セgujian@ ANO MALI POLA HARIAN DAN EFEK AKHIR PEKAN )A RETURN IHSG, LQ-45 DAN JII DI BURSA EFEK INDONESIA
(REI) PERIODE TAHUN 2006-2007
SKRIP SI
Diajukan Kepada Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial
Untuk Memenuhi Syarat-syarat Untuk Meraih Gelar Sarjana Ekonomi
Disusun oleh:
DEDEN ABDUL HOLIQ104081002569 i11wrimu
d;id 1'f.!L :-.:o, Jnduk i,. [Qセゥヲゥォ。ウゥ@
JURUSAN MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI DAN ILMU SOSIAI,
uinsyarifhidayatujセlah@
PENGUJIAN ANO MALI POLA HARJAN DAN EFEK AKI-HR PEKAN P ADA RETURN IHSG, LQ-45 DAN JII DI BURSA EFEK INDONESIA
Skripsi
Diajukan kepada Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial
Untuk Memenuhi Syarat-syarat Untuk Meraih Gelar Sarjana Ekonomi
Pembimbing I
Oleh:
DEDEN ABDUL HOLIQ
NIM: 104081002569
Di Bawah Bimbingan
, MMᄋMMMセMセMᄋᄋMMMMセMM -· MMMMMMMセMMMMMMᄋMMᄋMMMMMQ|@
UTi,MA
l
UiN SYl\HiD J/\K/\HTA
j
BMGᄋMMMMMMMMMMMMMMMMMMセMMM
Pembimbing II
t1
Prof. Dr. Ahmad Rodom, MM Titi Dewi Warninda, SE, MSi
NIP: 150 317 955 NIP : 150 368 746
JURUSAN MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI DAN ILMU SOSIAL
UNIVERSITAS ISLAMNEGERI SYARIF HIDAYATULLAH
JAKARTA
Non Formal: 2007
2008
Pengalaman Organisasi 2005-2007
2006-2007 2006-2007
2006-2007 Seminar
2004 2006 2007 2007
Pengalaman Kerja
: Pelatihan Operasional Perbankim di UIN Jakarta : Kursus Bahasa Inggris di JIMS, Jakarta
: Organisasi Komunitas Mahasiswa Galuh Ciamis : Unit Kegiatan Mahasiswa (UIG\.1) Bahasa : Organisasi Forum Silaturahmi Anbim Alumni
(FSAA) Orbit
: Organisasi Ikatan Penerima Beasiswa di BAZIS.
: Strategic Marketing Plan, Jakarta 16 Desember 2004 : Lawan Dolar dengan Dinar, Jakarta 31 Mei 2006 : Urgensitas perekonomian syari'ah, UIN, 29 Mei 2007 : Visit to Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 29 Maret 2007
1. Praktek Kerja Lapangan :
Praktek Kerja di PT.SPRINT KONSULT AN, Jakarta Periode : Agustus 2007 - Oktober 2007
Tujuan : Syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Posisi : Accounting
2. Mentor di Bimbingan Belajar GEMILANG, Tangerang Periode : 2005 - 2006
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya kepada kita semua. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah limpahkan pada baginda nabi Muhammad SAW.
Skripsi ini berjudul "Pengujian Anomali Pola Harian Dan Efek Akhlr Pekan Pada
Return
IHSG, LQ-45 Dan JII Di Bursa Efek Indonesia (BEi) Periode Tahun 2006 - 2007" Penulis menyadari bahw:a skripsi ini masih banyak kekurangan dan masih jauh dari sempurna, mengingat terbatasnya kemampuan, pengetahuan dan pengalaman yang penulis miliki. Namun demikian penulis berusaha sesuai dengan kemampuan, dengan harapan semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.Skripsi yang telah penulis selesaikan ini merupakan salah satu anugerah dari banyaknya nikmat yang telah Dia berikan. Selesainya skripsi ini juga tak lepas dari bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu ucapan terima kasih yang tak terhingga penulis sampaikan kepada orang-orang yang semoga selalu dikasihi oleh Allah SWT.
1. Ibu dan Bapak tercinta, yang selalu memberikan limpahan kasih sayang, perhatian, dan dukungan baik moral, spiritual, maupun material pada penulis. Kasih sayang mereka yang teruntai begitu indah dan tulus menjadi inspirasi dan rnotivasi bagi penulis dalam rnenjalani hidup.
2. Bapak Drs. Mohammad Faisal Badroen, selaku Dekan Fakultas Ekonorni dan Ilrnu Sosial Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
3. Bapak Prof. Dr. Abdul Hamid, MS, selaku Pernbantu D1:kan Bid. Akadernik Fakultas Ekonomi dan Ilrnu Sosial Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
DAFTARISI
Halaman Pengesahan... i
Daftar Riwayat Hidup ... iv
Abstract Abstrak
...
vivii Kata Pengantar ... viii
Daftar isi ... ... .... .. .. .. .. ... .. ... .. .. ... ... .... ... .. .. ... x
Daftar Tabel... xiii
Daftar Garn bar... xvi
Daftar Lampiran ... .... ... ... ... ... ... ... ... ... xvii
BABIPENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian ... 1
B. Identifikasi Masalah ... 12
C. Perumusan Masalah... 12
D. Tujuan Penelitian... 13
E. Manfaat Penelitian... 13
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Anomali Pasar .. . .. .. .. .. ... .. ... .. .. .. .... .. ... ... .... ... ... .... . .. . .. .. ... .. .. ... .. .. . .. . 15
1. Pengertian Anomali ... ... 15
2. Jenis Anomali... 16
3. Pola Harian dan Efek Akhir Pekan ... 20
4. Return... 22
a. Pengertian
return
...
22b. Bentuk
return
... ...
23c. Rumus menghitung
return...
238. Jakarta Islamic Indeks ... 29
9. Pasar Modal... 36
a. Pengertian Pasar Modal ... 36
b. Manfaat Pasar Modal... 37
I 0. Bursa Efek ... 42
a. Pengertian Bursa Efek ... 42
b. Tugas Bursa Efek ... 43
B. Penelitian sebelumnya... 44
C. Kerangka Pemikiran ... 49
D. Perumusan Hipotesis ... 52
1. Hipotesis untuk IHSG ... 52
2. Hipotesis untuk LQ-45 ... 52
3. Hipotesis untuk ID... 52
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Ruang Lingkup Penelitian ... 53
B. Metode Penentuan Sampel ... 53
C. Metode Pengumpulan Data... 53
D. Metode Analisis... 54
E. Definisi Operasional V ariabel Penelitian ... 58
BAB IV BASIL DAN PEMBAHASAN A. Sekilas Gambaran Umum PT. Bursa Efek Indonesia... 59
I. Sejarah Singkat PT. Bursa Efek Indonesia... 59
2. Lembaga-lembaga yang Terlibat di Bursa Efek Indonesfa ... 62
B. Hasil dan Pembahasan... 64
I. Penghitungan
return...
64a. Hasil analisis perhitungan
return
pada IHSG... 69b. Hasil analisis perhitungan
return
pada LQ-45 ... 69BABI PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian
Pasar Modal adalah kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran urnurn dan perdagangan efek. Perusahaan publik yang beirkaitan dengan efek yang diterbitkannya serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek (undang-undang No.8 tahun 1995 tentang Pasar Modal). Pasar Modal memiliki peran yang sangat besar bagi perekonomian stratu Negara, karena Pasar Modal menyediakan fasilitas atau wahana yang mempertemukan dua pihak yang saling berkepentingan yaitu pihak yang memiliki kelebihan dana ( Investor) dan yang memerlukan dana (yaitu issuer; pihak yang menerbitkan efek atau emiten). Dengan adanya Pasar Modal maka pihak yang memiliki kelebihan dana dapat menginvestasikan dana tersebut dengan harapan memperoleh imbal hasil (return).
sedangkan pihak issuer (dalam hal ini perusahaan) dapat memanfaatkan dana
tersebut untuk kepentingan investasi tanpa harus menunggu tersedianya dana
dari operasi perusahaan. Pasar Modal dikatakan memiliki fungsi keuangan,
karena Pasar Modal memberikan kemungkinan dan kesempatan memperoleh
return bagi pemilik dana, sesuai dengan karakteristik investasi yang dipilih.
Untuk menarik pembeli dan penjua1 untuk berpartiisipasi, Pasar Modal
harus bersifat Iikuid dan efisien. Menurut Jogiyanto (2003 : 12) suatu Pasar
Modal dikatakan likuid jika penjual dapat menjual dan pembeli dapat membeli
surat-surat berharga secara cepat. Pasar Modal dikatakan efisien jika harga dan
surat-surat berharga mencerminkan nilai dari perusahaan secara akurat.
Menurut Agus Sukarno (2004:53) perkembangan penelitian Pasar Modal
akbir-akbir ini banyak yang mengarah pada penelitian-penelitian tentang
hipotesis efisiensi pasar modal. Penelitian ini mengamati clan mengukur reaksi
pasar terhadap munculnya suatu informasi baru yang berupa informasi bagus
ataupun informasi buruk. Pada pasar modal efisien informasi yang baru yang
masuk akan direspon secara cepat dan tepat yang terc:ermin dalam harga
saham.
