IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS LEMBAR KERJA SISWA (LKS) DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA
PEMBELAJARAN BIOLOGI DI KELAS X IPA MAN PEMATANGSIANTAR T.P. 2016/2017
Oleh :
Citra Rezki Kusuma NIM4122141022
Program Studi Pendidikan Biologi
SKRIPSI
Diajukan Untuk Memenuhi Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
RIWAYAT HIDUP
Citra Rezki Kusuma dilahirkan di Sahkuda Bayu Pasar Lama, pada tanggal
08 November 1994. Ibu bernama Saprida dan ayah bernama Kusno, dan
merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Pada tahun 2000, penulis masuk
SD Negeri 096134 Sahkuda, dan lulus pada tahun 2006. Pada tahun 2006, penulis
melanjutkan sekolah MTs Negeri Siantar, dan lulus pada tahun 2009. Pada tahun
2009, penulis melanjutkan sekolah di MAN Pematangsiantar dan lulus tahun
2012. Pada tahun 2012, penulis diterima masuk di Program Studi Pendidikan
Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri
Medanmelalui jalur ujian tertulis SNMPTN dan lulus ujian meja hijau pada
tanggal 12 Agustus 2016. Kegiatan intrakulikuler yang pernah diikuti antara lain
UKMI Ar- Rahman. Selain kegiatan intrakulikuler, penulis juga aktif menjadi
anggota organisasi ekstrakulikuler yaitu KAMMI, HMJ, juga organisasi yang
berada dibawah naungan HMJ Biologi yaitu BIOTA dan Fostibi. Selama kuliah
penulis sering mengikuti lomba penulisan karya ilmiah baik yang dilaksanakan
iii
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS LEMBAR KERJA SISWA (LKS) DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA
PEMBELAJARAN BIOLOGI DI KELAS X IPA MAN PEMATANGSIANTAR T.P. 2016/2017
Citra Rezki Kusuma (NIM 4122141022)
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk bagaimana mengetahui penerapan LKS dengan pendekatan saintifik di kelas X IPA MAN Pematangsiantar. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui kemampuan kognitif dan kemampuan psikomotorik (penilaian produk) pada pembelajaran biologi berbasis LKS dengan pendekatan saintifik. Instrumen soal diberikan sebelum dan sesudah pelaksanaan pembelajaran. Selain itu, untuk mengukur kemampuan psikomotorik siswa (penilaian produk) digunakan rubrik penilaian produk. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif yaitu dengan menghitung nilai rata-rata untuk mengukur kemampuan kognitif, sedangkan untuk mengukur kemampuan psikomotorik (penilaian produk) digunakan penilaian berdasarkan rubrik. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan LKS dengan pendekatan saintifik dapat meningkatkan hasil belajar siswa (kemampuan kognitif) dan kemampuan psikomotorik (penilaian produk) pada siswa kelas X IPA 2 MAN Pematangsiantar T.P. 2016/2017. Hal ini terlihat dari perubahan nilai kognitif siswa pada saat pretes dan postes dengan kategori cukup baik. Pada saat pretes, nilai rata-rata siswa adalah 51,7 sedangkan setelah diberi pembelajaran kemudian dilaksanakan postes, nilai rata-rata postes siswa meningkat menjadi 70. Perubahan bukan hanya terjadi pada kemampuan kognitif siswa saja, namun kemampuan psikomotorik (penilaian produk) siswa juga terlihat baik dengan nilai rata-rata 83.
IMPLEMENTATION OF LEARNING BASED WORKSHEET WITH SCIENTIFIC APPROACH IN BIOLOGY LEARNING CLASS X
MAN PEMATANGSIANTAR ACADEMIC YEAR 2016/2017
Citra Rezki Kusuma (NIM 4122141022)
ABSTRACT
This research aims to determine how the application of LKS with scientific approach in class X MAN IPA Pematangsiantar.This research also to determine in the process of learning as measured through cognitive abilities and psychomotor abilities (assessment of products) in biology learning based LKS with scientific aproach.The tes was given before and after the implementation of learning. In addition, to measure psychomotor abilities of students (product assessment) assessment rubric used products. Data were analyzed using quantitative analysis by calculating the average value to measure cognitive ability, whereas to measure psychomotor abilities (product assessment) used an assessment based on a rubric. The results of data analysis showed that the implementation of learning based worksheets with scientific approach had can improve student learning outcomes (cognitive ability) and psychomotor abilities (product assessment)in class X IPA 2 MAN Pematangsiantar T.P. 2016/2017. This is evident from the change in value during the student's cognitive pretest and posttest with the category quite well. At the time of the pretest, students' average score was 51.7 while after being given a lesson then held postes, the average post-test score of students increased to 70. The change is not only happening on the cognitive abilities of students, but psychomotor abilities (product assessment) students also look good with an average value of 83.
