Kualitas Papan Partikel Tandan Kosong Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Menggunakan Perekat Likuida dengan Penambahan Resorsinol
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Hasil analisis keragaman (Lampiran 5) menyatakan bahwa kadar perekat tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap nilai pengembangan tebal, sedangkan kadar
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perekat likuida TKS yang dihasilkan merupakan golongan perekat phenolik dengan karakteristik bentuk cair, warna cokelat merah kehitaman,
Kelemahan papan partikel tandan kosong kelapa sawit ini adalah tingginya nilai hasil daya serap air dan pengembangan tebal yang dihasilkan, sehingga pada penelitian selanjutnya
Oleh karena itu, jumlah larutan NaOH yang ditambahkan ke larutan likuida yang partikelnya direndam n-heksane akan lebih sedikit dibandingkan larutan likuida tanpa
Gambar D.1 (a) Sertifikat Analisis, (b) Grafik Gugus Fungsi FT-IR Perekat LSK Tanpa Penambahan Resorsinol.. D.2 HASIL ANALISIS GUGUS FUNGSI PADA PEREKAT
Artinya perekat likuid lebih cocok digunakan sebagai ekstender pada perekat MF untuk menghasilkan papan partikel dengan IB yang baik.. KPS papan partikel terkecil dihasilkan
Untuk mengetahui adanya pengaruh perlakuan terhadap keteguhan lentur (MoE) papan partikel yang dihasilkan dari limbah tandan kosong kelapa sawit, maka dilakukan
Rekapitulasi Rata-Rata Sifat Mekanika untuk Papan Partikel Keterangan : Perlakuan uji A = 100% dari sabut kelapa Perlakuan uji B = 100% dari TKKS Perlakuan uji C = 75% dari sabut