Masyarakat ataupun investor yang mempunyai kelebihan dana,
mempunyai banyak pilihan untuk menginvestasikan dananya pada
perusahaan-perusahaan yang disukainya serta dalam instrumen yang sesuai
dengan tujuan investasi. Dalam melakukan keputusan investasi seorang
obligasi, deposito atau memilih berinvestasi pada Pasar Modal dengan membeli saham-saham perusahaan di Bursa Efek.
Return saham terdiri dari dividen dan selisih hargm beli dan harga jual
(capital gain/loss). Capital gain/loss diperoleh dari fluktuasi harga saham
yang dipengaruhi oleh faktor-faktor yang bersifat makro dan mikro. Investor dalam melakukan investasi saham hendaknya tidak hanya mempertimbangkan besar pendapatan saham yang diperoleh dalam jangka pendek, tetapi juga variabilitas pendapatan saham tersebut dalam jangka panjang. Variabilitas pendapatan saham inilah yang disebut dengan risiko investasi saham. Dalam berinvestasi seorang investor tidak dapat mengetahui dengan pasti basil yang akan diperoleh. Setiap investasi mengandung risiko, besamya risiko pada investasi saham berbeda dengan risiko pada investasi laim1ya. Risiko investasi dalam saham menyangkut keamanan nilai pokok investasi dan kepastian memperoleh return.
Menurut I Made Sudana & Miranda Janiarti (2000), pemodal yang rasional selalu menghindari risiko dan apabila risiko yang bersedia ditanggung semakin besar maka pemodal akan mengharapkan pendapatan yang semakin besar. Ukuran risiko yang biasanya digunakan adalah Standar DeviasiNarians. Standar deviasi tingkat keuntungan yang semakin besar menunjukkan fluktuasi keuntungan yang semakin besar.
dicerminkan dalam harga-harga sekuritas. Semakin c:epat informasi barn tercermin pada harga sekuritas, maka semakin efisien Pasar Modal tersebut. Pasar Modal yang efisien artinya pada Pasar Modal tersebut harga sekuritasnya telah mencerminkan semua informasi yang relevan. Dengan demikian pada Pasar Modal yang efisien akan sangat sulit bagi para pemodal untuk memperoleh tingkat keuntungan di atas normal secara konsisten dengan melakukan transaksi perdagangan di Pasar Modal tersebuf!.
Secara formal Pasar Modal yang efisien didefinisikan sebagai pasar yang harga-harga sekuritasnya mencerminkan semua infor:masi yang relevan. Semakin cepat informasi barn tercermin dalam harga sekuritas semakin efisien Pasar Modal tersebut. Dengan demikian akan sangat sulit atau bahkan hampir tidak mungkin bagi para pemodal untuk memperoleh tingkat keuntungan di atas normal, secara konsisten dengan melakukan transaksi perdagangan di BursaEfek.
memodifikasi, menyempumakan bahkan menemukan model barn yang lebih
sesuai dengan data-data empirik. Fama (1990) dalam Eni supratmi (2005)
mengajukan model pengembangan dari CAPM yang mereka sebut sebagai
three faktor model. Jika CAPM yang memperhitungkan irisk premium beserta
beta sebagai satu-satunya faktor penentu return. Dalam three faktor model
Fama menambah faktor ukuran (firm Size) dan book to market value sebagai
dua faktor tambahan. Dimasukannya dua faktor
ini
karena ditengaraipenyebab pola musiman seperti January effect yang merupakan pola-pola
return dari saham-saham dari perusahaan yang berkapitalisasi kecil (small firm
effect). Pengujian tingkat efisiensi pasar memang selalu terbentur pada
penggunaan model ekspektasi returnnya. Sulit untuk terburu-buru
menyimpulkan bahwa pasar tidak efisien karena bisa jadi expected return
modelnya yang
tidak
akurat. Inilah yang disebut Fama (1990) sebagai test ofjoint hipotesys yaitu tes dua hipotesis sekaligus yaitu pasar efisien dan model
ekspektasi return yang digunakan.
Rogalski (1984) dalam Budi Wibowo (2004) menemukan hal yang
menarik yaitu rata-rata return negatif pada hari Senin te1jadi selama periode
non trading yaitu dari Friday close sampai Monday open. Dengan cara
melakukan dekomposisi return weekend effect yang selama ini diamati oleh
para peneliti yang lain dimana weekend return dihitung antara Friday close
sampai Monday close. Rogalski membagi return menjadi dua kelompok yaitu
A. Anomali Pasar
1. Pengertian Anomali
BABU
TINJAUAN PUSTAKA
Menurut Tatang Ary Gumanti dan Farid Ma'ruf (2004) Anomali adalah kejadian atau peristiwa yang tidak diantisipasi dan yang menawarkan investor peluang untuk memperoleh abnormal return. Anomali muncul pada semua bentuk efisiensi pasar baik bentuk lemah, semi kuat maupun bentuk kuat. Tetapi banyak bukti yang mengkaitkan antara anomali dengan pasar efisien bentuk semi kuat dan anomali juga dapat diesksploitasi untuk menghasilkan abnormal return.
Menurut Jogiyanto ( 2000:431 ) Anornali pasar adalah teknik atau strategi yang tarnpakuya bertentangan dengan pasar efisien.
Sedangkan rnenurut Jones (2000 : 323 ) dalan1 Eni Supratmi (2005) pengertian Anornali adalah sebagai berikut : "By definition, an anomali is an exception to a rule, or model. In other words, the result from these anomalies
are in contrast to what would be expected in atotaly efficien market, and they
cannot easily be explined away. "
Penyirnpangan ini rnenyebabkan terjadinya inefisiensi pasar, dirnana rnenurut Eduardus Tandelilin (2001 : 112) dalam Eni Supratmi (2005) pasru efisien adalah pasar dimana sernua harga sekuritas yang diperdagangkan telah rnencerminkan sernua informasi yang tersedia. Dalarn hal ini informasi yang
perusahaan tahun lalu) maupun informasi saat ini (misalkan rencana kenaikan
dividen tahun ini), serta informasi yang bersifat sebagai pendapat/opini
rasional yang beredar di pasar yang bisa mempengamhi perubahan harga
(misal, jika banyak investor di pasar berpendapat bahwa harga saham akan
naik, maka informasi tersebut nantinya akan tercermin pada perubahan harga
sa11am yang cenderung naik).
2. Jenis Anomali
Menurut Francis (I 991 : 565-575) dalam Eni supratmi (2005) jenis-jenis
anomali dibagi menjadi dua periode, yaitu :
a. Anomali yang ditemukan sebelum tahun 1980, diantaranya :
1) Low-Priced Stocks
Anomali ini dilaporkan pertanla kali pada tah1m 1936 oleh L.H.
FritzeMeier. Anomali ini menunjukkan bahwa saham yang harganya
rendall cenderung menghasilkan tingkat pengembalian yang tinggi dari
pada saham yang harganya tinggi. Penelitian menunjukkan saham
dengan harga rendah yang menghasilkan tingkat pengembalian yang
tinggi berkorelasi positif dengan ukuran dan tingkat resiko dari
emitennya.
2) Price-Earning Ratio Effects
Anomali ini dilaporkan Basu pada tahun 1977 yang menerangkan
saham dengan ratio price earning (PER) yang rendah menghasilkan
Jadi dengan patokan ini jika harga saham turun lebih rendah dari nilai bukunya, maka saham ini dinilai sebagai potensi pembelian yang baik. 3. Pola Harian Dan Efek Akhir Pekan
Sejumlah penelitian telah menunjukkan adanya suatu pola dalam return sekuritas. Pola tersebut menunjukkan adanya tingkat retlllm yang lebih tinggi atau lebih rendah pada saat tertentu baik pada periode harian, mingguan maupun tahunan. Menurut Damodaran (1996 : 180) dalam Eni Supratmi (2005) pengertian day of the week effect yang juga sering disebut weekend
effect merupakan perbedaan return antara hari Senin dengan hari-hari lainnya
dalam seminggu secara signifikan. Return hari Senin secara signifikan negatif, sedangkan return hari lain positif.
Menurut Dwi Cahyaningdyah (2005 : 177) day of the week effect adalah suatu fenomena yang merupakan bentuk anomali dari teori pasar modal yang efisien. Menurut fenomena ini return harian rata-rata tidak sama untuk semua hari dalam seminggu. Sementara menurut teori pasar yang efisien return saham tidak akan berbeda berdasarkan perbedaan hari perdagangan.
Weekend effect ini timbul sebagai akibat adanya informasi buruk yang
biasanya diumumkan setelah penutupan hari Jwnat dan selama akhir pekan. Informasi buruk itu bisa berupa laba negatif yang dilaporkan setelah penutupan hari Jumat.
Menurut Sharpe (1995 : 549) Day of the week effect juga disebut
perubahan harga setelah melewati akhir pekan. Sedangkan day of the week
effect disebut Monday effect untuk menjelaskan bahwa return negatif
disebabkan perubahan harga dari pembukaan hari Senin sampai penutupan
hari Senin.
Budi Wibowo dalam Usahawan No. 12 TH XXXIII (Desember 2004),
anomali ini juga terjadi di Negara lain. Penelitian di Jepang dan Australia
menunjukkan hasil yang sedikit lain. Berbeda dengan yang terjadi di Amerika
Serikat, Inggris dan Kanada, di Jepang dan Australia return terendah terjadi
pada hari Selasa. Hal ini disebabkan oleh perbedaan waktu dimana waktu
Tokyo lebih awal 14 jam dibandingkan New York dan waktu Sydney 15 jam
lebih dahulu. Pola Tuesday effect juga terjadi di Bursa Paris dan Australia.