v
KATA PENGANTAR
Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Rabb Alam semesta yang menciptakan manusia dengan penciptaan yang paling sempurna. Dia-lah yang melengkapi manusia dengan akal sehingga manusia berpikir dan mempunyai hasrat untuk senantiasa mencari kebenaran, senantiasa belajar sepanjang hayatnya, senantiasa berpikir sepanjang rentang kehidupannya agar menjadi pribadi yang bermakna serta mampu menyelesaikan masalah yang
dihadapinya, senantiasa memberikan kesehatan dan keberkahan kepada penulis sehingga penelitian ini dapat diselesaikan dengan baik sesuai dengan waktu yang direncanakan.
Atas berkat rahmat dan ridho-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi untuk memperoleh gelar sarjana pendidikan. Shalawat dan salam tercurah kepada sosok luar biasa yang memberi tauladan dalam kehidupan ini yakni Baginda Rasulullah SAW, keluarga dan para sahabat serta seluruh generasi setelahnya.
Pada kesempatan ini penulis menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu dalam menyelesaikan skripsi yang berjudul “Implementasi Pembelajaran Biologi Berbasis Lembar Kerja Siswa (LKS) dengan Pendekatan Saintifik di Kelas X IPA MAN Pematangsiantar T.P. 2016/2017” ini, antara lain :
1. Bapak Prof. Dr.Syawal Gultom, M.Pd selaku Rektor Universitas Negeri Medan.
2. Bapak Dr. Asrin Lubis, M.Pd. selaku Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam beserta bapak Prof. Herbert Sipahutar, MS.,M.Sc, selaku Wakil Dekan Bidang Akademik, bapak Prof. Dr. Mukhtar, M.Pd selaku Dekan Bidang Umum dan Keuangan dan bapak Drs. M. Yusuf
Nasution, M.Si selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan. 3. Bapak Dr. Hasruddin, M.Pd. selaku Ketua Jurusan Biologi.
5. Bapak Dr. M. Yusuf Nasution, M.Si, Ibu Dra. Masdiana Sinambela, M. Si, dan Ibu Endang S. Gultom, S.Si.,M.Si.,Apt. selaku dosen penguji yang telah memberikan masukan kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.
6. Seluruh dosen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Medan yang telah memberikan pengetahuan dan jasanya kepada penulis selama empat tahun mengikuti perkuliahan.
7. Seluruh staf dan pegawai Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan
Alam Universitas Negeri Medan atas bantuan kepada penulis terutama dalam urusan surat-menyurat.
8. Bapak Drs. Rizal Pulungan selaku kepala MAN Pematangsiantar beserta wakilnya serta seluruh guru dan civitas akademika di MAN Pematangsiantar khususnya guru Biologi Ibu Siti Khairani, S.Pd yang telah membantu penulis melakukan penelitian di MAN Pematangsiantar. 9. Teristimewa kepada kedua orang tuaku tercinta, Abi Kusno dan Umi
Saprida. Melalui mereka lah saya temukan dan rasakan nikmat cinta yang tiada henti-hentinya, serta doa dan dukungan baik itu moril maupun materil. Umi dan Abi adalah inspirasi,motivator dan penopang terbesar penulis dalam menyelesaikan studi ini. Tak lupa buat dua adinda penulis yang paling tersayang, Intan Gumilang dan Fahriyah Ardiningrum. Terima kasih atas bantuan dalam bentuk doa, semangat dan dukungan yang telah kalian berikan selama penyelesaian skripsi ini.
