• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kemampuan tanah tegal etc

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kemampuan tanah tegal etc"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

PEKERJAAN

SURVEI DAN PEMETAAN TEMATIK PERTANAHAN

PAKET II

Lokasi :

Propinsi Jawa Tengah dan NTB

(Kab. Tegal, Kab. Tabanan dan Lombok Timur)

(2)

Citra Satelit terkoreksi dan DEM

Peta Kemiringan Lereng

Peta Plot Sampel

Data Primer

Letak Faktor Pembatas

1. Astonomis

(Marking-Track GPS) 2. Geografis

(Administratif)

1. Jenis Gambut 2. Tutupan Batuan 3. Salinitas

Potensi Tanah Monografi

Kecamatan Jenis Tanah Penggunaan Lahan Data Sekunder

Survey Lapangan

Bagan Alur Pembuatan

Pemetaan Kemampuan Tanah

1. Kedalaman Efektif 2. Tekstur

3. Drainase 4. Erosi Jalur Pengamatan

(3)

Kode Kemampuan Tanah

1. Tekstur Halus 1

Agak Halus 2

Sedang 3

Agak Kasar 4

Kasar 5

2. Kedalaman Efektif

> 90 cm A

60-90 B

30-60 C

10-30 D

0-10 cm E

3. Drainase Porous a

Tidak pernah Tergenang b

Tergenang periodik setelah hujan c

Tergenang periodik 1-6 bulan d

Tergenang terus menerus (> 6 bulan) e

4. Erosi Tidak ada erosi I

Erosi ringan II

Erosi sedang III

Erosi berat IV

Erosi sangat berat V

1. Gambut Fibrik

-Hemik Ga

Saprik Gb

2. Tutupan Batuan Tutupan batuan Sedikit Bt

Tutupan batuan Sedang Bd

Tutupan Batuan Banyak Bb 3. Salinitas Tidak ada air asin Aa

Sedikit Ab

Banyak Ac

Unsur Kemampuan Tanah

Faktor Pembatas Tanah

Contoh: Pada 1 (Satu) Plot Sampel

(4)

No. Alat

1

GPS

2

Bor Tanah (Bor Ulir)

3

Camera

4

Meteran (min. 5 meter )

5

Baterai (GPS)

6

Baterai (Camera)

7

Ballpoint

8

Penghapus

9

Pencil

10

Kompas

11

Peta Rupabumi Indonesia (RBI)

12

Cutter

13

Busur Derajat

14

Laptop

15

Spidol OHP

16

Map Plastik

17

Papan Dada

18

Plastik Transparan (per roll)

(5)
(6)
(7)

Jumlah

Plot

Sampel Di

Tiap

Kabupaten

DAFTAR PLOT

No KABUPATEN KECAMATAN JUMLAH PLOT TOTAL perorang/plot Per orang/hari 14 hari 18 hari

1 Tegal A 63

B 39 C 67 D 46 E 30 F 25 G 7 H 17 I 10 J 9 K 31 L 17 M 19 N 51 O 4 P 32 Q 51

R 34 562 140 10 8

2 Lombok Timur A 88

B 51 C 22 D 85 E 99 F 45 G 40 H 38

I 74 542 135,5 10 8

3 Majene A 34

B 33

C 117

D 164 348 87 6 5

4 Mamasa A 290

B 262

C 203

(8)

KECAMATAN JUMLAH PLOT

NO

ORG NAMA KECAMATAN PLOT

JUMLA H PLOT

BUMIJAYA 63

1 M Arif N BUMIJAYA 63 102

BOJONG 39 BOJONG 39

MARGASARI 67

2

R Nurdiansyah MARGASARI 67

150

BALAPULANG 46 BALAPULANG 46

PAGERBARANG 30 PAGERBARANG 30

LEBAKSIU 25 DUKUHWARU 7

DUKUHWARU 7

3

M F Ghazali ADIWERNA 17

169

ADIWERNA 17 DUKUHTURI 10

DUKUHTURI 10 TALANG 9

TALANG 9 KRAMAT 31

KRAMAT 31 TARUB 17

TARUB 17 SURADADI 51

PANGKAH 19 WARUREJA 34

JATINEGARA 52

4

D Hidayat

LEBAKSIU 25

141

SLAWI 10 PANGKAH 19

KEDUNG

BANTENG 35 JATINEGARA 52

SURADADI 51 SLAWI 10

WARUREJA 34 KEDUNG

BANTENG 35

562 562 562

Detail

Kabupaten

Tegal

[Plot Sampel ]

1 Puncak Slamet (Kec Bumijaya dan Bojong) menuju utara

2 Margasari selatan menuju ke utata, diteruskan ke balapulang selatan lalu ke utara menuju pagerbarang utara, dilanjutkan ke dukuhwaru barat ke timur

3 Warureja selatan ke utara lalu ke suradadi utara menuju suradadi selatan lalu ke tarub , dilanjutkan ke kramat lalu ke talang lalu ke dukuhturi lalu ke adiwerna

(9)

Referensi

Dokumen terkait

Sesar-sesar tersebut adalah: (a) Sesar Palu-Koro yang memanjang dari Palu ke arah Selatan dan Tenggara melalui Sulawesi Selatan bagian Utara menuju ke selatan

Kontaminan diduga dapat merembes atau menyebar ke arah selatan dan utara tetapi lebih cenderung ke arah selatan karena selain memiliki topografi yang rendah, di bagian

Dari rumah selatan sebanyak 3 langkah lalu ke arah barat 4 langkah dan 1 langkah ke utara untuk sampai ke

Pergerakan Arah angin berasal dari bagian selatan menuju bagian utara, yaitu dari arah belakang lahan dan depan lahan yang nantinya akan memberikan udara alami

Oreantasi masa banguna yang akan di bangun adalah: pada bagian utara menghadap ke sebuah pabrik aqua, bagian selatan menghadap ke sawah, bagian barat menghadap ke lahan kosong

Hasil yang diperoleh menunjukkan posisi sebaran batuan megalit pada bagian arah utara, timur laut, selatan, selatan ke utara dan tenggara dari lokasi penelitian dengan

Hasil tersebut dibuktikan pada Gambar 2 pada bagian utara Pulau Kelapa Dua memiliki suhu yang tinggi karena massa air bergerak dari utara menuju selatan, atau dengan kata

Kontaminan diduga dapat merembes atau menyebar ke arah selatan dan utara tetapi lebih cenderung ke arah selatan karena selain memiliki topografi yang rendah, di bagian