• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENERAPAN JAM SESSION DALAM PEMBELAJARAN GITAR PILIHAN 4 DI PRODI PENDIDIKAN MUSIK FAKULTAS BAHASA DAN SENI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENERAPAN JAM SESSION DALAM PEMBELAJARAN GITAR PILIHAN 4 DI PRODI PENDIDIKAN MUSIK FAKULTAS BAHASA DAN SENI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN."

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

PENERAPAN JAM SESSION DALAM PEMBELAJARAN

GITAR PILIHAN 4 DI PRODI PENDIDIKAN MUSIK

FAKULTAS BAHASA DAN SENI UNIVERSITAS

NEGERI MEDAN

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

Oleh :

EDWARD SITORUS

NIM. 2123140015

JURUSAN SENDRATASIK

FAKULTAS BAHASA DAN SENI

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)
(4)
(5)
(6)

i

ABSTRAK

Edward Sitorus. Nim 2123140015 “ Penerapan Jam Session Dalam

Pembelajaran Gitar Pilihan 4 Di Prodi Pendidikan Musik Fakultas Bahasa

Dan Seni Universitas Negeri Medan ”

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran gitar dengan menerapkan Jam Session, fungsi penerapan Jam Session, serta tanggapan mahasiswa dan dosen mengenai penerapan Jam Session dalam pembelajaran gitar Pilihan 4 di prodi pendidikan musik Unimed.

Penelitian ini berdasarkan pada landasan teoritis yang menjelaskan pengertian penerapan, pengertian Jam Session, teori pembelajaran, dan pengertian gitar

Penelitian ini dilakukan di Prodi Pendidikan Musik Unimed yang beralamat di Jalan Williem Iskandar Pasar V Medan pada Bulan Februari – Maret 2017. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah ,mahasiswa dan dosen prodi pendidikan musik dengan jumlah 14 mahasiswa dan 1 dosen, sedangkan sampel 4 mahasiswa dan 1 dosen. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan, observasi, wawancara, dan dokumentasi.

Pembelajaran gitar Pilihan 4 dengan menerapkan jam session di Prodi Pendidikan Musik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas negeri Medan ialah pertama sekali dosen mengharuskan mahasiswa gitar Pilihan 4 melakukan pemanasan (warming up) terlebih dahulu sebelum bermain gitar dengan memainkan tangga nada kromatik selama 10 menit. Dimana tujuannya agar jari-jari tidak kaku pada saat bermain gitar. Kemudian dosen memberikan materi tangga nada kepada mahasiswa gitar dengan menuliskan materi di papan tulis dan memberikan contoh kepada mahasiswa cara memainkankan tangga nada dan membuat beberapa lick gitar dari materi tersebut dan mempersilahkan mahasiswa untuk berlatih sendiri. Kemudian dosen mengumpulkan beberapa mahasiswa gitar, dan memainkan beberapa rythm gitar dengan progres akord yang di tentukan dan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berimprovisasi dengan satu persatu.

(7)

ii

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kepada Tuhan yang Maha Esa yang telah

memberikan rahmat dan berkat-Nya. Skripsi ini dapat diselesaikan dengan

baik. Skripsi ini sebagai syarat memperoleh gelar Sarjana Pendidikan di

Universitas Negeri Medan. Skripsi ini berjudul “ Penerapan Jam Session

dalam Pembelajaran Gitar Pilihan 4 di Prodi Pendidikan Musik Fakultas Bahasa Dan Seni Universitas Negeri Medan. “

Dalam pnyelesaian ini Skripsi ini tentunya tidak lepas dari bantuan

berbagai pihak baik moral maupun materi. Oleh karena itu, dengan ketulusan

dan kerendahan hati penulis menuturkan ucapan terimakasih yang tiada

terhingga kepada :

1. Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd., Rektor Universitas Negeri Medan.

2. Dr. Isda Pramuniati, M.Hum., Dekan Fakultas Bahasa dan Seni

Universitas Negeri Medan.