10.Terima kasih kepada murabbiyah dan sahabat yang kucintai karena Allah, Agus Trianingsih Siregar, S.Pd, Nurhasanah Harahap, S.Pd, Rahmah Hayati, S.Pd, Syahrina Hayati, dan Marlina yang tidak pernah bosan memberikan motivasi dan doa terbaik untuk penulis.
vii
menghibur penulis untuk menghilangkan kejenuhan dalam penyusunan skripsi.
12.Terima kasih kepada rekan-rekan seperjuangan PPLT SMANSATA atas doa dan dukungan yang selalu diberi kepada penulis.
13.Terima kasih kepada rekan-rekan mahasiswa bimbingan skripsi Ibu Dr. Melva Silitonga, MS. yaitu Enny Agustina, Emi Suryana, Durriyah dan Khairunnisa yang selalu memberikan informasi, bantuan, dan motivasi dalam penyelesaian skripsi ini.
14.Terima kasih kepada siswa-siswi X IPA 2 MAN Pematangsiantar T.P. 2015/2016 atas bantuan, doa dan partisipasinya dalam membantu penulis menyelesaikan skripsi ini.
15.Terima kasih juga kepada teman-teman seperjuangan akhwat tangguh 2012, Generasi Tarbiyah 2012, serta seluruh keluarga besar KAMMI Se-Unimed khususnya KAMMI Garuda, dan keluarga besar UKMI Ar- Rahman Unimed yang selalu memberikan motivasi kepada penulis untuk menyelesaikan skripsi ini.
Penulis telah berupaya dengan semaksimal mungkin dalam penyelesaian skripsi ini, namun penulis menyadari masih banyak kelemahan baik dari segi isi maupun tata bahasa, untuk itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun dari pembaca demi sempurnanya skripsi ini. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi kita semua, saya ucapkan terima kasih.
Medan, Agustus 2016 Penulis
DAFTAR ISI
Halaman
Lembar Pengesahan i
Riwayat Hidup ii
Abstrak iii
Kata Pengantar iv
Daftar Isi viii
Daftar Gambar ix
Daftar Tabel x
Daftar Lampiran xi
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah 1
1.2 Identifikasi Masalah 4
1.3 Batasan Masalah 4
1.4 Rumusan Masalah 4
1.5 Tujuan Penelitian 5
1.6 Manfaat Penelitian 5
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Kerangka Teoritis 7
2.1.1 Pendekatan Saintifik(Scientific Approach) 7
2.1.2 Ranah Pendekatan Saintifik 8
2.1.3 Langkah-Langkah Pembelajaran Saintifik 9
2.2 Lembar Kerja Siswa (LKS) 11
2.2.1 Pengertian LKS 11
2.2.2 Manfaat LKS 12
2.2.3 Langkah-langkah Penyusunan LKS 12
2.3 Ruang Lingkup Biologi 14
2.3.1 Karakteristik Makhluk Hidup 14
2.3.2 Biologi sebagai Ilmu 16
2.3.3 Kerja Ilmiah 18
2.3.4 Objek-Objek dan Permasalahan dalam Biologi 19
2.3.5 Manfaat Mempelajari Biologi 21
2.4 Kerangka Konseptual 22
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian 23
3.2 Populasi dan Sampel 23
3.2.1 Populasi Penelitian 23
3.2.2 Sampel Penelitian 23
ix
3.4 Rancangan Penelitian 23
3.5Prosedur Penelitian 24
3.5.1 Tahap Persiapan Penelitian 24
3.5.2 Tahap Pelaksanaan Penelitian 25
3.6Instrumen Penelitian 25
3.6.1 Penilaian Kognitif (Tes) 25
3.6.2 Penilaian Psikomotorik (Produk) 26
3.7 Teknik Pengumpulan Data 28
3.8 Uji Coba Instrumen Penelitian 29
3.8.1 Uji Validitas 29
3.8.2 Uji Reliabilitas Tes
3.8.3 Indeks Kesukaran Tes 30
3.8.4 Daya Pembeda Tes 31
3.9 Teknik Analisis Data 32
3.9.1 Kemampuan Kognitif 32
3.9.2 Kemampuan Psikomotorik (Penilaian Produk) 33
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.1Deskripsi Hasil Penelitian 34
