’allim lebih fokus terhadap adab belajar mengajar murid dan guru sedangkan kitab Washoya bukan hanya memaparkan tentang cara mencari ilmu

Kalau dianalisis, ternyata kekuatan atau daya hafal seorang penuntut ilmu dijadikan standar untuk mengukur tingkat keberhasilan belajarnya menurut hemat penulis, hal ini dapat