Aggarwal dan Rivoli (1989) dalam Budi Wibowo (2004) melaporkan ha! yang
sama untuk Bursa Negara-negara berkembang yaitu Hongkong, Malaysia,
Singapura, dan Filphina. Hanya saja di Filphina return terburuknya terjadi
pada hari Selasa.
Menurut Villy (2000:24) dalam Eni Supratmi (2005) ada satu penjelasan
kenapa investor individu cenderung untuk menjual sahamnya setelah akhir
pekan dan perilaku ini berhubungan dengan penurunan return hari Senin.
Penjelasan ini berhubungan dengan psikologi yang menyatakan bahwa setiap
manusia yang mempunyai sifat dasar angkuh cenderung lebih susah menjual
daripada membeli saham. Tetapi setiap orang mempunyai kebutuhan dan
biasanya kebutuhan tersebut paling banyak terjadi pada akhir pekan dan untuk
( c) Industri barang konsumsi
3) Sektor-sektor tersier Gasa)
(a) Properti dan Real Estate
(b) Transportasi dan lnfrastruktur
( c) Keuangan
( d) Perdagangan, Jasa dan Investasi
c. Indeks LQ-45, menggunakan 45 saham terpilih berdasarkan likuiditas
perdagangan saham dan disesuaikan setiap enam bulan (setiap awal
bulan Februari dan Agustus). Dengan demikian seham yang terdapat
dalam indeks tersebut akan selalu berubah.
d. Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG (composite share price
indeks), menggunakan semua saham yang tercatat komponen
perhitungan indeks. Tanggal 10 Agustus 1982 ditetapkan sebagai hari
dasar ( nilai indeks = 100)
e. lndeks Syari'ah atau
m
(Jakarta Islamic Indeks). Jil merupakan indeks terakhir yang dikembangkan oleh BEI bekerjasama dengan DanareksaInvestment Management.
6. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
Suatu pasar secara umum barn dapat diketahul jika kita mengetahui
lndeks Harga Saham Gabung<111. IHSG akan menunjukkan pergerakan harga
saham secara umum yang tercatat di Bursa Efek-1' Indeks inilah yang paling
likiditas (liquid) tinggi yang diseleksi melalui beberapa kriteria pemilihan selain penilaian atas likuiditas seleksi atas saham-saham tersebut mempertimbangkan kapitalisasi pasar.
Untuk dapat masuk dalam pemilihan, menurut situs Bursa Efek Indonesia, suatu saham harus memenuhi krite1ia-kriteria berikut ini (www.bei.co.id) :
a) Masuk dalam urutan 60 terbesar dari total transaksi saham di pasar regular (rata-rata nilai transaksi 12 bulan terakhlr).
b) Urutan berdasarkan kapitalisasi pasar (rata-rata nilai kapitalisasi pasar selama 12 bulan terakhlr).
c) Telah tercatat du Bursa Efek Indonesia selama paling sedikit 3 bulan d) Kondisi keuangan dan prospek pertumbuhan perusahaan, frekuensi
dan jumlah hari transaksi di pasar regular.
Bursa Efek Indonesia secara rutin memantau perkembangan kinerja komponen saham yang termasuk dalam perhitungan indeks LQ-45. Setiap tiga bulan review pergerakan ranking saham akan digunakan dalam kalkulasi indeks LQ-45. Penggantian saham akan dilakukan setiap 6 bulan sekali, yaitu pada awal bulan Februari dan Agustus. Apabila terdapat saham yang tidak memenuhi kriteria seleksi indeks LQ-45, maka saham tersebut dikeluarkan dari perhitungan indeks dan diagram diganti dengan saham lain.
8. Jakarta Islamic Indeks (JU)
Penentuan kriteria pemilihan saham dalam JII melibatkan Dewan Pengawas
Syari'ah PT Danareksa Investment Management. JII dimaksudkan untuk
digunakan sebagai tolak ukur (benchmark) untuk mengukur kinerja suatu
investasi pada saham dengan basis syari'ah. Saham-saham yang masuk dalam
perhitungan indeks diseleksi dengan urutan sebagai berikut:
I) Memilih kumpulan saham dengan jenis usaha. utama yang tidak
bertentangan dengan prinsip syari'ah dan sudah tercatat lebih dari 3
bulan (kecuali termasuk dalam 10 kapitalisasi besar)
2) Memilih saham berdasarkan laporan keuangan tahunan atau tengah
tahun berkahir yang memiliki rasio kewajiban terhadap aktiva maksimal
sebesar 90%.
3) Memilih 60 saham dari susunan saham diatas berdasarkan urutan
rata-rata kapitalisasi pasar terbesar selama satu tahun terakhir.
4) Memilih 30 saham denga urutan berdasarkan likuiditas rata-rata nilai
perdagangan reguler selama satu tahun terakhir.
Perhitungan indeks dilakukan dengan metode ー・イャQセエオョァ。ョ@ indeks yang
telah ditetapkan oleh BEI yaitu dengan bobot kapitalisasi pasar (market cap
weighted). Perhitungan indeks ini juga mencakup penyesuaian-penyesuaian
akibat bertambalmya data emiten yang disebabkan oleh corporate action.
Menurut Windi Veronica (2007) menjelaskan bahwa JU merupakan
papan indeks untuk 30 saham yang sudah dikategorikan shariah compliance
Secara periodik dari waktu ke waktu jumlah saham yang tergabung dalam JII
ditetapkan sebanyak 30 saham. Jumlahnya selalu 30 saham dan tiap enam
bulan di evaluasi. Kendati begitu, bukan berarti di luar 30 saham JII tersebut
bukanlah saham yang tidak syari'ah.
Setidaknya ada dua syarat untuk mengatakan bahwa suatu saham bisa
dikategorikan tidak melanggar ketentuan syari'ah yaitu:
1) Perusahaan tidak bertentangan dengan syari'at Islam. Merupakan
perusahaan dengan bidang usaha dan manajeman yang tidak
bertentangan dengan syari'at Islam, serta memiliki produk yang halal.
Perusahaan yang memproduksi minuman keras atau perusahaan
konvensional, tentu saja tidak memenuhi kategori ini.
2) Semua saham yang diterbitkan memiliki hak yang sama Saham adalah
bukti kepemilikan atas sebuah perusahaan. Maka I>eran pemilik saham
ditentukan dari jumlah lembar saham yang dimilikinya Namun, pada
kenyataannya ada perusahaan yang menerbitkan dua macam saham yaitu
saham biasa dan saham prefern yang tidak punya hak yang sama, namun
punya hak untuk mendapatkan dividen yang sudah pasti. Tentunya hal
ini bertentangan dengan syari'at Islam tentang bagi hasil. Maka saham
yang sesuai dengan syari'at adalah saham yang setiap pemiliknya
memiliki hak yang proporsionaI dengan jumlaI1 lembar silham yang
dimilikinya.
Indonesia yang menghitung index harga rata-rata saham untuk jenis saham-saham yang memenuhi kriteria syari'ah. Pembentukar1 llI tidak lepas dari kerja sama antara Pasar Modal Indonesia ( dalam hall ini PT Bursa Efek Indonesia) dengan PT Danareksa Invesment Management (PT DIM). JII telah dikembangkan sejak tanggal 3 Juli 2000.,Pembentukan instrumen syari'ah ini untuk mendukung pembentukan Pasar Modal Syari'ah yang kemudian diluncurkan di Jakarta pada tanggal 14 Maret 2003. Mekanisme Pasar Modal Syari'ah meniru pola serupa di Malaysia yang digabungkan dengan bursa konvensional seperti Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya. Setiap periodenya, saham yang masuk JII berjumlah 30 (tiga puluh) sal1am yang memenuhi kriteria syari'ah. JTI menggunakan hari dasar tanggal 1 Januari 1995 dengan nilai dasar 100.
Tujuan pembentukan JII adalah untuk meningkatkan kepercayaan investor untuk melakukan investasi pada saham be:rbasis syari'ah dan memberikan manfaat bagi pemodal dalam menjalankan syari'ah Islam untuk melakukan investasi di Bursa Efek. JII juga diharapkan dapat mendukung proses transparansi dan akuntabilitas saham berbasis syarii'ah di Indonesia. JU meajadi jawaban atas keinginan investor yang ingin berinvestasi sesuai syari'ah. Dengan kata lain, JII menjadi pemandu bagi investor yang ingin menanamkan dananya secara syari'ah tanpa takut tercmnpur dengan dana
Dana syari'ah telah tumbuh sebesar 19,05 persen dan nilai aktiva bersih (NAB) tumbuh secara signifikan sebesar 206,5 persen terhitung sejak akhir 2006. Secara kumulatif hingga akhir 2007 terdapat 25 Reksa Dana syari'ah (5,7 persen dari total Reksa Dana), dengan nilai NAB per IO Desember 2007 senilai Rp2,l triliun (2,35 persen dari total NAB Reksa Dana).