4.1.1 Kemampuan Kognitif 34
4.1.2 Penilaian Produk 35
4.2Pembahasan Penelitian 36
4.2.1 Penerapan Pembelajaran berbasis Lembar Kerja Siswa (LKS)
dengan Pendekatan Saintifik 37
4.2.2 Kemampuan Kognitif 38
4.2.3 Kemampuan Psikomotorik (Penilaian Produk) 39
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
5.1Kesimpulan 41
5.2Saran 41
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 2.1 Komponen aktivitas ilmiah 7
Gambar 2.2 Pendekatan saintifik dan tiga ranah yang disentuh 9 Gambar 2.3 Diagram Alur Langkah-langkah Penyusunan LKS 14 Gambar 2.4 Beberapa ciri kehidupan (1)bergerak; (2) bereproduksi;
(3) tumbuh; (4) mengambil nutrisi; (5) peka terhadap rangsang 15 Gambar 2.5 Kedudukan biologi sebagai bagian dari sains 17
Gambar 2.6 Bagan pola kerja ilmiah 19
Gambar 2.7 Rancangan eksperimen 19
Gambar 2.8 Hierarki organisasi kehidupan 20
Gambar 4.1 Diagram pretes dan postes kelas X IPA 2 pada
xi
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 3.1 Rancangan Penelitian 24
Tabel 3.2 Kisi-kisi Soal Kemampuan Kognitif 26 Tabel 3.3 Lembar Penilaian Kerja Ilmiah 27 Tabel 3.4 Rubrik Penilaian Kerja Ilmiah 28 Tabel 3.5 Klasifikasi Indeks Reliabilitas Soal 30 Tabel 3.6 Kriteria Penilaian Kemampuan Kognitif 33
Tabel 3.7Perhitungan Nilai 33
Tabel 3.8Kriteria Penilaian Kerja Ilmiah 33 Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Nilai Pretes dan Postes 34
DAFTAR LAMPIRAN
Halaman
Lampiran 1 Silabus 45
Lampiran 2 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Pertemuan 1 52
Lampiran 3 Lembar Kerja Siswa Pertemuan 1 58
Lampiran 4 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Pertemuan 2 62
Lampiran 5 Lembar Kerja Siswa Pertemuan 2 68
Lampiran 6 Format Wawancara 71
Lampiran 7 Instrumen Penelitian 73
Lampiran 8 Hasil Uji Validitas Data Dengan Ms. Excel 80
Lampiran 9 Perhitungan Validitas Soal 81
Lampiran 10 Hasil Uji Reliabilitas Dengan Menggunakan Ms. Excel 83
Lampiran 11 Perhitungan Reliabilitas Soal 84
Lampiran 12 Hasil Uji Tingkat Kesukaran Soal 85
Lampiran 13 Perhitungan Tingkat Kesukaran Soal 86
Lampiran 14 Hasil Uji Daya Beda Soal 87
Lampiran 15 Perhitungan Daya Beda Soal 88
Lampiran 16 Hasil Pretes Siswa X IPA 2 89
Lampiran 17 Perhitungan Nilai Rata-Rata Pretes Siswa X IPA 2
MAN Pematangsiantar T.P. 2016/2017 90
Lampiran 18 Hasil Postes Siswa X IPA 2 91
Lampiran 19 Perhitungan Nilai Rata-Rata Postes Siswa X IPA 2
MAN Pematangsiantar T.P. 2016/2017 92
Lampiran 20 Data Penilaian Produk (Kemampuan Psikomotorik) 93
Lampiran 21 Dokumentasi 94
1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1Latar Belakang Masalah
Pembelajaran dapat menjadi hal yang menarik dengan berbagai cara.
Pembelajaran disekolah dapat dilaksanakan dengan menggunakan metode,
strategi, pendekatan pembelajaran, fasilitas yang ada, serta bahan ajar. Bahan ajar
sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran untuk dapat membangkitkan
keinginan, minat siswa, motivasi dan pemahaman dalam kegiatan belajar. Selain
itu, bahan ajar juga mempermudah guru dalam melaksanakan pembelajaran dan
siswa akan lebih terbantu dalam belajar (Trianto, 2011).
