• Tidak ada hasil yang ditemukan

Distribusi Spasial dan Temporal Biomassa Fitoplankton (Klorofil-a) dan Keterkaitannya dengan Kesuburan Perairan Estuari Sungai Brantas, Jawa Timur.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Distribusi Spasial dan Temporal Biomassa Fitoplankton (Klorofil-a) dan Keterkaitannya dengan Kesuburan Perairan Estuari Sungai Brantas, Jawa Timur."

Copied!
126
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2. Siklus materi di ekosistem perairan (McNaughton dan Wolf, 1990) in Fitrian, 2002
Tabel 1. Divisi tumbuhan laut beserta kandungan pigmen fotosintesisnya (Basmi, 1995)
Gambar 5. Struktur molekul klorofil-a dan klorofil-b (Curtis, 1978)
Gambar 6. Siklus Fosfor (Nybakken, 1982)
+7

Referensi

Dokumen terkait

Hasil pengamatan pada bulan Juni dan Oktober 2005 menunjukkan bahwa konsentrasi timbal dalam perairan pelabuhan Tanjung Priok dan perairan Muara Gembong dalam jumlah yang

Pada bulan Juli 2010 di perairan Aceh seperti terlihat pada Gambar 1b, daerah yang memiliki klorofil-a dengan kategori subur terdeteksi di sebelah utara pulo Aceh, di sekitar

Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel air dan plankton yang didapat dari perairan Sungai Wedung, es batu untuk mengawetkan sampel air pada coolbox, serta

Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel air dan plankton yang didapat dari perairan Sungai Wedung, es batu untuk mengawetkan sampel air pada coolbox , serta

Konsentrasi klorofil-a di Muara S.Banyuasin terlihat tinggi baik pada kondisi perairan surut maupun pasang dengan kisaran 4,413 55,014 mg/m 3.. Rendahnya

Komposisi fitoplankton yang di temukan di Estuari Sungai Peniti pada musim timur dan barat didominasi oleh Kelas Bacillariophyceae dengan kandungan klorofil-a

Konsentrasi klorofil-a di Muara S.Banyuasin terlihat tinggi baik pada kondisi perairan surut maupun pasang dengan kisaran 4,413 – 55,014 mg/m 3.. Rendahnya

Distribusi spasial fitoplankton sungai Rokan ini meliputi kelimpahan dan biomassa fitoplankton, hal ini menggambarkan karakteristik umum suatu badan air