Optimum penggunaan lahan di daerah penghasil padi dan tebu di Jawa Timur dan pengaruhnya terhadap pendapatan petani dan kesempatan kerja
Teks penuh
Dokumen terkait
lllcnuul Pergrhed.irShcni(2tr08),hn!angrnPcmbad.0DaD pcn.r,3n)rng Jihrddpi pxda nasa yrng xkti ddang cuIup konlplo[s .drxra ]ai'r disebabkdn .leh besarnyrjufrl.htryo
Bapak Sutrimo dan Mbak Lili yang telah banyak membantu dalam pelaksanaan.. penelitian serta Mbak Diah yang telah membantu dalam menganalisis
Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur rata-rata petani secara umum adalah 48-53 tahun, menunjukkan bahwa petani dalam usia produktif, tingkat pendidikan secara
Analisis ini yang digunakan untuk melihat Risiko perubahan iklim terhadap produksi padi yang dihasilkan oleh petani, yaitu : Pengaruh risiko perubahan iklim dan
dimana peneliti memungkinkan untuk memilih berdasarkan pertimbangan karakteristik yang cocok dalam penelitian ini. Hal yang menjadi pertimbangan pada penentuan sampel
Faktor yang paling penting untuk memperoleh hasil gabah yang tinggi tergantung pada jumlah pembentukan jumlah anakan serta dipengaruhi oleh sifat genetik masing-masing
Hasil penelitian menunjukkan kondisi sosial ekonomi wanita tani dilihat dari umur, tingkat pendidikan, jumlah anggota rumahtangga dan luas lahan adalah sebanyak
Usahatani tembakau pada lahan gunung/perbukitan memberikan kontribusi penyerapan tenaga kerja paling tinggi (76 %) daripada usahatani tembakau pada agro ekosistem sawah dan