Bahan ajar adalah bahan yang digunakan oleh guru dalam melaksanakan
kegiatan belajar mengajar. Bahan ajar bisa berupa bahan tertulis maupun bahan
tidak tertulis. Bahan ajar dapat dibuat dalam berbagai bentuk sesuai dengan
kebutuhan dan karakteristik materi ajar yang akan disajikan di sekolah. Salah satu
contoh bahan ajar yang dapat membantu proses pembelajaran yaitu Lembar Kerja
Siswa (LKS) (Husna, 2015).
Menurut Majid (2011) Lembar Kerja Siswa (student worksheet) adalah
lembaran-lembaran berisi tugas yang harus dikerjakan oleh siswa. Lembar
kerja biasanya berupa petunjuk, langkah-langkah untuk menyelesaikan suatu
tugas. Menurut Husna (2015) LKS bukanlah perangkat yang baru bagi guru dalam
proses penyampaian pembelajaran.
LKS yang digunakan di sekolah kebanyakan hanya berisi ringkasan dari
materi pelajaran atau review dari pokok bahasan setiap topik yang akan dipelajari
siswa bahkan sebagian lagi hanya berisi soal latihan atau pertanyaan-pertanyaan
dan tidak melatih siswa untuk melakukan proses penyelidikan. Bentuk LKS
seperti ini dapat dilihat pada LKS yang disusun sendiri oleh guru maupun LKS
yang diperoleh dari penerbit (Husna, 2015). Dalam hal ini, siswa akan terbebani
karena harus menjawab soal-soal yang ada bukan menemukan konsep dari materi,
demikian juga guru akan terbebani dengan pekerjaan mengoreksi pekerjaan siswa
Selain berperan membantu guru dalam mengarahkan siswa menemukan
berbagai konsep melalui aktivitasnya sendiri, LKS juga seharusnya berisi
petunjuk atau langkah-langkah yang harus dilakukan oleh siswa untuk
menyelesaikan suatu tugas, dan berfungsi membantu siswa dalam memadukan
aktivitas fisik dan mental mereka selama proses pembelajaran sehingga siswa
mampu menuangkan ide-ide kreatifnya, mampu berpikir secara kritis, serta dapat
menjalin kerjasama baik antar individu maupun dengan kelompok (Husna, 2015).
Pembelajaran dengan menggunakan LKS dapat meningkatkan aktivitas
belajar siswa sehingga siswa dapat belajar sendiri serta menemukan berbagai fakta
mengenai pelajaran secara sendiri. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Sugianto
(2013) diperoleh data kemampuan kerja ilmiah siswa pada saat pembelajaran
menggunakan LKS berbasis keterampilan proses sains (berbasis saintifik)
termasuk dalam kategori baik. Nilai kerja ilmiah siswa lebih dari 85% secara
klasikal masuk dalam kriteria baik. Faiza (2015) melaporkan hasil postes siswa
pada pembelajaran berbasis LKS lebih baik dari kelas kontrol. Dwi (2013)
mengatakan dalam penelitiannya bahwa adanya peningkatan hasil belajar dari
pretes ke postes dengan kategori sedang pada yang diajarkan menggunakan LKS.
Dari tiga temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis LKS dapat
meningkatkan hasil belajar siswa, serta dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam
pembelajaran.
Selain bahan ajar seperti LKS, pendekatan pembelajaran yang baik juga
dapat membantu membangkitkan keinginan, minat siswa, motivasi dan
pemahaman dalam kegiatan belajar juga dapat menjadikan pembelajaran
menjadi hal yang menarik bagi siswa. Salah satu pendekatan yang dapat
digunakan ialah pendekatan saintifik. Pendekatan saintifik adalah pembelajaran
yang mendorong siswa untuk melakukan keterampilan-keterampilan ilmiah seperti
mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi dan
mengkomunikasikan. Pendekatan ini menuntut siswa yang aktif dalam melakukan
keterampilan ilmiah di atas (bukan gurunya). Pembelajaran yang menuntut siswa
3
siswa dengan guru maupun siswa dengan siswa akan terjalin dengan efektif (Ida,
2014).
Hasil penelitian Ida (2014) menunjukkan bahwa pembelajaran dengan
menggunakan pendekatan saintifik dapat meningkatkan hasil belajar siswa serta
sikap sosial. Penelitian Johari (2014) tentang pengaruh pembelajaran pendekatan
saintifik terhadap hasil belajar biologi dan keterampilan proses sains pada siswa
MA di Lombok menunjukkan bahwa hasil belajar dan keterampilan proses sains
lebih tinggi pada siswa yang mengikuti pembelajaran pendekatan saintifik
dibandingkan dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung.
