• Tidak ada hasil yang ditemukan

Keragaman Gen Hormon Pertumbuhan pada Ayam Lokal Indonesia dan Persilangannya

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Keragaman Gen Hormon Pertumbuhan pada Ayam Lokal Indonesia dan Persilangannya"

Copied!
27
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1 Visualisasi hasil amplifikasi gen cGH ayam lokal Indonesia dengan
Gambar 3 Visualisasi hasil PCR-RFLP gen cGH|MspI ayam lokal Indonesia pada
Tabel 1  Frekuensi alel dan frekuensi genotip gen cGH
Tabel 2 Nilai heterozigositas harapan dan nilai heterozigositas pengamatan
+2

Referensi

Dokumen terkait

Results showed that cGH gene in Msp I locus at kampung, pelung, sentul, commercial meat type, merawang, commercial meat type x kampung, kampung x commercial meat type, sentul x

Penelitian ini menggunakan hasil persilangan ayam kampung, ayam ras pedaging, ayam pelung, dan ayam sentul pada performa produktivitasnya, yaitu bobot badan,

Sebanyak 15 ekor ayam jantan dari 3 jenis berbeda yang terdiri dari merawang, kampung, dan persilangan sentul kampung kedu (SK kedu) digunakan dalam penelitian.

Performa produksi dan ukuran tubuh ayam persilangan pelung ras pedaging dengan sentul kampung (PBSK) dan resiprokalnya (SKPB) sama dari parameter bobot badan, pertambahan

Penggunaan pejantan lokal yang berbeda (merawang, kampung, dan pelung) disilangkan dengan betina ras pedaging untuk pengamatan performa pertumbuhan hasil persilangan pada umur 0

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji performa pertumbuhan G3 sampai umur 12 minggu hasil persilangan antara ayam lokal (ayam pelung, sentul, dan kampung)

Berdasarkan konstruksi pohon filogenetik pada intron 2 terlihat bahwa ayam lokal Indonesia yang diteliti memiliki kekerabatan yang sama dengan G. gallus namun

Pertumbuhan anak-anak hasil persilangan memiliki komposisi 3 jenis ayam lokal (kampung, pelung, dan sentul) serta ayam ras pedaging, dengan harapan dapat menjadi model untuk