3. Uyuni Widiastuti, M.Pd., Ketua Jurusan Sendratasik Fakultas Bahasa

dan Seni Universitas Negeri Medan.

4. Dr. Pulumun P. Ginting, S.Sn., M.Sn., Ketua Prodi Pendidikan Musik dan

Pembimbing Skripsi I dan Narasumber II.

5. Adina Sastra Sembiring, M.Pd., Pembimbing Skripsi II dan Narasumber I

yang selalu memberikan motivasi dan semangat penulis.

(8)

iii

7. Kedua orang tua tercinta, Ayahanda M. Sitorus dan Ibunda T. Tobing

yang selalu mendidik, memberikan kasih sayang yang tak terhingga,

mendukung baik secara moril maupun materil, memeberikan motivasi,

semangat dan doa yang tulus dan tiada hentinya demi kesuksesan

penulis.

8. Teman-teman terbaik penulis Lucia Mariana Manalu dan teman-teman

mahasiswa Pendidikan Musik dan Stambuk 2012, yang telah

memberikan doa, motivasi untuk menyelesaikan Skripsi ini.

9. Teman-teman band dan management penulis AZKA Band, Parna Singer,

Fame Management, dan komunitas gitar KUGITARI yang memberikan

semangat kepada penulis.

Akhir kata penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada semua

pihak yang turut serta mendukung dan membantu penyelesaian Skripsi ini.

Semoga Tuhan memberikan berkat yang melimpah kepada seluruh pihak

yang telah memberikan bantuan kepada penulis dalam menyelesaikan

Skripsi ini. Semoga skripsi ini memberi manfaat bagi kita semua.

Medan, Maret 2017

Penulis,

(9)

iv

DAFTAR ISI

ABSTRAK ... i

KATA PENGANTAR ... ii

DAFTAR ISI ... iv

DAFTAR GAMBAR ... vii

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah ... 1

B. Identifikasi Masalah... 3

C. Pembatasan Masalah... 5

D. Rumusan Masalah... 6

E. Tujuan Penelitian... 6

F. Manfaat Penelitian... 7

BAB II LANDASAN TEORITIS DAN KERANGKA KONSEPTUAL A. Landasan Teoritis... 9

1. Pengertian Penerapan... 9

2. Pengertian Jam Session... ... 10

3. Teori Pembelajaran... 13

4. Pengertian Gitar... 17

(10)

v

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

A. Metodologi Penelitian... . 25

B. Lokasi dan Waktu Penelitian... 26

C. Populasi dan Sampel... 27

1. Populasi... 27

2. Sampel... 28

D. Tehnik Pengumpulan Data... 28

1. Studi Kepustakaan... 29

2. Observasi... 30

3. Wawancara... 31

4. Dokumentasi... 32

E. Tehnik Analisis Data... 32

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Mata Kuliah Gitar Pilihan 4... 34

B. Pembelajaran Gitar Pilihan Dengan Menerapkan JAM SESSION Di Prodi Pendidikan Musik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan... 34

(11)

vi

D. Tanggapan Dosen dan Mahasiswa Mengenai Penerapan JAM

SESSION Dalam Pembelajaran Gitar Pilihan 4 Di Prodi

Pendidikan Musik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri

Medan... ... 52

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan ... 55

B. Saran ... ... 56

DAFTAR PUSTAKA ... 57

(12)

vii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2. 1 Jamming Session ... 12

Gambar 2. 2 Bagian-bagian gitar akustik ... 18

Gambar 2. 3 Bagian-bagian gitar elektrik ... 21

Gambar 4. 1 Mahasiswa memberi contoh sikap berdiri yang baik dan benar ... 36

Gambar 4. 2 Mahasiswa memberi contoh sikap duduk yang baik dan benar ... ... 37

Gambar 4. 3 Cara memegang pick yang benar ... 39

Gambar 4. 4 Papan Tulis ... 41

Gambar 4. 5 Gitar ... 42

Gambar 4. 6 Kabel Gitar ... 43

Gambar 4. 7 Amplifier Gitar ... 44

Gambar 4. 8 Dosen Memberikan materi tangga nada dan memberikan contoh cara memainkannya ... 47