9. Pasar Modal
a. Pengertian Pasar Modal
Menurut Dahlan Siamat (2001 : 249) Pasar Modal dalam
arti
sempit adalah suatu tempat terorganisasi dimana efek-efek diperdagangkan yang disebut Bursa Efek. Pasar Modal dapat dikatakan seebagai suatu keadaan yang timbul karena adanya kegiatan perdagangan sekuritas jangka panjang yaitu dalam bentuk saham dan obligasi serta berbagai hal yang berhubungan dengan kegiatan perdagangan tersebut. Seperti halnya pasar pada umumnya, Pasar Modal merupakan tempat bertemu antara penjual dan pembeli dengan risiko untung dan rugi.Menurut UU No. 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal, "Pasar Modal adalah kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan publik yang berkaitart dengan efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek".
Suad Husnan (2001 : 3) menerangkan bahwa secara formal Pasar Modal dapat didefinisikan sebagai pasar untuk berbagai instrumen keuangan
(d) Kedalaman dan keluasan pasar serta pergerakan harga merupakan
reaksi yang cepat yang cepat terhadap informasi.
B. Penelitian Sebelumnya
Sehubungan dengan judul penelitian yang diambil, dibawah ini adalah
penelitian serupa yang dilakukan oleh peneliti lain yang lebih <lulu meneliti
kasus ini atau paling tidak berhubungan dengan kasus yang akan dibahas oleh
penulis dan hasil dari penelitian menjadi acuan atau dasar dalam penyusunan
skripsi ini. Berikut ini mengenai peneliti-peneliti sebelumnya:
Budi Wibowo (2004) melakukan penelitian tentang pengujian tuntas atas
anomali pola harian dan efek akhir pekan pada return dan volatility lHSG dan
LQ-45 (1994 - 2004). Peneliti ini ingin mengetahui pola seasonalitas harian
(weekend Effect dan weekday effect) baik yang te1jadi pada return maupun
volatilitas Bursa saham. Data yang digunakan peneliti adalah lHSG sebagai
market indeks dan LQ-45 mencerminkan 45 saham yang palin liquid. Closing
price harian untuk kedua indeks mencakup data dari 28 November 1994
sampai 12 Oktober 2004. Return saham dihitung de:ngan menggunakan
formula seperti yang digunakan Jaffe dan Westerfield (1985) dalam Eni
Supratmi (2005) :
Rt=((It!It-1)-l)xlOO
J
Untuk menguji validitas model regresi ordinmy least square (OLS)
distribusi error akan di uji normalitasnya dengan Jarque - Berra normality
-'
,
IHSG
I
Bursa Efek Indonesia
(BEi)
i
Indeks Harian
' ;
LQ-45
'
,
Return Harian
!
Uji Normalitas Data
'
,
Uji One Sample t-Test
'V
Uji Data Tiga Sampel atau lebih tidak
berhubungan (Kruskal- Wallis)
'
,
[image:24.595.42.492.75.641.2]Hasil dan Kesimpulan
Gambar2.2 Kerangka Pemikiran
I
' I
2. Penelitian Lapangan (Field Research)
Penulis mengadakan penelitian langsung ke Bursa Efek Indonesia (BEI) unruk memperoleh data-data yang diperlukan melalui pusat layanan informasi pada pusat referensi Pasar Modal.
D. Metode Analisis Data
Dalam melakukan penelitian ini, penulis menggunakan rumus-rumus untuk menenrukan variabel-variabel penelitian. Rumus·-rumus yang digunakan tersebut adalah sebagai berikut :
1. Unruk menghitung return harian dari hari Senin san1pai Jumat selama periode 2006 - 2007 unruk IHSG dan LQ-45 dapat digunakan rumus yang sama, seperti yang digunakan oleh Budi Wibowo (2004) dalam artikelnya, yaitu:
I
Rt=((It!It-1)- l)x 100 Dimana:Rt : return hari t unruk IHSG, LQ-45 dan JII
It : indeks pada hari ke t unruk IHSG, LQ-45 dan JU
It-I : indeks satu hari sebelum hari ke-t unruk IHSG, LQ-45 dan JU
100 : merupakan angka dasar dimana 100 mewaI<lli I 00%
2. Unruk menghitung rata-rata return hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis dan Jumat selama periode 2006 - 2007 dalam Budi Wibowo (2004), maka digunakan rumus :
Menghitung rata-rata return I hari
、・ョァ。セ@
"Re turnHari,=L..=-o_=----3. Melakukan Pengujian Hipotesis a. Hipotesis I
Pengujian ini bertujuan untuk membantu peneliti untuk mengetahui sampel secara parsial baik hari Senin, Selasa, Rabu, Karnis dan Jum' at terbukti signifikan atau tidak.
Dengan demikian perumusan hipotesis sebagai berikut : Ho:µ =O
Ha:µ ,tO
b. Hiptesis II
Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui apakah rata-rata
return secara harian berbeda dari hari Senin, Selasa, Rabu, Karnis dan Jumat. Dengan demikian perumm;an hipotesis sebagai berikut:
Ho: µ1, µ2, µ3, µ4, µs; = Ha: µ1, µ2, µ3, µ4, µs;
#
Dalam pengujian hipotesis ini penulis menggunakan dua uji diantaranya :
!) Uji One Sample t-Test
tidak memiliki pengaruh nyata pada event studi, maka membuktikan bahwa semakin besar sampel, maka distribusi data akan mendekati normal. Brown dan Warner berpendapat bahwa pengujian standar statistik parametrik dapat digunakan dengan baik pada data return tidak normal harian dari pada data bullanan baik dengan menggunakan market modal maupun adjusted modal.
Rumus Uji One Sample t-Tes menurut Siti Hodijah (2002) dalam Skripsi adalah sebagai berikut:
hi b-Se
t tung=
-Sb
b-Se
Se=-.======
lil
2-<L
X2)Sb=
セlLy
R@
-a'L,y -b'L,xy
n-2
Keterangan : a : Konstanta
b : Koefisien korelasi n : Jumlah data
Sb : Kesalahan baku koefisien korelasi Se : Kesalahan baku <:stimasi
2) Uji Data Kruskal-Wallis
E. Definisi Oprasional Variabel Penelitian
Definisi Operasional variabel merupakan pef\jelasan dari pengertian teoritis variabel sehingga dapat diamati dan di ukur ュセョァ。ョ。ャゥウ。@ data yang telah dikumpulkan oleh penulis. Dalam melakukan analisa dibutuhkan berbagai variabel penelitian. V ariabel merupakan segala sesuatu yang akan menjadi obyek pengamatan dalam penelitian yang mempakan suatu konsep yang mempunyai variasi nilai. Dengan demik:ian terdapat definisi beberapa variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
a. Indeks mempakan suatu angka yang dibuat sedemikian rupa sehingga dipergunakan untuk melakukan perbandingan antara kegiatan yang sama dalam dua waktu yang berbeda.
b. Return merupakan basil yang diperoleh dari irrvestasi.
V ariabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah indeks harian,
Pada tanggal 13 Juli 1992, bursa saham diswastmisasi menjadi PT. Bursa Efek Jakarta (BEJ). Swastanisasi bursa saham menjadi PT. BEJ ini mengakibatkan beralilmya fungsi BAPEP AM menjadi Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEP AM).
Pada tanggal 22 Mei 1995, BEJ meluncurkan Jakarta Automated
Trading System (JATS), sebuah sistem perdagang:m otomatis yang
menggantikan sistem perdagangan manual. Sistem barn ini dapat memfasilitasi perdagangan saham dengan frekuensi yang ャQセ「ゥィ@ besar clan lebih menjarnin kegiatan pasar yang fair dan transparan dibanding sistem perdagangan manual.
Pada tahun 2002, BEJ juga menerapkan perdagangan jarak jauh (remote
trading), sebagai upaya meningkatkan akses pasar, efisiensi pasar, kecepatan
dan frekuensi perdagangan.
Pada tahun 2007 dilakukan penggabungan Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES) yang kemudian berubah nama menjadi Bursa Efek Indonesia (BEi).
BEi merupakan pasar dengan system order driven dan continuous
auction dimana semua order dimasukan kedalam sistem perdagangan
elektronis yang diberi nama JATS (Jakarta Automated Trading System) yang diimplementasikan pertama kali pada tanggal 22 Mei 1995.