Macin (2014) dalam penelitiannya menyatakan bahwa penerapan pendekatan
saintifik berpengaruh positif terhadap hasil belajar kognitif, afektif dan
psikomotorik serta telah mencapai ketuntasan klasikal yang ditetapkan. Penelitian
yang lain oleh Fani (2014) juga menunjukkan bahwa penerapan pendekatan
scientific yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII MTsN Palu
Barat.
Berdasarkan penelitian-penelitian di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa
pendekatan saintifik yang diterapkan dalam pembelajaran akan dapat
meningkatkan hasil belajar dan keterampilan proses sains pada siswa. Hasil
belajar dimaksud meliputi kemampuan kognitif, afektif dan psikomotorik siswa.
Hasil wawancara yang dilakukan dengan guru biologi kelas X IPA di MAN
Pematangsiantar menunjukkan bahwa guru biologi di MAN Pematangsiantar pada
tahun-tahun sebelumnya tidak selalu menggunakan LKS pada setiap materi
pembelajaran dan LKS yang digunakan pun hanya dijadikan sebagai latihan yang
akan dikerjakan setelah pembelajaran selesai (latihan menjawab soal) atau hanya
digunakan sebagai evaluasi akhir pembelajaran. Siswa kelas X belum memiliki
hasil belajar karena mereka adalah siswa yang baru masuk ke MAN
Pematangsiantar selama 2 minggu.
Pembelajaran biologi sangat tepat dilakukan dengan memanfaatkan LKS
atau berbasis LKS. Dengan demikian siswa akan mampu menemukan sendiri
berbasis LKS ini guru harus menyediakan instruksi yang cukup agar siswa dapat
bekerja sendiri dan guru berperan sebagai instruktur.
Berdasarkan penjelasan diatas, implementasi pembelajaran menggunakan LKS
sangat penting dilakukan. Oleh karena penelitian ini dilakukan dengan judul “Implementasi Pembelajaran Berbasis Lembar Kerja Siswa (LKS) Dengan Pendekatan Saintifik Pada Pembelajaran Biologi Di Kelas X IPA MAN
Pematangsiantar T.P. 2016/2017”.
1.2Identifikasi Masalah
Dari uraian latar belakang diatas, dapat diidentifikasi masalah yang muncul,
yaitu sebagai berikut :
1. Guru biologi di MAN Pematangsiantar tidak selalu menggunakan LKS
pada setiap materi pelajaran.
2. LKS hanya digunakan sebagai evaluasi akhir.
3. LKS yang digunakan hanya untuk melatih siswa menjawab soal.
1.3Batasan Masalah
Agar masalah yang diteliti lebih jelas dan terarah maka perlu ada
pembatasan masalah dari identifikasi yang ada. Dalam penelitian ini masalah
hanya dibatasi pada:
1. Implementasi pembelajaran biologi berbasis Lembar Kerja Siswa (LKS)
dengan pendekatan saintifik.
2. Dilakukan pada siswa kelas X IPA MAN Pematangsiantar.
3. Materi pokok ruang lingkup biologi yang meliputi komponen hakikat
biologi sebagai ilmu, interaksi antar komponen hakikat biologi sebagai
ilmu, aliran energi, serta biogeokimia.
1.4Rumusan Masalah
5
1. Bagaimana penerapan pembelajaran biologi berbasis Lembar Kerja Siswa
(LKS) dengan pendekatan saintifik pada materi ruang lingkup biologi di
kelas X IPA MAN Pematangsiantar tahun pembelajaran 2016/2017?
2. Bagaimana kemampuan kognitif siswa dalam pembelajaran biologi
berbasis Lembar Kerja Siswa (LKS) dengan pendekatan saintifik materi
ruang lingkup biologi di kelas X IPA MAN Pematangsiantar tahun
pembelajaran 2016/2017?
