PENDAHULUAN PENERAPAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP SAKSI DALAM PROSES PERADILAN PIDANA KHUSUSNYA KASUS KORUPSI.
Teks penuh
Dokumen terkait
Ada banyak alasan yang menyebabkan diberikan perlindungan terh saksi pelapor dalam tindak pidana korupsi di Indonesia yang kesemuanya bermuara pada upaya agar dapat dibukanya
Demikian dalam kebijakan formulasi hukum tetang perlindungan saksi dimasa yang akan datang diperlukan harmonisasi hukum baik itu Kitab Undang- undang Hukum
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 13 tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban sebagaimana yang telah diubah menjadi Undang- undang Nomor 31 Tahun
pelapor dalam tindak pidana korupsi. Hasil penelitian : bentuk perlindungan yang diberikan jaksa kepada saksi. pelapor dalam perkara tindak pidana korupsi masih
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 diharapkan dapat memberantas kegiatan korupsi, akan tetapi bentuk dan praktek perlindungan hukum yang diberikan pada saksi A Charge
Dalam undang-undang iini juga tidak dibedakann antara saksi dan korban, dan juga tidak mengatur perlindungan saksi pelapor ( Whistleblower ). 94 Undang- undnag
KEWENANGAN KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 30 TAHUN 2002 TENTANG KOMISI..
Dalam perlindungan saksi, Undang-undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana belum memberikan kepastian perlindungan hukum yang cukup kepada saksi yang merupakan pelapor kasus