Tabel 4.2
Statistik Deskriptif rata-rata return harian sebelum rata-rata return hari tertentu dikeluarkan dari obyek penelitian
--Rata-rata return harian
Hari IHSG L0-45
m
--Senin -0,5249 -0,5888 -0.6284
Selasa 0,0557 0,1592 0,15136
Rabu 0,2046 0,2279 0,1578
--Karnis 0,2533 0,7483 0,25·13
--Jumat 0,5204 0,2017 0,7646
--Dibawah ini grafik statistik deskriptif rata-rata return harian sebelum rata-rata return hari tertentu dikeluarkan dari obyek penelitian :
1
0,8 セMMMMMMMMMMMMMMセM
0.6 MQMMセセMMMMMMMMG@
0,4
MAMMMMMMMMMMセM
, 2
M]セ]jᄋWGMᄋMᄋNMGN@
0,2 M|MMMMMMNセセ@ .. - . = ィMMセ@
MPNセ@
-At;
Rabu Kamis ·NAオュセ@
/-0,4 MKMMMKMMMMMMMMMMMMMセ@ -0,6
-0,8
Gambar4.l
--a-Rata-rata return
harian IHSG
Rata-rata return
harian LQ-45
Rata-rata return
harian Jll
Grafilc statistik deskriptif rata-rata return harian sebelum rata-rata return hari tertentu dikeluarkan dari obyek penelitian
Dari tabel 4.2 dan gambar 4.1 dapat dijelaskan bahwa rata-rata return
[image:30.595.67.466.119.539.2]b. Uji Normalitas data unmk indeks LQ-45
Pengujian data unmk indeks LQ-45 menggunakan kolmogorof
smirnov, ini bisa membantu peneliti unmk meng<etahui apakah data
yang dipilih berasal dari populasi yang terdislribusi secara normal. Dengan menggunakan level of significant (a) 5% hipotesis yang diusulkan adalah sebagai berikut:
Ho : Data terdistribusi secara normal HI : Data tidak terdistribusi secara normal
Pedoman yang digunakan unmk menerima atau menolak hipotesis adalah sebagai berikut:
l) Ho diterima jika P Value pada kolom Asimp. Sig (2-tailed) >
level of significant (a)
2) Ho ditolak jika P Value pada kolom Asimp. Sig (2-tailed) <
level of significant (a)
Pada tabel 4.5, dengan menggunakan uji One sample
kolmogorov-smirnov dapat dilihat pada asymp. Sig (2 tailed) sebesar
1) Ho diterima jika P Value pada kolom Asimp. Sig (2-tailed) >
level of significant (a)
2) Ho ditolak jika P Value pada kolom Asimp. Sig (2-tailed) <
level of significant (a)
Pada tabel 4.6, dengan menggnnakan uji One sample
kolmogorov-smirnov dapat dilihat pada asymp. Sig (2 tailed) sebesar
0,000 artinya bahwa distribusi data pada JTI エ・イウᄋセ「オエ@ tidak normal karena signifikasinya lebih kecii dari 0,05, (0,000 < <D,05).
[image:32.595.92.468.158.534.2]Tabel4.6
Pengujian data menggnnakan Kolmogorof smirnov untuk indeks JII
Ono-Sample Kolmogorov-Smimov Test
Re tum
セnLNLNMセセセセセセセセセセセセセセMエML@ 459
Normal Parameters•.b Mean .Otl8945
Std. Deviation 1. YPセQXTPY@
Most Extreme Absolute .106
Differences Positive . 081
Negative -.106
Kolmogorov-Smimov Z Asymp. Sig. (2-tailed)
a. Test distribution is Normal.
b. Calculated from data.
:2.279
.000
One-Sample Test Test Value = 0
915% Confidence Interval of the Mean Difference t df sゥセN@ (2-tailed Difference Lower Uooer Return 1.333 93 .186 .2263777 -'110864 .563619
-Dari tabel output diatas didapatkan asyimp. Sig/asymptotic
significance adalah sebesar 0.186, sedangkan drajat kebebasan (a)
yang digunakan adalah sebesar 0.05, sehingga dapat disi:mpulkan bahwa 0.186 > 0.05 maka Ho diterima dan Ha ditolak atau dengan kata lain rata-rata return hari Karnis pada IHSG terbukti tidak siguifikan.
[image:33.595.120.444.80.184.2]5) Pengujian hipotesis pada hari Jum'at dapat dilihat pada tabel 4.11 dibawah ini:
Tabel 4.11
Tabel output uji One Sample t-Test hari Jum'at JPada IHSG
Return
N
Return
t di
2.834
One-Sample Statistics
-r
>td. Error Mean .1805080 Mean Std. Deviation90 .511476 1.7124493
One-Sample Test
Test Value = 0
Mean SiQ. (2-tailed) Difference
89 .006 .5114756
c-ll5% Confidence
Interval of the Difference Lower I Unner
-:152810 I .870141
Dari tabel output diatas didapatkan asyimp. Sig/asymptotic
[image:33.595.96.471.211.634.2]bahwa 0.006 < 0.05 maka Ho ditolak dan Ha diterima atau dengan kata lain rata-rata return hari Jum'at pada IHSG terbukti signifikan.
f. Hasil pengujian hipotesis I pada indeks LQ-45
[image:34.595.95.467.185.527.2]1) Pengujian hipotesis pada hari Senin dapat dilihat pada tabel 4.12 dibawah ini :
Tabel 4.12
Tabel output uji One Sample t-Test hari Senin pada LQ-45
N
Return
t Return -2.876
One-Sample Statistics
Mean Std. Deviatior
d
Std. Error Mean 88 -.777815 2.537274 7 .2704744One-Sample Test
Test Value= O
95% Confidence Interval of the Mean Difference df セゥ。N@ 12-tailed\ Difference Ll)Wer Uooer
87 .005 -.7778148 f.3'.15412 -.240218
-Dari tabel output diatas didapatkan asyirnp. Sig/asymptotic
significance adalah sebesar 0.005, sedangkan drajat kebebasan (a)
yang digunakan adalah sebesar 0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa 0.005 < 0.05 maka Ho ditolak dan Ha di1terima atau dengan kata lain rata-rata return hari Senin pada inde:ks LQ-45 terbukti signifikan.
2) Pengujian hipotesis pada hari Selasa dapat dilihat pada tabel 4.13
adalah sebesar 0,031, sedangkan
a
(
drajat kebebasan ) yangdigunakan adalah sebesar 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa
0,031 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima atau dengan kata lain
ada perbedaan yang signifikan antara rata-rata return hari Senin,
Selasa, Rabu, Kamis dan Jumat pada IHSG.
2) Hasil pengujian hipotesis II Indeks LQ-45 dapat dilihat pada tabel
[image:35.595.96.460.198.564.2]4.23 dibawah ini:
Tabel 4.23
Tabel output uji Kruskal-Wallis untuk LQ-45
Ranks
--Hari N Mean Rank
Return Sen in 88 202.Cl2
Selasa 91 RRTNSセ@
Ra bu 96 232.70
Kam is 94 260.S4
Jumat 90 228.3.1
Total 459
--Test Statistics •,b
Return
Chi-Square 9.905
df 4
Asymp. Sig. .042
a. Kruskal Wallis Test
b. Grouping Variable: Hari
Dari tabel m1tput diatas khususnya tabel ranks pad.a kolom mean rank,
rank terkecil jatuh pada hari Senin dan rank tertinggi jatuh pada hari Kamis.
Menurut pengamatan penulis hal ini menunjukkan bahwa untuk periode
Test Statistics a,b
Return
Chi-Square 10.390
df 4
Asymp. Sig. .034
a. Kruskal Wallis Test
b. Grouping Variable: Hari
Dari label output diatas khususnya label ranks pada kolom mean rank,
rank terkecil jatuh pada hari Senin dan rank tertinggi ja1tuh pada hari Jumat.
Menurut pengamatan penulis ha! ini menunjukkan bahwa untulc periode tahun 2006 - 2007 anomali pola harian dan efek akhir pe:kan memang te1jadi di Bursa Efek Indonesia khususnya pada JU, dimana salah satu tandanya adalah bahwa rala-rala return hari Senin lebih kecil dari pada hari-hari lainnya.
Pada label Test Statistic digunakan untulc mengi\ji hipotesis yang telah dirumuskan sebelurnnya, yaitu :
Ho : Tidak ada perbedaan yang signifikan antara iala-rala return hari Senin, Selasa, Rabu, Karnis dan Jumat pada JIL
Ha : Ada perbedaan yang signifikan antara rata-rata return hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis dan Jumat pada JU.
Pengambilan keputusan untulc hipotesis yang telah dirumuskan adalah sebagai berikut:
1) Berdasarkan statistik hitung
DAFTARPUSTAKA
Amirullah. Analisis Perbandingan Kinerja Portofolio. Skripsi. Universitas Islam Negeri Jakarta. 2006.
Anoraga, Pandji dan Pakarti, Piji. "Pengantar Pasar Modaf'. Edisi Revisi. Rineka Cipta. Jakarta. 2001.
Brown, S.J dan J.B Warner. "Using Daily Stock Return: The Case of Event
Studies". Journal ofFinancial Economics. Vol 12.1985 ha! 3-31.
Buku Panduan indeks BEJ. Daftar Perusahaan yang masuk dalam LQ-45 dan JI!.
Pusat referensi Pasar Modal. Jakarta 2006.
Bulrn Panduan indeks BEJ. Daflar perusahaan yang masuk dalam LQ-45 dan JI!.
Pusat referensi Pasar Modal. Jakarta. 2007.
Cahyaningdyah, Dwi. Analisis Pengaruh hari Perdagangan saham terhadap
return saham. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia vol. 20 No. 2. Fakultas
Ekonomi UGM. April 2005.
Darmadji. Tjiptono. Dan Hendy M. Fakhruddin. Pasar lklodal di Indonesia
pendekatan Tanya jawab. Salemba Empat. Jakarta. 2001.
Evanty, Weny."Analisa dampak tahun baru cina (Imlek) dan uji Rogalski effect
terhadap return saham''. Skripsi. Universitas Islam Negeri Jakarta 2007.
Hanantijo, Djoko. Selayang pandang dalam IHSG. dalam media Akuntansi No. 39 tahun x. Jakarta, LIPI. Oktober-Desember 2001.
Husnan, Suad. Dasar-Dasar Teori Portofolio dan Analisis Sekuritas. Edisi ketiga Unit penerbit dan percetakan AMP YKPN. Y ogyakarta. 200 I.
Jogiyanto. H.M. Teori Portofolio dan analisis Investasi. Edisi ketiga. BPFE. Yogyakarta. 2003.
