KESIMPULAN DAN SARAN PENGARUH KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKAL REGIONAL TERHADAP INFLASI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (PERIODE 1990-2007).
Teks penuh
Dokumen terkait
Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi regional, sehubungan dengan adanya pengaruh rasio investasi pemerintah daerah dan rasio pengeluaran/konsumsi pemerintah dengan
Dari hasil pengujian regresi OLS jangka panjang terlihat bahwa hanya variabel kebijakan moneter (MS) dan kebijakan fiskal (GE) yang berpengaruh positif, sedangkan
Adapun hasil analisis VECM pada tabel 3.11 didapatkan data yakni dalam periode jangka panjang, SUN memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi dengan nilai
kuat, hal ini terlihat dari kemampuan variabel utama jalur ini yaitu ekspektasi inflasi (eINF) dan Kurs yang tidak mampu menjelaskan secara signifikan variasi
Respons variabel-variabel pada Jalur Ekspektasi Inflasi terhadap shock instrumen kebijakan moneter (rSBI) dan variabel lainnya relatif tidak kuat, hal ini terlihat
Berdasarkan kesimpulan hipotesa diketahui inflasi tidak mempengaruhi indeks LQ45 periode tahun 2007-20011.Pada penelitian ini memperlihatkan bahwa variabel inflasi pada periode 2007
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan fiskal yang direpresentasikan oleh variabel rasio pengeluaran pemerintah terhadap PDB dan kebijakan moneter
Variabel pengeluaran rutin pemerintah berpengaruh positif dan signifikan dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang terhadap pertumbuhan ekonomi di