• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembentukan Portofolio Reksadana Saham yang Optimal Menggunakan Algoritma Genetika Multi Objektif

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pembentukan Portofolio Reksadana Saham yang Optimal Menggunakan Algoritma Genetika Multi Objektif"

Copied!
76
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1 berikut ini adalah gambar yang menunjukkan kelima tahap yang
Gambar 2 Mekanisme Reksadana (Widoatmodjo 2009).
Gambar 3 kurva indeferen (Tandelin 2010)
Gambar 4 menunjukkan portofolio yang efisien dan portofolio optimal.
+7

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan Tabel 5, dapat dilihat bahwa portofolio yang paling optimal dari semua kombinasi saham yang ada adalah portofolio dengan kombinasi 2 saham yaitu

Parameter yang paling berpengaruh pada penerapan algoritme genetika terdistribusi untuk penentuan portofolio saham optimal adalah jumlah sub populasi karena terjadinya

Hasil dari penelitian ini adalah terdapat delapan portofolio saham dari JII dan sepuluh portofolio saham dari indeks LQ45 yang dihasilkan dengan Constant Correlation

Hasil dari pengukuran kinerja reksadana saham syariah menggunakan metode Sharpe, Treynor Jensen rasio informasi, dan sortino menunjukkan ada 4 reksadana saham

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk membentuk portofolio optimal berdasarkan kinerja saham-saham perbankan yang masuk dalam LQ45 dengan menggunakan model

Berdasarkan hasil analisis, Algoritma Genetika lebih optimal dibandingkan dengan perhitungan manual menggunakan Single Index Model dalam menentukan portofolio saham

Dari hasil optimasi 6 saham pada bulan April 2015 sampai Mei 2017 dengan metode Compromise Programming dan Nadir Compromise Programming diperoleh proporsi dana untuk saham

Algoritma genetika berfungsi sebagai pembentuk koefisien dengan memilih periode saham keberapa saja yang saling berkaitan sehingga bentuk koefisien yang didapatkan