3. Bagaimana kemampuan psikomotorik siswa dalam membuat produk (peta
konsep) pada pembelajaran biologi berbasis Lembar Kerja Siswa (LKS)
dengan pendekatan saintifik materi ruang lingkup biologi di kelas X IPA
MAN Pematangsiantar tahun pembelajaran 2016/2017?
1.5Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu:
1. Mengetahui penerapan Lembar Kerja Siswa (LKS) dengan pendekatan
saintifik pada pembelajaran biologi materi ruang lingkup biologi di kelas X
IPA MAN Pematangsiantar tahun pembelajaran 2016/2017.
2. Mengetahui kemampuan kognitif siswa dalam pembelajaran biologi berbasis
Lembar Kerja Siswa (LKS) dengan pendekatan saintifik materi ruang lingkup
biologi di kelas X IPA MAN Pematangsiantar tahun pembelajaran
2016/2017.
3. Mengetahui kemampuan membuat produk oleh siswa dalam pembelajaran
biologi berbasis Lembar Kerja Siswa (LKS) dengan pendekatan saintifik
materi ruang lingkup biologi di kelas X IPA MAN Pematangsiantar tahun
pembelajaran 2016/2017.
1.6Manfaat Penelitian
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat :
1. Bagi guru, sebagai cara untuk memaksimalkan proses pembelajaran dan
sebagai bahan masukan tentang pelaksanaan pembelajaran berbasis Lembar
2. Bagi siswa, sebagai pengalaman tentang cara belajar berbasis LKS dengan
pendekatan saintifik sehingga dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan
pengetahuan, serta kemampuannya dalam membuat produk, juga dapat
digunakan dalam upaya meningkatkan hasil belajarnya.
3. Bagi peneliti, sebagai pengalaman dalam menerapkan pembelajaran berbasis
LKS dengan pendekatan saintifik kepada siswa secara langsung didalam kelas
dan juga sebagai acuan untuk menjadi guru yang profesional dalam bidang
pendidikan.
4. Bagi sekolah dan lembaga pendidikan lain dapat digunakan sebagai
pertimbangan dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis LKS
dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 untuk melaksanakan proses
41
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
1.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan sebagai
berikut :
1. Penerapan pembelajaran menggunakan LKS dengan pendekatan saintifik dapat
meningkatkan hasil belajar siswa sebesar 18,9% pada aspek kognitif dengan
kategori cukup dan pada aspek psikomotorik (penilaian produk) termasuk
dalam kategori baik dengan nilai rata-rata 83.
2. Hasil belajar yang dilihat dari nilai rata-rata kemampuan kognitif siswa yang
diperoleh dengan mengimplementasikan Lembar Kerja Siswa (LKS) dengan
pendekatan saintifik di kelas X IPA adalah 70 atau meningkat 18,9% dengan
kategori cukup.
3. Kemampuan siswa dalam membuat produk termasuk dalam kategori baik yaitu
dengan nilai rata-rata 83, hal ini menandakan bahwa pengimplementasian
Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis pendekatan saintifik dapat meningkatkan
kemampuan siswa dalam membuat produk.
1.2 Saran
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka peneliti menyarankan :
1. Bagi guru supaya menjadikan bahan ajar berupa LKS berbasis pendekatan
saintifik sebagai salah satu alternatif pembelajaran biologi untuk menciptakan
pembelajaran yang efektif dan dapat membantu siswa lebih aktif.
