i
PERBEDAAN HASIL TES SCHWABACH PADA PEKERJA PABRIK
MEBEL YANG TERPAPAR BISING SECARA LANGSUNG DAN TIDAK
LANGSUNG DI KAWASAN INDUSTRI MEBEL JEPARA TAHUN 2016
SKRIPSI
Untuk memenuhi sebagian persyaratan
Mencapai derajat Sarjana Kedokteran
Diajukan oleh:
Rachmad Alsy Setiafadi
J5001 300 47
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
ii
HALAMAN PENGESAHAN
SKRIPSI
PERBEDAAN HASIL TES SCHWABACH PADA PEKERJA PABRIK
MEBEL YANG TERPAPAR BISING SECARA LANGSUNG DAN TIDAK
LANGSUNG DI KAWASAN INDUSTRI MEBEL JEPARA TAHUN 2016
Yang diajukan oleh : Rachmad Alsy Setiafadi
J500130047
Telah disetujui dan disahkan oleh Dewan Penguji dan Pembimbing Utama Skripsi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Pada hari ..., ...2017
iii
PERNYATAAN
Dengan ini penulis menyatakan bahwa dalam Skripsi ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu Perguruan Tinggi manapun. Sepanjang pengetahuan penulis juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan orang lain, yang tertulis dalam naskah ini kecuali disebutkan dalam daftar pustaka.
Apabila kelak terbukti ada ketidakbenaran dalam pernyataan penulis di atas, maka akan penulis pertanggungjawabkan sepenuhnya.
Surakarta, 13 Januari 2017 Penulis
RACHMAD ALSY SETIAFADI
iv
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT atas limpahan karunia dan rahmat-Nya, sehingga penulis bisa menyelesaikan skripsi dengan judul “Perbedaan Hasil Tes Schwabach pada Pekerja Pabrik Mebel yang Terpapar Bising Secara Langsung dan Tidak Langsung Di Kawasan Industri Mebel Jepara Tahun 2016”. Penyusunan skripsi ini bertujuan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Keberhasilan menyelesaikan skripsi ini tidak terlepas dari doa dan dukungan berbagai pihak, maka pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terimakasih kepada :
1. DR. Dr. EM Sutrisna, M.Kes selaku Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta.
2. Dr. Erna Herawati, Sp.K.J., selaku kepala Biro Skripsi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Pembimbing Pendamping yang telah memberikan waktu, saran, nasihat, serta melengkapi kekurangan dalam penulisan skripsi ini
3. Dr. Arne Laksmiasanti, Sp.THT-KL., M.Kes., selaku Pembimbing Utama yang telah memberikan waktu, pengarahan, bimbingan, saran, dan motivasi bagi penulis.
4. Dr. M. Shoim Dasuki, M.Kes., selaku Ketua Penguji dan Pembimbing Akademik yang telah memberikan waktu, pengarahan, bimbingan, saran, dan motivasi bagi penulis.
5. Seluruh dosen dan staf Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta.
v
7. Teman-teman Keluarga Flamboyan Indah A3 Septian, Luthfi, Ardian, Guntur dan Yudhis.
8. Teman seperjuangan skripsi THT Yulita Purnama Sari, Ana Safitri, Didit Kuswanto, Novendra Maya, Tio Urgantoro
9. Orang yang selalu mendorong, mendoakan, dan memberi semangat Hanum Habibah
10.Teman-teman Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta angkatan 2013, khususnya yang sudah membantu banyak dalam penyusunan skripsi ini serta semua pihak yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu. 11.Teman-teman lainnya yang selalu ada dan membantu menyelesaikan tugas
yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu.
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa dalam penulisan skripsi ini masih sangat jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan kritik dan saran di masa mendatang untuk peningkatan karya ini. Semoga karya sederhana ini bermanfaat. Aamiin
Surakarta, 13 Januari 2017
Rachmad Alsy Setiafadi J500130047
vi MOTTO
“Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang
khusyuk”. (QS.Al Baqarah 45)
“Barang siapa menginginkan kebahagiaan di dunia dan di akhirat maka haruslah memiliki banyak ilmu” (HR. Ibnu Asakir)
“Ilmu ada tiga tahapan. Jika seorang memasuki tahapan pertama, ia akan sombong. Jika ia memasuki tahapan kedua ia akan tawadhu’. Dan jika ia memasuki tahapan ketiga ia akan merasa dirinya tidak ada apa-apanya”.
