• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bahasa Indonesia Ilmiah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Bahasa Indonesia Ilmiah"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR ISI

Halaman

LEMBAR PENGESAHAN ... i

KATA PENGANTAR ... iii

DAFTAR ISI ... iv

BAB I SEJARAH KEDUDUKAN DAN RAGAM BAHASA INDONESIA 1.1 Sejarah Bahasa Indonesia... 1

1.2 Kedudukan Bahasa Indonesia... 2

1.3 Rangkuman ... 3

1.4 Evaluasi... 3

BAB II RAGAM BAHASA INDONESIA 2.1 Ragam Bahasa Indonesia... 4

2.1.1Ragam Ilmiah... 2

2.1.2 Ragam Lisan, Ragam Tulisan dan Ragam Bahasa Surat... 7

2.2 Rangkuman ... 12

2.3 Evaluasi... 12

BAB III KARYA ILMIAH 3.1 Pengertian Karya Ilmiah dan Tata Tulis Karya Ilmiah... 13

3.2 Ciri –ciri Karya Ilmiah... 13

3.3 Jenis Karya Ilmiah... 15

3.4 Perencanaan Penulisan Karya Ilmiah... 15

3.5 Topik, Tema dan Judul... 16

3.6 Langkah-Langkah Penulisan Laporan... 18

3.6.1 Penentuan Topik... 18

3.6.2 Penentuan Tujuan... 18

3.6.3 Penentuan Judul... 18

3.6.4 Pembuatan Kerangka Karangan... 19

3.6.5 Pengumpulan Data... 21

3.6.6 Pengonsepan... 21

3.6.7 Penyuntingan... 21

3.6.8 penyajian... 22

3.7 Etika dan Gaya Bahasa... 22

3.8 Rangkuman... 22

2.6 Evaluasi... 22

BAB IV SISTEMATIKA LAPORAN DAN PERWAJAHAN 4.1 Sistematika Penulisan Laporan... 23

4.1.1 Halaman Kelengkapan Awal... 23

4.1.2 Bagian Inti Karangan... 24

4.1.3 Bagian kelengkapan Akhir... 25

(2)

4.2.1 Bentuk Penyajian... 26

4.2.2 Pias atau Batas Pinggir Kertas... 27

4.2.3 Penomoran... 27

4.3 Rangkuman... 29

3.4 Evaluasi... 29

BAB V PENGUTIPAN DAN PENULISAN DAFTAR PUSTAKA 5.1 Pengutipan... 30

5.1.1 Pengutipan Langsung... 30

5.1.2 Kutipan Tidak Langsung/Rujukan... 30

5.1.3 Kutipan Langsung dan Tidak Langsung Lebih dari Empat Baris... 31

5.2 Penulisan Daftar Pustaka... 31

5.3 Rangkuman... 33

5.4 Evaluasi... 33

BAB VI MEKANIK PENULISAN 6.1 Mekanisme Penulisan... 34

6.1.1 Ejaan... 34

6.1.2 Pemakaian Huruf... 34

6.2 Pernulisan Kata... 36

6.3 Penggunaan Tanda Baca... 38

6.4 Rangkuman... 42

6.5 Evaluasi... 42

6.5.1 Latihan 1... 42

6.5.2 Latihan 2... 43

6.5.3 Latihan 3... 43

6.5.4 Latihan 4... 44

BAB VII DIKSI DAN PERISTILAHAN 7.1 Pilihan kata... 45

7.2 Peristilahan... 46

7.3 Rangkuman... 50

7.4 Latihan... 51

BAB VIII KALIMAT EFEKTIF 8.1 Kalimat Efektif... 54

8.2 Syarat Kalimat Efektif... 54

8.3 Latihan... 56

8.4 Kalimat Majemuk Setara dan Majemuk Bertingkat 58 8.5 Rangkuman 60 8.6 Latihan BAB IX PARAGRAF DAN JENIS WACANA 9.1 Penegertian dan Syarat Pembentukan Paragraf... 62

9.2 Jenis-jenis Paragraf... 65

9.2.1 Berdasarkan Letak Kalimat Utama ata Proses Berpikir... 65

9.2.2 Berdasarkan Segi Pengembangannya... 66

(3)

9.3 Jenis Wacana... 69

9.3.1 Berdasarkan Eksistensinya... 70

9.3.2 Berdasarkan Media Komunikasi yang Digunakan... 70

9.3.3 Berdasarkan Pemaparannya... 70

9.4 Rangkuman... 74

9.5 Latihan... 74

BAB X MEMBACA DAN MEREPRODUKSI BACAAN 10.1 Membaca 77 10.1.1 Membaca Kritis... 77

10.1.2 Teknik Membaca... 78

10.1.3 Cara Membaca Gambar... 79

10.2 Mereproduksi Bacaan... 80

10.2.1 Ringkasan... 80

10.2.2 Ikthisar... 81

10.2.3 Resensi... 81

10.3 Rangkuman... 82

10.4 Latihan... 82

BAB XI PRESENTASI 11.1 Tujuan dan Metode Penyajian Presentasi... 84

11.2 Persiapan Presentasi... 84

11.3 Pelaksanaan Presentasi... 86

11.4 Ungkapan Presentasi... 87

DAFTAR PUSTAKA... 91

Referensi

Dokumen terkait

bersifat setara/ sejajar (kalimat majemuk koordinatif), klausa yang satu tidk merupakan bagian dari klausa lainnya..  Kalimat majemuk bertingkat: hubungan antarklausa

Kalimat majemuk setara adalah kalimat yang terdiri atas dua klausa atau lebih dan memiliki kedudukan yang setara dan biasanya dihubungkan dengan sebuah konjungsi

Paragraf dapat dikatakan baik tidak saja karena gagasan utamanya tunggal, tetapi juga karena kalimat-kalimat di dalam paragraf itu terjalin secara logis dan gramatikal.

Kalimat Majemuk Setara (KMS) adalah kalimat yang terdiri dari 2 atau lebih kalimat tunggal, dan kedudukan tiap kalimat tunggal itu ialah setara baik secara

Jika kalimat itu disusun dalam bentuk majemuk setara atau majemuk campuran, gaya penyajian kalimat itu disebut berimbang karena strukturnya

Penelitian ini menitikberatkan penggunaan kalimat majemuk setara, bertingkat, campuran, dan kalimat majemuk rapatan dalam karangan narasi siswa kelas XI Madrasah Aliyah Nur

Kalimat majemuk setara merupakan penggabungan beberapa kalimat tunggal menjadi satu kalimat yang lebih besar, dan tiap kalimat tunggal yang digabungkan akan tetap membentuk

 Tanda titik koma ; Tanda titik koma dapat dipakai sebagai pengganti kata peng hubung untuk memisahkan kalimat setara yang satu dari kalimat setara yang lain di dalam kalimat