Gambar 4. 9 Dosen Menjelaskan materi tangga nada ke salah satu mahasiswa gitar ... 47

Gambar 4.10 Dosen dan Mahasiswa Melakukan Jam session dengan Menunjuk Satu Persatu Mahasiswa Melakukan Improvisasi ... 48

(13)

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Pembelajaran memiliki pengertian tersendiri bagi orang-orang

yang mengalaminya.Pembelajaran bukan merupakan istilah asing di dunia

pendidikan, terutama kepada para pengajar/pendidik, siswa maupun

mahasiswa. Melalui pembelajaran, diharapkan terjadi perubahan perilaku

pada peserta didik dalam proses kegiatan belajar dengan menggunakan

strategi dan metode tertentu.

Musik adalah cabang seni yang tidak terpisahkan dari kehidupan

manusia. Musik memberikan pengaruh besar terhadap kemampuan

berpikir manusia yang dapat diwujudkan dalam bentuk pembelajaran.

Musik begitu sempurna disebabkan adanya prinsip-prinsip yang harus

dipenuhi oleh sebuah karya musik, yaitu prinsip keindahan, prinsip

ukuran, proporsi, serta prinsip harmoni. Prinsip-prinsip tersebut sangat

berperan dalam pembentukan identitas seseorang, sebab musik memiliki

pengaruh yang cukup kuat dalam membentuk perilaku atau dengan kata

lain musik juga dapat berperan sebagai pondasi dalam pembentukan gaya

(14)

2

Musik juga sejenis fenomena intuisi, untuk menciptakan sesuatu

dengan ekspresi jiwa, memperbaiki dan mempersembahkannya. Musik

juga merupakan suara yang disusun teratur dari irama yang dihasilkan oleh

alat – alat musik. Salah satu alat musik yang telah berevolusi ialah Gitar.

Dalam pembelajaran gitar ini juga dibutuhkan kegiatan-kegiatan yang

berinteraksi satu dengan yang lain sepertiJAM SESSION.

Sejarah musik mencatat bahwa bentuk “permainan bersama” dalam

musik merupakan sebuah jalur komunikasi budaya, yang seperti kita lihat

dalam dunia musik hanya musik Jazz sajalah yang masih tidak lekang

mempertahankan tradisi kebersamaan melalui dialog musikal. Dalam

ranah itulah kemudian dikenal istilah JAMMING.

Di Indonesia juga sudah mulai menerapkan JAM SESSION dalam

pembelajaran gitar, baik di sekolah, universitas dan juga lembaga –

lembaga yang mengajarkan gitar.Pembelajaran gitar di prodi pendidikan

musik fakultas bahasa dan seni Universitas Negeri Medan mengajarkan

mahasiswanya tentang pengenalan gitar, jenis–jenis tangga nada,

memainkan partitur lagu dan sebagainya. Setelah mahasiswa melakukan

kegiatan tersebut rasa jenuh muncul sehingga dosen mengambil inisiatif

untuk mengurangi rasa jenuh mahasiswa saat belajar gitar yaitu dengan

menerapkan JAM SESSION. Penerapan ini berlaku di pembelajaran gitar

pilihan 4 (empat)di Prodi Pendidikan Musik Fakultas Bahasa dan Seni

Universitas Negeri Medan. Penerapan ini sangat berkontribusi dalam

(15)

3

Pendidikan Musik Universitas Negeri Medan.JAM SESSIONtelah diterima

dan diterapkan dalam pembelajaran gitar pilihan 4 (empat) di prodi

pendidikan musik fakultas bahasa dan seni di universitas negeri medan

.Ketertarikan mahasiswa gitar pilihan 4 (empat) untuk menerapkan

kegiatan JAM SESSION pada pembelajaran gitar pilihan 4 (empat) di

prodi pendidikan musik bukan semata hanya karena karakteristik

penampilan saja, melainkan untuk meningkatkan kreatifitas mereka dalam

berimprovisasi gitar.

