• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bahan alam dari tanaman

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Bahan alam dari tanaman"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Bahan alam dari tanaman yang dapat diolah menjadi seni kriya adalah daun kelapa, daun pandan, daun lontar, rotan, rumput-rumputan, pandan laut, eceng gondok, dan bambu. Bahan anyaman tersebut tidak tumbuh di seluruh wilayah Indonesia sehingga pengrajin harus

mendatangkannya dari daerah lain. Namun demikian pada umumnya pengrajin lebih

memanfaatkan bahan setempat yang lebih mudah didapat sehingga mempermudah produksi. Salah satu bentuk usaha kerajinan yang mendukung kelestarian alam sekaligus mendorong kearifan lokal adalah pemanfaatan eceng gondok sebagai bahan anyaman. Serat tanaman ini kuat dan lentur sehingga dapat menjadi bahan baku anyaman untuk perabot atau furniture. Dengan demikian eceng gondok yang selama ini dikenal sebagai tanaman hama dapat diolah menjadi produk yang mempunyai nilai jual tinggi.

Di wilayah Indonesia Timur bahan alam yang sering digunakan untuk anyaman antara lain rumput ketak. Kerajinan anyaman ketak ini ini dikenal di Mataram – Lombok untuk

menghasilkan produk seperti tas, nampan, gelas, dan ornamen ruangan lainnya.

Anyaman lontar adalah anyaman yang dibuat dari daun lontar dan sudah berkembang sejak zaman dahulu. Anyaman Lontar ini hanya terdapat di wilayah Desa Suradadi Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur. Bahan bakuanyaman lontar ini tidak terdapat di Desa Suradadi, tetapi didatangkan dari pulau tetangga yakni Pulau sumbawa. Di sana daun lontar dijadikan anyaman untuk membuat berbagai jenis kebutuhan rumah tangga seperti tembolak,songkoq (topi ), hiasan dinding, tas, kempu, ceraken dan alat alat lainnya.

(2)

Jobsheet:

1. Bentuk 3-4 siswa

2. Pilihlah salah satu jenis bahan alam tanaman

3. Carilah penjelasan tentang jenis, sifat dan pemanfaatannya.

Referensi

Dokumen terkait

Serat dari limbah hasil pertanian dari bambu dan kelapa untuk bahan bangunan, masih belum banyak digunakan, maka pengolahan lanjutan membentuk bahan lebih

Pada proses pencelupan bahan tekstil dengan zat warna alam dibutuhkan proses fiksasi (fixer) yaitu proses penguncian warna setelah bahan dicelup dengan zat warna alam

Masyarakat Desa Landau Garong Kabupaten Melawi memanfaatkan tumbuhan rotan, bambu, pandan dan daun kelapa sebagai bahan baku untuk membuat anyaman berupa peralatan

Industri Kerajinan Rotan yang berada di Desa Trangsan, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo merupakan industri kreatif yang mengubah bahan mentah rotan menjadi

Menilai tingkat pengaruh kerusakan akan keberadaan tambang terhadap daerah di sekitarnya yang kemudian dapat di jadikan dasar peningkatan pemahaman masyarakat di kawasan Desa

Berdasarkan uraian tersebut penggunaan bahan komposit dengan penguat serat bambu untuk komponen penyerap energi belum ada yang melakukan dan berpotensi untuk dapat

Melakukan observasi pada kegiatan Industri kecil Perajinan jenang dari bahan santan kelapa di Desa Kaliputu sebagai sentra industri jenang, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus ini

Tom Indigofera tinctoria 2,56% Berdasarkan wawancara dengan seluruh narasumber tentang pemanfaatan jenis tanaman sebagai bahan bangunan dan bahan kerajinan terdapat 10 spesies yang