Ma,ruf, Farid. Dan Ary gumanti, Tatang. Efek Akhir Pe/can terhadap return
saham. dalam Usahawan. No. 11, November 2004.
Monthly statistic, JSX. JSX research and development division. BEJ Jakarta. 2006.
Indeks Harian illSG periode 2006
Harl
Tanggal Senin Selasa Rabu Kamis Jumat
Januari
2-6 Januari 1,171.709 1,184.690 1,211.699 1,211.000 1,222.249 9-13 Januari 1,245.054 1,261.283 1,256.253 1,250.428 16-20 Januari 1,235.256 1,212.870 1,193.196 1,230.059 1,222.888 23-27 Januari 1,200.127 1,207.220 1,230.117 1226.653 1,229.709 30 Januari 1,232.321
Februari
1-3 Februari 1,240.695 1,243.393 1,244.126
6-10 Februari 1,245.649 1,259.362 1,238.170 1,246.640 1,253.105 13-17 Februari 1,252.404 1,230.378 1,236.943 1,237.874 1,243.475 20-24 Februari 1,247.414 1,236.089 1,231.250 1,224.164 1,216.140 27-28 Februari 1,235.423 1,230.664
Maret
1-3 Maret 1,239.270 1,249.678 1,261.265
6-10 Maret 1,262.690 1,246.251 1,233.596 1,239.577 1,247.422 13-17Maret 1,243.661 1.245.379 1,244.441 1,273.797 1,305.178 20-24 Maret 1,330.113 1,327.142 1,302.328 1,305.623 1,311.374 27-31 Maret 1,31 I.950 1,325.219 1,322.974
Aoril
3-7 Aoril 1,329.313 1,326.448 1,344.600 1,355.013 1,363.298 10-14 Aoril 1,360.127 1,372.394 1,382.122
17-21 April 1,386.785 1,417.375 1,453.227 1,464.528 1,459.288 24-28 April 1,442.865 1,458.784 1,481.719 1,474.609 1,464.406 Mei
1-5 Mei 1,476.455 1,475.893 1,499.071 1,484.332 1,483.061 8-12 Mei 1,507.926 1,532.624 1,539.401 1,553.062 1,525.780 15-19 Mei 1,429.542 1,427.814 1,462.158 1,400.847 1,392.990 22-26Mei 1,309.045 1,326.260 1,323.147
29-31 Mei 1,333.884 1,366.170 1,329.996 Juni
1-2 Juni 1,32:1.560 1,347.686
5-9 Juni 1,349.038 1,316.945 1,287.178 1,241.326 1,274.753 12-16 Juni 1,273.110 1,236.568 1,234.198 1,241.650 1,309.525 19-23 Juni 1,295.051 1,294.970 1,293.287 1,303.450 1,290.164 26-30 Juni 1,283.853 1,285.627 1,272.053 1,274.744 1,310.263 Juli
Indeks Harian Jakarta Islamic indeks (JU) Periode 2006
Hari
Tanggal Senin Selasa Ra bu Kamis Jumat
Januari
3- 6 Januari 203.716 207.257 207.978 210.340
9-13 J anuari 213.976 218.726 218.471 217.274
16-20 Januari 214.329 209.892 206.929 213.950 212.874 23-27 J anuari 208.887 209.818 214.451 214.031 214.746 30 Januari 215.357
Februari
1-3 Februari 217.462 217.983 217.512
6-10 Februari 218.237 222.034 217.015 219.715 221.587 13-17 februari 221.905 216.128 217.752 217.632 218.571 20-24 Februari 220.321 218.388 217.468 216.624 215.402 27-28 Februari 218.701 218.261
Maret
1-3 Maret 219.915 221.419 224.097
6-10 Maret 223.462 220.380 218.185 219.127 220.294 13-17 maret 220.485 220.332 220.469 225.852 232.367 20-24 maret 236.236 235.019 230.301 232.111 233.369 27-29 maret 233.098 235.280 233.821
April
3-7 april 234.385 233.359 234.684 235.685 237.136
11-13 april 237.966 241.847 242.178
17-21 april 243.208 249.300 255.856 257.414 257.363 24-28 april 254.516 258.942 263.470 262.146 260.193 Mei
1-5 Mei 264.120 262.725 266.572 264.471 265.125 8-12 Mei 268.773 275.412 277.971 278.683 274.510 15-19 Mei 257.053 257.667 261.498 249.945 248.742 22-26 Mei 232.114 234.231 234.090
29-31 Mei 239.290 245.417 237.238 Juni
1-2juni 237.366 242.574
5-9 jillli 243.381 235.186 228.156 218.665 225.073 12-16 juni 224.127 216.353 215.450 216.668 232.352 19-23 juni 229.814 229.069 229.252 232.126 228.507 26-30juni 228.313 228.289 226.101
セRRVNUYW@
233.272 JuliA!lliStuS
1-3 A!!Ustus 373.378 376.429 376.839
6-10 A1rustus 362.633 360.298 376.039 372.061 367.641 13-17 Agustus 369.802 363.953 339.457 319.666
20-24 A!lliStuS 344.847 337.069 349.742 357.969 361.407 27-31 A!!Ustus 366.323 363.281 358.916 361.780 368.153 September
3-7 September 373.771 375.415 374.382 375.623 379.085 10-14September 373.544 373.767 372.135 375.522 375.467 17-21 September 375.824 380.043 393.637 390.706 397.242 24-28 September 397.502 393.683 396.369 401.310 399.747 Oktober
1-5 Oktober 407.762 420.586 418.266 421.294 428.105 8-12 Oktober 430.846 434.741 444.925 456.628
15-19 Oktober 458.594 457.494 448.626
22-26 Oktober 427.000 446.342 440.988 453.886 460.835 29-31 Oktober 470.000 466.770 463.055
November
1-2 November 477.444 480.764
5-9 November 469.748 475.553 485.299 482.110 489.160 12-16 November 481.552 472.107 475.462 482.404 475.764 19-23 November 469.539 466.024 456.700 455.777 461.313 26-30 November 475.766 472.456 482.972 487.076 483.964 Desember
2-7 Desember 491.149 497.867 500.439 503.940 501.160 10-14 Desember 502.780 506.111 503.925 495.418 492.540 17-21 Desember 478.241 472.880 476.018
24-28 Desember 486.623 490.835 493.014
Lampiran 2
Rata-rata return
harian
ウ・「セセャオュ@
rata-rata
return tertentu dikeluar]K:an dari
18-22 Juni 2007 -5,2871 0,5855 0,7721 -0,5935 0,1360 25-29 Juni 2007 0,1336 -0,0130 -1,2569 -0,5933 0,9907 2-6 Juli 2007 -4,6640 1,1264 0,3524 1,1613 0,1654 9-13 Juli 2007 2,4383 0,3375 -0,8165 0,6038 0,9008 16-20 Juli 2007 -4,7251 0,6183 3,4749 1,9932 1,7650 23-27 Juli 2007 0,4535 0,8260 -0,6081 -1,6219 -3,0431 30-31 Juli 2007 0,2509 2,6296
1-3 Airustus 2007 -4,4096 0,8651 0,0211
6-10 Airustus 2007 -3,9939 -0,6014 4,4916 -1,0702 -1,5569 13-17 A!.!Ustus 2007 0,6127 -1,7400 -6,9953 -6,1663
20-24 A!.!Ustus 2007 7,5101 -2,8598 4,2550 3,0901 0,8568 27-31 A!.!Ustus 2007 -6,5092 -0,7631 -1,2551 4,6947 2,5166 3-7 September 2007 1,1093 -0,1015 0,2075 6,3353 0,9919 10-14 September 2007 -1,6988 0,0232 -0,0461 0,5186 0,2694 17-21 September 2007 -2,0239 0,9532 3,7357 -0,3558 1,5563 24-28 September 2007 0,8252 -1,1436 1,3608 5,8034 -0,6585 1-5 Oktober 2007 2,0750 3,1063 -0,4275 1,1415 1,0973 8-12 Oktober 2007 1,3129 1,0391 2,2617 2,1189
15-19 Oktober2007 0,4642 -1,0319 -2,2736
22-26 Oktober 2007 -4,9177 4,6766 -1,3286 7,0381 -2,0487 29-31 Oktober 2007 2,0694 -0,4222 -0,9274
1-2 November 2007 3,0613 0,5159