JAMSESSIONsendiri bisa diartikan kegiatanmusik dimana para

pemusik “bermain” atau.berimprovisasi tanpa persiapan sama sekali dan

juga tanpa aransemen yang dipersiapkan sebelumnya. Dengan kata lain

Spontanitas merupakan akar pijakannya.

Sehubungan dengan hal tersebut, peneliti merasa tertarik untuk

mengetahui dan melakukan penelitian kegiatan untuk

mendeskripsikan"Penerapan JAM SESSION Dalam Pembelajaran

Gitar pilihan 4 di Prodi Pendidikan Musik Fakultas Bahasa Dan Seni

Universitas Negeri Medan”.

B. Identifikasi Masalah

Identifikasi masalah adalah pengenalan masalah atau inventarisir

masalah. Identifikasi masalah adalah suatu proses penelitian yang boleh

dikatakan paling penting diantara proses lain. Menurut Sumadi Suryabrata

(16)

4

“Masalah yang harus dipecahkan atau dijawab melalui penelitian

selalu ada tersedia dan cukup banyak, tinggalah si peneliti mengidentifikasinya, memilihnya, dan merumuskannya. Walaupun demikian, agar seseorang ilmuan mempunyai mata yang cukup jeliuntuk menemukan masalah tersebut, dia harus cukup berlatih"

Sesuai pendapat tersebut dan uraian yang terdapat pada latar

belakang masalah, maka permasalahan penelitian ini dapat di

identifikasikan sebagai berikut :

1. Bagaimana pembelajaran gitar pilihan dengan menerapkan JAM

SESSION di prodi pendidikan musik Unimed?

2. Apa saja fungsi penerapan JAM SESSION dalam pembelajaran

gitar pilihan 4 (empat)di prodi pendidikan musik Unimed?

3. Bagaimana tanggapan mahasiswa dan dosen mengenai penerapan

JAM SESSION dalam pembelajaran gitar pilihan 4 (empat)di prodi

pendidikan musik Unimed?

4. Bagaimana efektifitas penerapan JAM SESSIONdalam

pembelajaran gitar pilihan 4 (empat)di prodi pendidikan musik

Unimed?

5. Kendala- kendala apa saja yang terjadi saat belajar dengan

menerapkan JAM SESSION dalam pembelajaran gitar pilihan 4

(17)

5

C. Pembatasan Masalah

Batasan masalah adalah ruang lingkup masalah atau membatasi

ruang lingkup masalah yang terlalu luas sehingga penelitian lebih bisa

fokus untuk dilakukan. Batasan masalah itu dalam arti lain sebenarnya

menegaskan atau memperjelas yang menjadi masalah. Menurut Pendapat

Sugiyono (2013:286) yang mengatakan bahwa: “Pembatasan dalam

penelitian kualitatif lebih didasarkan pada tingkat kepentingan masalah

yang akan dipecahkan, selain juga faktor keterbatasan tenaga, dana dan

waktu.

Berdasarkan pendapat tersebut, maka penulis membatasai masalah

penelitian sebagai berikut:

1. .Bagaimana pembelajaran gitar pilihandengan menerapkan JAM

SESSION di prodi pendidikan musik Unimed?

2. Apa saja fungsi penerapan JAM SESSION dalam pembelajaran

gitar pilihan 4 (empat)di prodi pendidikan musik Unimed?

3. Bagaimana tanggapan mahasiswa dan dosen mengenai penerapan

JAM SESSION dalam pembelajaran gitar pilihan 4 (empat) di

(18)

6

D. Perumusan Masalah

Dari identifikasi masalah seperti yang telah diungkapkan

sebelumnya, maka akan dijelaskan rumusan masalah penulisan ini.

Perumusan masalah merupakan pertanyaan yang lengkap dan terperinci

mengenai ruang lingkup permasalahan yang akan di teliti berdasarkan

identifikasi masalah dan pembatasan masalah. Dalam perumusan masalah

kita akan mampu yang sekaligus lebih mempertajamarah penulisan.