vii DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ... i
HALAMAN PENGESAHAN ... ii
PERNYATAAN ... iii
KATA PENGANTAR ... iv
MOTTO ... vi
DAFTAR ISI ... vii
DAFTAR TABEL ... ix
DAFTAR GAMBAR ... x
DAFTAR LAMPIRAN ... xi
ABSTRAK ... xii
ABSTRACT ... xiii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
A.Latar Belakang Masalah ... 1
B.Perumusan Masalah ... 3
C. Tujuan Penelitian ... 3
D. Manfaat Penelitian ... 3
BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 5
A.Landasan Teori ... 5
1.Gangguan Pendengaran Akibat Bising ... 5
2.Jenis Dan Derajat Gangguan Pendengaran ... 10
3.Cara Pemeriksaan Pendengaran ... 11
B.Kerangka Berpikir ... 15
viii
D. Hipotesis ... 16
BAB III METODE PENELITIAN ... 17
A. Jenis Penelitian ... 17
B. Tempat dan Waktu Penelitian ... 17
C. Populasi dan Sampel Penelitian ... 17
D. Kriteria Restriksi ... 18
E. Variabel Penelitian ... 19
F. Definisi Operasional ... 19
G. Instrumen Penelitian ... 21
H. Rencana Analisis Data ... 22
I. Pelaksanaan Penelitian ... 22
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 23
A.Hasil Penelitian ... 23
B.Pembahasan ... 25
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 28
A.Kesimpulan ... 28
B.Saran ... 28
ix
DAFTAR TABEL
Tabel 1 Jadwal kegiatan………... 22
Tabel 2 Distribusi Hasil Pemeriksaan Responden Terpapar Bising Secara Langsung dan Tidak Langsung ……….…… 23
Tabel 3 Analisis Data Berdasarkan Umur ………. 24
Tabel 4 Analisis Data Berdasarkan Jenis Kelamin ………...
24
x
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1 Frekuensi Gangguan Pendengaran Akibat Bising... 8 Gambar 2 Diagram Pie Persentase Hasil Pemeriksaan pada Responden yang .
Terpapar Bising secara Langsung ... 23 Gambar 3 Diagram Pie Persentase Hasil Pemeriksaan pada Responden yang g Terpapar Bising secara Tidak Langsung ... 24
xi
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 Ethical Clearance ... 32
Lampiran 2 Surat Permohonan Penelitian ... 33
Lampiran 3 Lembar Persetujuan ... 34
Lampiran 4 Hasil Pemeriksaan Audiometri pada Pemeriksa... 35
Lampiran 5 Surat Keterangan Telah Melakukan Penelitian ... 36
Lampiran 6 Data yang didapatkan dari Penelitian ... 37
xii ABSTRAK
PERBEDAAN HASIL TES SCHWABACH PADA PEKERJA PABRIK MEBEL YANG TERPAPAR BISING SECARA LANGSUNG DAN TIDAK
LANGSUNG DI KAWASAN INDUSTRI MEBEL JEPARA TAHUN 2016
Alsy Setiafadi, Arne Laksmiasanti, Erna Herawati Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta
Latar Belakang : Angka gangguan pendengaran di Indonesia masih cukup tinggi, tes Schwabach merupakan salah satu tes kualitatif untuk memeriksa gangguan pendengaran dimana tes ini membandingkan hantaran tulang orang yang diperiksa dengan pemeriksa yang pendengarannya normal. Salah satu faktor penyebab gangguan pendengaran ialah polusi suara dari mesin industri. Kemajuan teknologi di sektor industri telah berhasil menciptakan berbagai macam produk mesin yang dalam pengoperasiannya seringkali menghasilkan polusi suara atau timbul bising di tempat kerja. Salah satu industri di Indonesia yang banyak menggunakan mesin adalah pabrik mebel.
Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui perbedaan hasil tes pendengaran
Schwabach pada pekerja pabrik mebel yang terpapar bising secara langsung dan tidak langsung di kawasan industri mebel Jepara.
Metodologi Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik
dengan pendekatan cross sectional, sampel diambil secara purposive sampling, sebanyak 40 orang,20 orang terpapar bising secara langsung dan 20 orang terpapar bising secara tidak langsung. Analisis datanya dengan uji Kruskal-Wallis diolah menggunakan Statistical Product and Service Solution (SPSS) 23.0 for Windows. Hasil Penelitian : Dari perhitungan data statistik didapatkan nilai p = <0,001 (p<0,005).
Kesimpulan Penelitian : Terdapat perbedaan hasil tes Schwabach yang sangat signifikan pada pekerja pabrik mebel yang terpapar bising secara langsung dan tidak langsung di kawasan industri mebel Jepara.
xiii ABSTRACT
DIF F ERENCES IN TEST RESULTS SCHWABACH AT THE F URNITURE F ACTORY WORKERS EXPOSED TO NOISE DIRECTLY AND INDIRECTLY IN THE JEPARA F URNITURE INDUSTRY 2016
Alsy Setiafadi, Arne Laksmiasanti, Erna Herawati Faculty of Medicine University of Muhammadiyah Surakarta
Background : The number of hearing disorder in Indonesia is still high, Schwabach test is one of the qualitative test to examine hearing disorders by comparing the bone conduction with the examiner with normal hearing. One of the hearing disorder risk factors is a noise pollution from industry machine. Technology advances in industrial sector have managed to create a wide variety of machinery products which on the process often creating noise pollution or a loud sound from the workplace. One of the Indonesia industry that uses many machines is furniture factory.
Research Objectives : The purpose of this study is to discover the differences in test results Schwabach at the furniture factory workers exposed to noise directly and indirectly in the Jepara furniture industry.
Research Methodology : This study is an analytical observational study with cross sectional approach, samples taken with purposive sampling of 40 people, twenty samples exposed to noise directly, and twenty samples exposed to noise indirectly. Data analysis with Kruskal wallis test processed using Statistical Product and Service Solution (SPSS) 23.0 for Windows.
Research Result : From data statistical count p = < 0,001 (p< 0,005).
Research Conclusions : There is a differences in test results Schwabach very significant at the furniture factory workers exposed to noise directly and indirectly in the Jepara furniture industry.