5-9 November 2007 -2,3573 1,2533 1,7154 6,2900 1,1754 12-16 November 2007 -1,5362 -0,8204 3,1912 0,5317 -1,5967 19-23 November 2007 -0,8839 -0,9601 -2,5656 5,0021 0,6673 26-30 November 2007 3,0445 -0,9353 2,1987 1,1349 -0,4672 3-7 Desember 2007 1,7280 1,1613 0,1629 1,1977 -0,7936 10-14 Desember 2007 -4,5808 0,7546 -0,6274 -1,5508 -0,7684 17-21 Desember 2007 -3,1039 -1,3033 0,4080
26-28 Desember 2007 2,5431 0,9873 0,0374
Rata-rata return Harian LQ-45 periode tahun 2006-2007 (dalam %)
Hari
Tanggal Sen in Selasa Ra bu Kam is Jumat
2-6 Januari 2006 2,6307 -0,1012 1,0513
9-13 Januari 2006 2,1007 -0,4503 -0,5989
16-20 Januari2006 -1,3901 -2,0828 -1,7740 3,5418 -0,6452 23-27 Januari 2006 -2,1243 0,6510 2,1903 -0,4116 0,3863 30 Januari 2006 0,2162
1-3 Februari 2006 0,1701 -0,0302
6-10 Februari 2006 0,1819 1,3015 -1,9432 0,7842 0,4321 13-17 Februari 2006 -5,0503 -2,1243 0,5815 0,0622 0,5083 20-24 Februari 2006 0,3814 -1,0747 -0,4603 -0.,7485 -0,7757 27-28 Februari 2006 1,9719 -0,3728
1-3 Maret 2006 0,9910 0,9813
6-10 Maret 2006 -0,0244 -1,5635 -1,1214 0,5276 0,7631 13-17 Maret 2006 -0,3196 0,0859 0,0157 2,6686 2,9091 20-24 Maret 2006 2,1617 -0,3831 -2,2586 0,3962 0,5144 27-29 Maret 2006 0,0200 1,2379 -0,4908
3-7 April 2006 -0,1596 1,5651 0,.7442 0,5649
10-14 April 2006 1,0303 0,,6705
17-21 April 2006 2,4351 3,0857 0,8646 -0,4940 24-28 April 2006 -1,2978 1,0220 1,6087 -0,6870 -1,0561 1-5 Mei 2006 1,0535 -0,0941 1,7172 -0,8075 -0,0740 8-12 Mei 2006 1,5914 1,8743 0,4450 0,8549 -1,9830 15-19 Mei 2006 -6,9225 0,2793 2,4647 -4,4833 -0,8176 22-26 Mei 2006 -6,4383 1,4684 -0,2147
29-31 Mei 2006 2,8139 -3,2030
1-2 Juni 2006 2,0713
5-9 Juni 2006 0,2827 -2,7835 -2,5925 MセゥLPYRY@ 3,0119 12-16 Juni 2006 -0,1917 -3,1992 -0,2409 0,6379 6,5963 19-23 Juni 2006 -1,1147 -0,1236 -0,1038 0,9111 -1,2643 26-30 Juni 2006 -0,3629 0,0405 -1,1080 0,1803 3,0678 3-7 Juli 2006 1,5549 1,0090 0,0515 0,1577 0,6450 10-14 Juli 2006 -0,7146 0,3363 0,0399 -0,9925 -2,4956 17-21 Juli 2006 -6,7952 0,1006 -0,4314 3,2172 -0,1462 24-28 Juli 2006 -0,9071 0,3007 0/,527 1,2855 0,4517 31-Juli 2006 1,2016
1-4 Agustus 2006 1,8348 -1,1980 0,8583
7-11 A!!Ustus 2006 1,0620 -0,5884 1,5059 -2,2535 1,4515 14-19 A!!Ustus 2006 0,9769 0,6298 1,0968
22-26 A!!Ustus 2006 0,1314 -0,8867 -1,1644
11-15 September 2006 -1,5078 -1,3254 1,2454 0,9084 0,4833 18-22 September 2006 0,6400 0,9423 -0,6033 2,0102 0,1278 25-29 September 2006 -0,3339 -0,7543 1,2946 0,3780 0,0027 2-6 Oktober 2006 -5,5356 0,5764 -0,1364 0,4251 -0,2497 9-13 Oktober 2006 0,1987 0,7751 -0,2297 -0,1144 1,7082 16-20 Oktober 2006 -0,9753 0,1998 -0,1813 0,2549 0,2569 30-31 Oktober 2006 0,5072 0,2996
1-3 November 2006 1,2661 0,3300
6-10 November 2006 2,0613 0,9128 -0,5188 0,9142 0,2897 13-17 November 2006 -1,8389 2,2617 -0,0915 -0,2455 0,0882 20-24 November 2006 0,8522 -0,3152 1,3715 -0,2043 0,9300 27-30 November 2006 0,8602 -2,5047 1,3441 0,5460
01-Desember 2006
4-8 Desember 2006 -0,3379 2,9825 0,4811 -0,3766 -0,6127 11-15 Desember 2006 -0,9870 -0,2931 -0,2136 0,5892 1,4663 18-22 Desember 2006 -0,3442 -2,9591 1,7436 1,4297 -0,2669
25-29 Desember 2006 1,0670 0,1743
1-5 Januari 2007 -0,3483 -0,7159 0,3523
8-12 Januari 2007 -1,1290 -2,0765 -4,3169 0,0646 -2,0174 15-19 Januari 2007 -3,1578 1,6121 0,0916 0,8896 1,4179 22-26 Januari 2007 1,4141 -0,6669 -0,1863 -1,9018 -1,0615 29-31 Januari 2007 0,3439 -0,0092 -0,7331
1-2 Februari 2007 0,5900
5-9 Februari 2007 -6,6847 -0,6720 0,0464 -0,9821 -0,9059 12-16 Februari 2007 -4,3569 -0,5278 1,6274 2,5919 0,2556 19-23 Februari 2007 0,1469 0,0735 0,6479 -0,4437 -1,3807 26-28 Februari 2007 -5,5531 -1,1958 -1,3586
1-2 Maret 2007 -0,0046
5-9 Maret 2007 -3,6845 2,2698 0,7163 1,,7016 -0,4199 12-16 Maret 2007 1,9592 0,0845 -2,2290 6,.9986 0,1556
19-23 Maret 2007 0,1646 1,.9078 -0,0835
26-30 Maret 2007 0,5618 0,3739 -1,2581 L.1334 0,9217 2-6 April 2007 1,1504 3,3097 1,3481 -1,6145
9-13 April 2007 0,7805 0,3151 -0,2108 0,6246 16-20 April 2007 1,3915 -0,0342 -0,6388 4,4066 3,0302 23-27 April 2007 1,0800 -0,6677 0,2627 1,,6012 -0,1544 30-April 2007 -1,7238
1-4 Mei 2007 0,3891 5,.6290 0,5167
7-11Mei2007 0,0097 -0,8433 0,7539 0,.3907 -1,6978 14-18 Mei 2007 1,0428 -0,3723 1,5365
21-25 Mei 2007 0,1033 1,1108 -1,5816 -1,1849 28-31 Mei 2007 0,8346 -1,2238 -0,2948 L,5533
, n T
.
Rata-rata ret11r11 Harian JU periode tabnn 2006-2007 (dalam %)
Hari
Tammal Sen in Selasa Rabu Kam is Jfumat
3- 6 Januari 2006 1,7382 0,3479 1,1357
9-13 Januari 2006 1,7286 -0,1166 -0,5479
16-20 Januari 2006 -1,3554 -2,0702 -1,4117 3,3930 -0,5029 23-27 Januari 2006 -1,8729 0,4457 2,2081 -0,1958 7,3341 30-Januari 2006 0,2845
1-3 Februari 2006 0,2396 -0,2161
6-10 Februari 2006 0,3333 1,7399 -2,2605 1,2442 0,8520 13-17 Februari 2006 0,1435 -2,6034 0,7514 -0,0551 0,4315 20-24 Februari 2006 0,8007 -0,8774 -0,4213 -0,3881 -0,5641 27-28 Februari 2006 1,5316 -0,2012
1-3 Maret 2006 0,6839 1,2095
6-10 Maret 2006 -0,2834 -1,3792 -0,9960 0,4317 0,5326 13-17 Maret 2006 0,0867 -0,0694 0,0622 2:,4416 2,8846 20-24 Maret 2006 1,6650 -0,5152 -2,0075 0,7859 0,5420 27-29 Maret 2006 -0,1161 0,9361 -0,6201
3-7 April 2006 -0,4377 0,5678 0,4265 0,6157
11-13 April 2006 1,6309 0,1369
17-21 April 2006 2,5049 2,6298 0,6089 -0,0198 24-28 April 2006 -4,1062 1,7390 1,7487 -0,5025 -0,7450 1-5 Mei 2006 1,5093 -0,5282 1,4643 -0,7882 0,2473 8-12 Mei 2006 1,3760 2,4701 0,9292 0,2561 -1,4974 15-19 Mei 2006 -6,3593 0,2389 1,4868 セGQMLTQXP@ -0,4813 22-26 Mei 2006 -7,6848 0,9121 -0,0602
29-31Mei2006 2,5605 -3,3327
1-2 Juni 2006 2,1941
5-9 Juni 2006 0,3327 -3,3671 -2,9891 -4,1599 2,9305 12-16 Juni 2006 -0,4203 -3,4686 -0,4174 0,5653 7,2387 19-23 Juni 2006 -1,0923 -0,3242 0,0799 1,2536 -1,5591 26-30 Juni 2006 -0,0849 -0,0105 -0,9584 0,2194 2,9458 3-7 Juli 2006 0,8158 1,4712 -0,2749 0,6559 0,3114 10-14 Juli 2006 -0,7424 0,3883 -0,2443 -1,0040 -2,4018 17- 21 Juli 2006 -1,2580 0,3155 -0,4720 3,1551 -0,4564 24-28 Juli 2006 -0,4328 0,2769 0,5947 0,2297 0,7225 31-Juli 2006 1,0272
1-4 A!n!StuS 2006 1,5897 -0,9312 0,7953
7-11 Arrustus 2006 0,9058 -0,1286 1,3325 -2,1769 1,6450 14-18 Arrustus 2006 0,8860 0,6329 1,4867