Rumusan masalah merupakan suatu titik fokus dari sebuah

penelitian yang hendak dilakukan, sebuah penelitian berupaya untuk

menemukan jawaban pertanyaan, maka dari itu perlu dirumuskan dengan

baik sehingga dapat mendukung untuk menemukan jawaban pertanyaan.

Berdasarkan identifikasi dan pembatasan masalah yang di

kemukakan, maka masalah dalam penelitian ini dirumuskan sebagai

berikut : “Bagaimanakah Penerapan JAM SESSION Dalam Pembelajaran

Gitar pilihan 4 (empat)di Prodi Pendidikan Musik Fakultas Bahasa dan

Seni Universitas Negeri Medan.?”

E. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian mengungkapkan sasaran yang ingin dicapai

(19)

7

dilakukan tidak terarah karena tidak tahu apa yang akan dicapai dalam

kegiatan tersebut.

Dalam hal ini, penulis merupakan salah satu dari kajian dalam

bidang pendidikan musik dan berhubungan dengan penerapan JAM

SESSIONdalam Pembelajaran Gitar pilihan 4 (empat) di Prodi Pendidikan

Musik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan.

Adapun tujuan yang ingin dicapai penulis dalam penelitian ini,

yaitu :

1. Untuk mengetahui pembelajaran gitar pilihan dengan menerapkan JAM

SESSION di Prodi Pendidikan Musik Unimed.

2. Untuk mengetahui fungsi penerapan JAM SESSION dalam

pembelajaran gitar pilihan 4 (empat) di Prodi Pendidikan Musik

Unimed.

3. Untuk mengetahui bagaimana penerapan JAM SESSION dalam

pembelajaran gitar pilihan 4 (empat) di Prodi Pendidikan Musik

Unimed.

F. Manfaat Penelitian

Menurut pendapat Sugiyono (2010:291) setiap penelitian diharapkan

(20)

8

Berdasarkan pendapat tersebut maka manfaat penelitian merupakan hal-hal

yang diharapkan dari hasil penelitian dalam hal pengembangan ilmu dan

praktik.

Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat sebagai berikut:

1. Untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang penerapan JAM

SESSION dalam pembelajaran gitar.

2. Proses belajar mengajar kelak yang diharapkan meningkatkan

kreatifitas dalam pemebelajaran gitar di Unimed.

3. Dapat dijadikan data untuk bahan penelitian selanjutnya terkait

penerapan JAM SESSION dalam pembelajaran gitar.

4. Sebagai bahan dokumentasi untuk menambah refrensi di Prodi

Pendidikan Musik, yang berhubungan dengan proses pembelajaran

gitar dengan penerapan JAM SESSION

5. Sebagai bahan perbandingan bagi peneliti selanjutnya, yang relevan

dengan topik ini.

6. Sebagai bahan masukan bagi Universitas Negeri Medan khususnya

Prodi Pendidikan Musik, dengan harapan melalui hasil penelitian ini,

penerapan JAM SESSION dapat lebih disosialisasikan penggunaannya

(21)

55

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di Prodi

Pendidikan Musik Fakultas Bahasa Dan Seni Universitas Negeri Medan,

maka disimpulkan bahwa Penerapan Jam Session Dalam Pembelajaran Gitar

Pilihan 4 di Prodi Pendidikan Musik Fakultas Bahasa Dan Seni Universitas

Negeri Medan sangat baik untuk mahasiswa gitar pilihan 4 karena selain

untuk menambah rasa percaya diri, menentukan karakter bermain,

mendorong dan memotivasi mahsiswa untuk menciptakan lick-lick (tehnik

solo) gitar dan menambah wawasan bermusik. Hal ini bisa dilihat dengan

adanya tanggapan mahasiswa yang dimana setiap mahasiswa memberikan

komentar positif mengenai Penerapan Jam Session Dalam Pemebelaran Gitar

Pilihan 4.

