• Tidak ada hasil yang ditemukan

Strategi Pengembangan Usaha Minuman Kopi Herbal Instan “Oriental Coffee” Pada CV Agrifamili Renanthera, Bogor

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Strategi Pengembangan Usaha Minuman Kopi Herbal Instan “Oriental Coffee” Pada CV Agrifamili Renanthera, Bogor"

Copied!
151
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Cila Apriande
  • Pengajar:
    • Rahmat Yanuar, SP, MSi
  • Sekolah: Institut Pertanian Bogor
  • Mata Pelajaran: Agribisnis
  • Topik: Strategi Pengembangan Usaha Minuman Kopi Herbal Instan “Oriental Coffee” Pada CV Agrifamili Renanthera, Bogor
  • Tipe: Skripsi
  • Tahun: 2009
  • Kota: Bogor

I. PENDAHULUAN

Bagian ini menjelaskan latar belakang pentingnya kopi dalam perekonomian Indonesia, termasuk kontribusinya terhadap devisa negara dan lapangan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi CV Agrifamili Renanthera, serta merumuskan strategi pengembangan usaha minuman kopi herbal instan 'Oriental Coffee'.

1.1. Latar Belakang

Kopi sebagai komoditas perkebunan memiliki peran penting dalam perekonomian nasional. Dengan meningkatnya konsumsi kopi olahan dalam negeri, terdapat peluang besar untuk pengembangan industri kopi, termasuk kopi herbal yang menawarkan manfaat kesehatan. Penelitian ini berfokus pada CV Agrifamili Renanthera yang memproduksi kopi herbal instan.

1.2. Perumusan Masalah

Permasalahan yang dihadapi CV Agrifamili Renanthera meliputi analisis faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan yang tepat untuk meningkatkan daya saing perusahaan.

1.3. Tujuan Penelitian

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor internal dan eksternal perusahaan serta merumuskan alternatif dan prioritas strategi pengembangan usaha yang dapat diterapkan oleh CV Agrifamili Renanthera untuk meningkatkan kinerja dan daya saing.

1.4. Manfaat Penelitian

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi peneliti, informasi strategis bagi manajemen CV Agrifamili Renanthera, dan referensi bagi pembaca untuk penelitian lebih lanjut mengenai industri kopi herbal.

1.5. Ruang Lingkup

Penelitian ini dibatasi pada produk kopi herbal instan yang dihasilkan oleh CV Agrifamili Renanthera. Analisis akan difokuskan pada formulasi strategi dan tidak mencakup tahap implementasi dan evaluasi.

II. TINJAUAN PUSTAKA

Bagian ini membahas berbagai aspek terkait kopi, termasuk sejarah, jenis, dan manfaatnya, serta perkembangan industri kopi di Indonesia. Tinjauan pustaka ini penting untuk memahami konteks dan relevansi penelitian.

2.1. Kopi

Kopi adalah komoditas yang banyak dibudidayakan dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Seiring dengan perkembangan teknologi, kopi diolah menjadi berbagai produk, termasuk kopi instan dan kopi herbal. Penelitian ini menyoroti pentingnya inovasi dalam pengolahan kopi untuk memenuhi permintaan pasar.

2.2. Studi Penelitian Terdahulu

Berbagai penelitian sebelumnya menunjukkan pentingnya strategi pengembangan usaha dalam industri kopi. Penelitian ini akan membandingkan dan mengadaptasi temuan dari studi-studi sebelumnya untuk merumuskan strategi yang efektif bagi CV Agrifamili Renanthera.

III. KERANGKA PEMIKIRAN

Kerangka pemikiran ini menjelaskan teori-teori yang mendasari penelitian, termasuk konsep strategi dan analisis lingkungan perusahaan. Pemahaman ini penting untuk merumuskan strategi yang tepat bagi pengembangan usaha.

3.1. Kerangka Pemikiran Teoritis

Kerangka pemikiran ini mencakup konsep strategi pengembangan usaha, visi, misi, dan tujuan perusahaan. Analisis lingkungan internal dan eksternal menggunakan matriks IFE, EFE, SWOT, dan QSPM akan membantu dalam merumuskan strategi yang efektif.

3.2. Kerangka Pemikiran Operasional

Kerangka pemikiran operasional menjelaskan langkah-langkah yang akan diambil dalam penelitian, mulai dari pengumpulan data hingga analisis untuk merumuskan strategi pengembangan usaha yang sesuai dengan kondisi perusahaan.

IV. METODE PENELITIAN

Metode penelitian yang digunakan mencakup lokasi, waktu, dan teknik pengumpulan data. Penelitian ini juga menjelaskan bagaimana data akan diolah untuk menghasilkan informasi yang relevan untuk pengembangan strategi.

4.1. Lokasi dan Waktu Penelitian

Penelitian dilakukan di CV Agrifamili Renanthera di Bogor, dengan waktu penelitian yang ditentukan untuk mendapatkan data yang akurat dan relevan.

4.2. Metode Penentuan Sampel

Metode penentuan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, di mana sampel diambil berdasarkan kriteria tertentu yang relevan dengan penelitian ini.

4.3. Data dan Instrumentasi

Data yang dikumpulkan mencakup data primer dan sekunder. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, wawancara, dan observasi untuk mendapatkan informasi yang komprehensif.

4.4. Metode Pengolahan Data

Data yang terkumpul akan diolah menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis SWOT untuk merumuskan strategi pengembangan yang tepat bagi perusahaan.

V. GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

Bagian ini memberikan informasi mengenai sejarah, visi, misi, dan struktur organisasi CV Agrifamili Renanthera. Informasi ini penting untuk memahami konteks perusahaan dalam industri kopi.

5.1. Sejarah dan Perkembangan CV Agrifamili Renanthera

CV Agrifamili Renanthera didirikan untuk memproduksi kopi herbal instan. Sejarah perusahaan mencerminkan pertumbuhan dan adaptasi terhadap tren pasar yang berubah.

5.2. Lokasi Perusahaan

Lokasi perusahaan di Bogor strategis untuk akses ke bahan baku dan pasar. Hal ini mendukung operasional dan distribusi produk.

5.3. Visi dan Misi Perusahaan

Visi perusahaan adalah menjadi pemimpin dalam industri kopi herbal, sementara misi mencakup penyediaan produk berkualitas dan inovatif yang memenuhi kebutuhan konsumen.

5.4. Struktur Organisasi Perusahaan

Struktur organisasi perusahaan dirancang untuk mendukung efisiensi operasional dan pengambilan keputusan yang cepat dalam menghadapi tantangan pasar.

VI. ANALISIS LINGKUNGAN PERUSAHAAN

Analisis ini mencakup lingkungan internal dan eksternal perusahaan yang mempengaruhi operasional dan strategi. Pemahaman ini penting untuk merumuskan langkah-langkah strategis yang tepat.

6.1. Analisis Lingkungan Internal

Analisis lingkungan internal dilakukan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan perusahaan, termasuk manajemen, pemasaran, dan sumber daya manusia.

6.2. Analisis Lingkungan Eksternal

Analisis lingkungan eksternal mencakup faktor-faktor makro dan industri yang dapat mempengaruhi peluang dan ancaman bagi perusahaan, termasuk kebijakan pemerintah dan tren pasar.

VII. FORMULASI STRATEGI

Bagian ini merumuskan strategi berdasarkan analisis yang telah dilakukan. Strategi yang tepat akan membantu perusahaan dalam mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada.

7.1. Identifikasi Faktor Kekuatan dan Kelemahan Perusahaan

Identifikasi faktor kekuatan dan kelemahan dilakukan melalui matriks IFE untuk memahami posisi perusahaan dalam industri.

7.2. Identifikasi Faktor Peluang dan Ancaman Perusahaan

Matriks EFE digunakan untuk mengidentifikasi peluang dan ancaman yang dihadapi perusahaan, membantu dalam perumusan strategi yang sesuai.

7.3. Analisis Matriks SWOT

Analisis SWOT menggabungkan hasil dari analisis internal dan eksternal untuk merumuskan strategi yang memanfaatkan kekuatan dan peluang, serta mengatasi kelemahan dan ancaman.

7.4. Analisis Matriks QSP (QSPM)

Matriks QSPM digunakan untuk memprioritaskan strategi berdasarkan bobot dan nilai yang dihasilkan dari analisis SWOT, membantu dalam pengambilan keputusan strategis.

VIII. KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan dari penelitian ini memberikan gambaran mengenai strategi yang dapat diterapkan oleh CV Agrifamili Renanthera untuk meningkatkan daya saing dan kinerja usaha. Saran diberikan untuk implementasi strategi yang telah dirumuskan.

8.1. Kesimpulan

Penelitian ini menyimpulkan bahwa CV Agrifamili Renanthera memiliki peluang besar dalam mengembangkan usaha kopi herbal, namun perlu memperbaiki kapasitas produksi dan manajemen untuk mencapai target yang ditetapkan.

8.2. Saran

Saran diberikan untuk meningkatkan kualitas produk, memperbaiki manajemen, dan melakukan promosi yang lebih intensif untuk meningkatkan brand image dan daya saing produk di pasar.

Gambar

GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN  ....................................
Tabel 1.  Nilai Penerimaan Devisa dari Subsektor Perkebunan, Tahun 1995-2005
Tabel 2.  Negara-negara Sepuluh Besar Produsen Kopi di Dunia
Tabel 3.  Konsumsi Kopi Olahan dalam Negeri Indonesia Tahun 2002-2006
+7

Referensi

Dokumen terkait

Melalui hasil temuan kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities) dan ancaman (threats), kemudian diformulasikan kedalam matriks SWOT dan

Berdasarkan faktor kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang telah teridentifikasi, maka melalui analisis SWOT dapat dirumuskan 8 alternatif strategi yaitu 2 strategi

Analisis SWOT dilakukan untuk menjelaskan kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dihadapi oleh industri rotan, serta membuat strategi yang tepat dalam

Analisis SWOT mengarahkan analisis strategi dengan cara memfokuskan perhatian pada kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities) dan ancaman

Berdasarkan analisis dengan menggunakan matriks SWOT, yang dilakukan dengan membandingkan faktor Peluang dan Kekuatan (Strategi SO), Peluang dan Kelemahan

Penida.Melalui hasil temuan kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities) dan ancaman (threats), kemudian diformulasikan kedalam matriks SWOT

Matriks SWOT Berdasarkan hasil analisis Matriks SWOT dapat digunakan sebagai dasar untuk posisi perusahaan dengan kekuatan dan kelemahan, peluang, dan ancaman yang dimiliki oleh

Kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam pengembangan BUMDes Analisis kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman SWOT dalam pengembangan BUMDes di desa Oesena yaitu : kekuatan