• Tidak ada hasil yang ditemukan

EVALUASI KINERJA ANGKUTAN KOTA DI KOTA MALANG (STUDI KASUS JALUR ADL DAN AL)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "EVALUASI KINERJA ANGKUTAN KOTA DI KOTA MALANG (STUDI KASUS JALUR ADL DAN AL)"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

EVALUASI KINERJA ANGKUTAN KOTA DI KOTA MALANG(STUDI

KASUS JALUR ADL DAN AL)

Oleh: DAVID CHIANG (99520111)

Civil Engeneering

Dibuat: 2007-01-30 , dengan 3 file(s).

Keywords: Load Faktor, Headway, frekuensi, Kecepatan Perjalanan

Didalam meningkatkan jasa angkutan kota dikota Malang untuk masyarakat banyak, kiranya diadakan evaluasi kinerja angkutan kota dikota Malang. Untuk itu nantinya diharpkan bisa tercipta sarana transportasi yang aman, nyaman, tertib dan teratur. Sedangkan tujuan evaluasi kinerja angkutan kota dikota Malang adalah untuk mengevaluasi kembali sampai sejauh mana tingkat pelayananya.

Dalam studi ini penulis mengambil dua jalur angkutan yang disajikan sebagai obyek studi yaitu : jalur ADL dan Jalur AL. Adapun survei ang dilakukan adalah dengan survei dinamis yaitu mencatat penumpang yang naik turun dengan cara menaiki kendaraan tersebut. Dan survei statis mencatat kendaraan yang beroprasi.

Berdasarkan hasil evaluasi didapat nilai load faktor rata-rata jalur ADL arah landungsari sebesar 125.92 %, jalur AL sebesar 135.18 %. Sedangkan untuk arah arjosari jalur ADL sebesar 127.17 % dan jalur AL sebesar 136.00 %. Headway Jalur ADL arah landungsari 9,97 menit, Jalur AL sebesar 10 menit dan untuk arah arjosari Jalur ADL dan AL memiliki nilai 10 menit. Untuk waktu tempuh rata - rata Jalur ADL 45 menit, Jalur AL 46 menit. Sedangkan kecepatan

perjalanan rata-rata Jalur ADL arah landungsari sebesar 18.66 km/jam. Jalur AL sebesar 22.36 km/jam dan untuk arah arjosari Jalur ADL sebesar 19.17 km/jam, Jalur AL sebesar 22.66 km/jam.

Abstract

In improving the public transportation services in the city of Malang to the public a lot,

presumably held the performance evaluation of urban transportation in the city of Malang. For that will be created diharpkan transportation facilities that are safe, comfortable, orderly and organized. While the purpose of performance evaluation of city transport in the city of Malang is to re-evaluate the extent to which pelayananya level.

In this study, the authors take two transport lines are presented as objects of study are: lane ADL and the Gaza AL. The survey done is to survey ang dynamic that is recorded passengers up and down the way up the vehicle. And static survey noted that operate vehicles.

Referensi

Dokumen terkait

“ Evaluasi Permintaan dan Penyediaan ( Demand and Supply) Armada Angkutan Umum di Kota Malang (studi kasus Angkutan Umum jalur Arjosari-Gadang)”.. Skripsi ini merupakan tugas

Ijin operasi diberikan apabila survei load factor mencapai 70% dan jumlah armada yang beroperasi sesuai dengan kebutuhan dan waktu operasi angkutan jalur tersebut

EVALUASI KINERJA ANGKUTAN UMUM PERKOTAAN PADA JALUR B2 DI KOTA PUROKERTO, Pujiatno, NPM 05 02 12330, tahun 2011, Bidang Keahlian Trasportasi, Program Studi Teknik Sipil,

Tabel 4.9 Rekapitulasi hasil survey occupancy pada hari aktif Senin 10 April 2017, rute pulang Landungsari – Dinoyo – Arjosari

Bila headway dan kapasitas jalur pada kondisi eksisting (skenario 1) akan tetap dipertahankan setelah halte beroperasi (skenario 2) maupun setelah halte, jalur

Tabel 4.10 Rekapitulasi hasil survey occupancy pada hari libur Minggu 16 April 2017, rute berangkat Arjosari – Dinoyo – Landungsari

 Diketahui rata-rata waktu keberangkatan armada 1.61 menit untuk rute Blok M-Kota begitu juga arah sebaliknya, Sehingga untuk masalah waktu keberangkatan antar armada (Headway)

Mengetahui penilaian atau kepuasan penumpang terhadap pelayanan angkutan kota di Kota Banjar diantaranya: Jadi diketahui dari perhitungan CSI bahwa nilai CSI kepuasan sebesar 69,04 dan