Demikian juga tanggapan dosen yang mengajar matakuliah gitar

pilihan 4 yaitu Bapak Adina Sastra Sembiring, M.Pd yang juga memberikan

tanggapan positif mengenai Penerapan Jam Session Dalam Pembelajaran

Gitar Pilihan 4. Karena dengan adanya Penerapan Jam Session Dalam

Pembelajaran Gitar Pilihan 4 hubungan antara dosen dan mahasiswa menjadi

(22)

56

B. Saran

Berdasarkan dari kesimpulan yang telah diuraikan, penulis

mengajukan beberapa saran, diantaranya sebagai berikut :

1. Bagi peneliti selanjutnya peneliti harus lebih mengetahui

dasar-dasar teori untuk meneliti jam session tersebut, seperti

teori fungsi dan teori analisa musikal yang ada agar hasil

penelitian tersebut lebih baik lagi.

2. Hendaknya penerapan jam session dalam pembelajaran gitar

pilihan di Prodi Pendidikan Musik Fakultas Bahasa Dan Seni

Universitas Negeri Medan lebih ditingkatkan lagi, agar

mahasiswa lebih ,memahami dan lebih percaya diri dalam

(23)

57

DAFTAR PUSTAKA

Amri M Tampubolon, 2016. Penggunaan Media Backing Track Dalam Pembelajaran Gitar pilihan Di Prodi Pendidikan Musik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan.

Arikunto Suharsimi, 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : Rineka Cipta

Arsyad, Azhar, 2013. Media pembelajaran. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

Burdiningsih, Asri. (2012). Belajar Dan Pembelajaran. Jakarta : PT Rineka Cipta

Deded Er Moerad, 1995. Jazz Indonesia. Jakarta: Matra Multimedia

Dio Pradana, 2014. Pembelajaran Gitar Elektrik Dengan Penggunaan Modes C Lydian Dalam Improvisasi Di Brother Music Medan.

.Hamdani (2010). Strategi Belajar Mengajar. Bandung : Pustaka Setia

John F. Szwed, 2000. A Complete Guide to Learning and Loving Jazz (Memahami dan Menikmati Jazz). Jakarta: PT Gramedia

Kurniawan, Wiji (2014). Trik Instan Jago Main Gitar Secara Otodidak Untuk Pemula. Jakarta : PT Serambi

Michael Gunadi Wijaya http://imajiner07.blogspot.co.id/2014/02jamming-jazz-artikel-staccato-februari.html?m=1

Nurdin dan Usman (2004) Pengertian Penerapan.

Sugiyono (2011). Metode Penelitian Pendidikan (pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D), Bandung : CV Alfabeta.

Referensi

Dokumen terkait

[r]

Praptoyo (2008) dalam penelitian menyatakan bahwa sifat fisika yang lain, yaitu perubahan dimensi berupa penyusutan dan pengembangan untuk kayu Nangka adalah penyusutan

Kaum Anshar adalah orang-orang Madinah yang beriman kepada Allah SWT, berjanji kepada Nabi Muhammad SAW dan kaum Muhajirin untuk bersama-sama berjuang di jalan

Dengan demikian kegiatan demonstrasi ini walaupun belum menunjukkan adanya keuntungan yang besar namun sudah dapat menunjukkan bahwa tidak perlu lagi takut dan trauma

Rasio pertama yang digunakan sebagai alat diskriminan adalah rasio modal kerja terhadap total aktiva, ini seringkali dijumpai dalam studi kasus permasalahan perusahaan, ini

Seseorang haruslah memiliki pemaham yang mendalam tentang perkara yang ada, memiliki pengetahuan yang juga menyeluruh tentang dalil yang ada dalam ketiga sumber hukum Islam yang

Selain itu, juga dilakukan penetapan kawasan Usaha Tani berdasarkan kondisi dan potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, dan sumber daya buatan; fasilitasi Asuransi

Bila dalam wawancara, Saudara ditanya berapa gaji yang saudara inginkan, bagaimana cara menjawab pertanyaan itu dengan baik tanpa menimbulkan kesan bahwa Saudara pencari gaji