2. Guru sebagai pendidik harus mampu memilih metode dan bahan ajar yang
sesuai serta mampu melibatkan psikomotorik siswa dalam proses pembelajaran
DAFTAR PUSTAKA
Ahmad Yani, (2014), Mindset Kurikulum 2013, Alfabet, Bandung
Anidityas NA, (2012), Unnes Science Education Journal, Penggunaan alat peraga pernapasan manusia pada kualitas hasil belajar siswa kelas VIII,
Vol 1 (2): 60-69
Arikunto, S., (2012), Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan, Bumi Aksara, Jakarta
Aris Shoimin, (2014), 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013, Ar- Ruzz Media, Yogyakarta
Azhar Arsyad, (2011), Media Pembelajaran, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta
Fadillah, M., (2014), Implementasi Kurikulum 2013 dalam pembelajaran SD/MI, SMP/MTs, SMA/M, Ar-Ruzz Media, Yogyakarta
Faiza Jannati, (2015), Pengaruh Penggunaan Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbasis Keterampilan Generik Sains Terhadap Hasil Belajar Siswa Biologi, Skripsi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta
Dwi Septiani, Saiful, Ning Setiati, (2013), Jurnal Pendidikan Biologi, Pengembangan Lembar Kerja Siswa berbasis Multiple Intelligences pada Materi Pertumbuhan dan Perkembangan, Volume 2 (3): 359-365
Fani Efriana, (2014), Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako, Penerapan Pendekatan Scientific Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII MTsN Palu Barat Pada Materi Keliling dan Luas Daerah Layang-layang, Vol. 1 (2): 170-181
Hesty, (2012), Penilaian Hasil Kerja (Product Assessment) dan Rencana
Pelaksanaan Pembelajaran (RPP),
http://hestyborneo.blogspot.co.id/2012/04/penilaian-hasil-kerja- product.html
Husna Mayasari, Syamsurizal, Maison, (2015), Jurnal Edu-Sains, Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbasis Karakter melalui Pendekatan Saintifik pada Materi Fluida Statik untuk Sekolah Menengah Atas,
Volume 4 (2): 30-36
43
Terhadap Sikap Sosial Dan Hasil Belajar PKN Di Kelas VI SD Jembatan Budaya, Kuta, Vol. 4
Ika Budhi Utami, (2015), Implementasi Pendekatan Saintifik Dalam Kurikulum 2013 Pada Siswa Kelas II SDN Prembulan, Pandowan, Galur, Kulon Progo, Skripsi Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta
Johari Marjan, (2014), e-Journal Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha Program Studi IPA, Pengaruh Pembelajaran Pendekatan Saintifik Terhadap Hasil Belajar Biologi Dan Keterampilan Proses Sains
Siswa MA Mu’allimat Nw Pancor Selong Kabupaten Lombok Timur Nusa
Tenggara Barat, Vol. 4
Machin, A., (2014),Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, Implementasi Pendekatan Saintifik, Penanaman Karakter Dan Konservasi Pada Pembelajaran Materi Pertumbuhan, Vol. 3 (1): 28-35
Majid, A., (2011), Perencanaan Pembelajaran, PT Remaja Rosdakarya, Bandung
Mendikbud, (2013), Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 81 A Tahun 2013 Tentang Implementasi Kurikulum, Mendikbud, Jakarta
Mulyasa, E., (2013), Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013, Remaja Rosdakarya, Bandung
Nessa Anugrah Rahmi, dan Nurhayati, (2013), Phillar Of Physics Education, Pengaruh Lembar Kerja Siswa Berbasis PQ4R Terhadap Hasil Belajar IPA Fisika Kelas VIII SMPN 1 Linggo Sari Baganti, Vol. 2
Nunung Nurhayati, (2008), 1700 BANK SOAL Bimbingan Pemantapan BIOLOGI. Yrama Widya, Bandung
Pratiwi D. A., Sri Maryati, Srikini, Suharno, Bambang S., (2007), BIOLOGI untuk SMA Kelas X, Erlangga, Jakarta
Priadi, A., (2014), Biologi untuk SMA/MA Kelas X, Yudhistira, Jakarta
Rahmawaty, (2013), E-Jurnal GEOFKIP UNTAD, Efektifitas Penggunaan Lembar Kerja Siswa (LKS ) dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS Geografi di Kelas VIII SMP Negeri 6 Pasangkayu, Tadulako
Sherlly Ferdiana Arafah, Bambang Priyono, Saiful Ridlo, (2012), Unnes Journal Of Biology Education, Pengembangan LKS Berbasis Berpikir Kritis Pada Materi Animalia, Vol 1 (1): 75-81
Sipayung, Mariati, (2014), Evaluasi Proses dan Hasil Pembelajaran Biologi, Universitas Negeri Medan, Medan
Sudjana, (2005), Metoda Statistika, Penerbit Tarsito, Bandung
Tofik Hidayat, (2014), Pengaruh Penggunaan Lembar kerja Siswa (LKS) Berbasis Model Problem Solving Polya Pada Konsep Fluida Dinamis Terhadap Kemampuan Menganalisis Siswa, Skripsi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta
Trianto, (2011), Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Kencana, Jakarta