21-25 A<mstus 2006 0,0662 -1,3681 ··1,4869
Daftar Perusahaan LQ-45 Periode Januari-Juli 2006
No Kode Nama Perusahaan Keterangan
1
AALI Astra Airro Lestari Thk2
ADID
Adhi Karva Thk3
ANTM Aneka Tambang Thk4
ASH Astra Intemasional Thk5
BBCA Bank Central Asia Tbk6
BBRI Bank Rakvat Indonesia Tbk7
BDMN Bank Danamon Thk8
BFIN BFI Finance Indonesia Tbk9
BMRI Bank Mandiri Thk 10 BNBR Bakrie Dan Brothers Thie11 BNGA Bank Niaga Thk
12
BNII Bank Intemasional Indonesia Thk 13 BRPT Barito Pacifik Timber Thk14
BUMI Bmni Resources Thk15
CTRS Ciputra Surva Thk16
ELTY Bakrieland Development Thie17
ENRG Enerci Mega Persada Thie18
EPMT Enseval Putra Megatrading Thk19
GGRM Gudang Garam Tbk20
GJTL Gajah Tunggal Thk21
HMSP HM Sampoema Thie22
!NCO Intemasional Nickel Indonesia Thk23
INDF Indofood Sukses Makmur Thk24
INKP Indah Kiat Pulp & Paper Thk25
INTP Indocement Tunggal Prakasa Tbk26
ISAT IndosatTbk27
JIHD Jakarta Intemasional Hotel &Dev. Tbk28
KIJA Kawasan lndustri Jababeka Thk29
KLBF Kalbe Farma Thk30
LSIP PP London Sumatra Thk31
MEDC Medco Energi Intemasional Tbk32
PGAS Perusahaan Gas Negara Thk33
PLAS Palm Asia Corpora Thk34
PNBN Bank Pan Asia Thk35
PTBA Tambang Batubara Bukit Asam Tbk36
RALS Ramayana Lestari Sentosa Thk37
RMBA Bentoel Intemasional Investama Tbk38
SMCB Semen Cibinong Thk39
TINS TimahThkDaftar Pcrusahaan LQ-45 Periodc Agnstus 2006-Januari 2007
No Kode Nama Perusahaan Keterangan
I AALI Astra AITTo Lestari Tbk
2
ADHI Adhi Karva Tbk3
ADMG GT Petrochem Industries Tbk Baru4
ANTM Aneka Tambang Tbk5
APOL Arpeni Pratama Ocean Line Tbk Baru6
ASH Astra Intemasional Tbk 7 BBCA Bank Central Asia Tbk8
BBRI Bank Rakvat Indonesia Tbk9
BDMN Bank Danamon Tbk10 BLTA Berlian Laiu Tanker Tbk Baru
11 BMRI Bank Mandiri Tbk
12
BNBR Bakrie Dan Brothers Tbk13 BNGA Bank Niaga Tbk
14
BNII Bank Intemasional Indonesia Tbk15
BRPT Barito Pacifik Timber Tbk16
BTEL Bakrie Telecom Tbk17
BUMI Bumi Resources Tbk18
CMNP Citra Marga Nusapabala Persada Tbk Baru19
CTRS Ciputra Surva Tbk20
ENRG Energi Mega Persada Tbk21
GGRM Gudang Garam Tbk22
GJTL Gaiab TunggaJ Tbk23
INCO Intemasional Nickel Indonesia Thk24
INDF Indofood Sukses Makmur Tbk25
INKP Indab Kiat Pulp & Paper Tbk26
INTP Indocement Tunt:rnal Prakasa Tbk27
ISAT Indosat Tbk28
KIJA Kawasan lndustri Jabaheka Tbk29
KLBF Kalbe Farma Tbk30
LPKR Lippo Karawaci Tbk Baru31
LSIP PP London Sumatra Tbk32
MEDC Medco Energi Internasional Tbk33
MPPA Matabari Putra Prima Tbk34
PGAS Perusabaan Gas Negara Tbk35
PNBN Bank Pan Asia Tbk36
PNLF Panin Life Tbk Baru37
PTBA Tambang Batubara Bukit Asan1 Tbk38
RALS Ramayana Lestari Sentosa Tbk39
SMCB Holcim Indonesia Tbk Barur n ,., ... IT'> A セ@
Daftar Perusahaan LQ-45 Periode September 2007 - Febnmri 2008
No Kode Nama Perusahaan Keterangan
1
AALI Astra Airro Lestari Tbk2
ADHI
Adhi Karya Tbk3
ANTM Aneka Tambang Tbk4
ASII Astra Intemasional Tbk5
BBCA Bank Central Asia Tbk6
BBKP Bank Bukopin Tbk Baru7
BBRI Bank Rakvat Indonesia Tbk8
BDMN Bank Danamon Tbk9
BHIT Bhakti Investama Tbk Baru10
BLTA Berlian Laiu Tbk 11 BMRI Bank Mandiri Tbk12
BMTR Global Mediacom Tbk Baru13 BNBR Bakrie Dan Brothers Tbk
14
BNGA Bank Niaga Tbk15
BNII Bank Intemasional Indonesia Tbk16
BRPT Barito Pacifik Timber Tbk17
BTEL Bakrie Telecom Tbk18
BUMI Bumi Resources Tbk19
CMNP Citra Marga Nusapahala Persada Tbk20
CPRO Central Tbk Baru21
CTRA Ciputra Dev. Tbk22
CTRS Ciputra Surva Tbk23
ELTY Bakrieland Tbk Baru24
ENRG Energi Mega Persada Tbk25
INCO Intemasional Nickel Indonesia Tbk26
INDF Indofood Sukses Makmur Tbk27
INKP Indah Kiat Pulp & Paper Tbk28
ISAT IndosatTbk29
KIJA Kawasan Industri Jababeka Tbk30
KLBF Kalbe Farma Tbk31
LSIP PP London Sumatra Tbk32
MEDC Medco Enerni Intemasional Tbk33
PGAS Pernsahaan Gas Negara Tbk34
PNBN Bank Pan Asia Tbk35
PNLF Panin Life Tbk36
PTBA Tambang Batubara Bukit Asam Tbk37
SMCB Holcim Indonesia Tbk38
SULI Sumalindo Lestari Tbk39
TINS TimahTbk Baru42 TRUB Truba Alam Tbk
I
Baru
I
43 TSPC Tempo Scan Tbk
Daftar Perusahaan JU Periode Agustus 2006 - Februari 2007
No Kode Nama Perusahaan Keteranl!an
1
ADHI Astra All.To Lestari Thk2
ANTM Adhi Karya Thk3
ASII Astra Intemasional Tbk4
BLTA Berlian Laju Thk5
BNBR Balaie Dan Brothers Thk6
BTEL Balaie Telecom Thk Baru7
BUMI Bumi Resources Thk8
CTRA Ciputra Dev. Tbk Baru9
CTRS Ciputra Surva Thk Baru10
ENRG Enerci Mega Persada Thk 11 GJTL Gaiah Tun22al Thk12
INCO Intemasional Nickel Indonesia Tbk 13 INDF Indofood Sukses Makmur Tbk14
INKP Indah Kiat Pulp & Paper Tbk15
INTP Indocement TunggaJ Prakasa Tbk16
ISAT Indosat Thk17
KIJA Kawasan Industri Jababeka Tbk18
KLBF Kalbe Farma Thk19
LPKR Linno Karawaci Thk Baru20
LSIP PP London Sumatra Tbk21
MEDC Medco Enerci Intemasional Tbk22
PGAS Perusahaan Gas Negara Thk23
PLAS Palm Asia Coroora Thk24
PTBA Tambanl! Batubara Thk25
SMCB Holcim Indonesia Thk26
TKIM Pabrik Kertas Tiiwi Kimia Tbk27
TLKM Telekomunikasi Indonesia Tbk28
UNSP Balaie Sumatra Plantation Thie29
UNTR United Tractor TbkDaftar Pcrusahaan JU Pcriode Agustus 2007 - Februari 2008
No Kode Nama Perusahaam Keteram!an
1 AALI Astra Agro Lestari Tbk
2 ANTM Aneka Tambang Tbk
3 APEX APEXINDO Tbk Baru
4 ASII Astra Intemasional Tbk 5 BLTA Ber!ian Laiu Tbk
6 BNBR Bakrie Dan Brothers Tbk 7 BTEL Bakrie Telecom Tbk 8 BUMI Bumi Resources Tbk
9 CPRO Central Tbk
10 CTRA Ciputra Dev. Tbk 11 FREN Mobile-8 Telecom Tbk
12 INCO Intemasional Nickel Indonesia Tbk 13 INDF Indofood Sukses Makmur Tbk 14 INKP Indah Kiat Pulp & Paper Tbk 15 INTP Indocement Tun!:!l!al Prakasa Tbk
16 ISAT Indosat Tbk
17 KLBF Kawasan Industri Jababeka Tbk 18 LPKR Liooo Karawaci Tbk
19 LSIP PP London Smnatra Tbk
20 MEDC Medco Energi Intemasional Tbk 21 PGAS Perusahaan Gas Negara Tbk 22 PTBA Tambang Batubara Tbk
23 SMAR Smart Tbk Baru
24 SMCB Holcim Indonesia Tbk
25 SMGR Semen Gresik Tbk Baru
26 TINS Timah Tbk Baru
27 TLKM Telekomunikasi Indonesia Tbk
28 TRUB Truba Alam Tbk Baru