Aplikasi gelatin dari tulang ikan patin pada pembuatan permen jelly
Teks penuh
Dokumen terkait
Proses pembuatan gelatin dari tulang ikan tuna tanpa perendaman dalam larutan NaOH dan dengan perendaman dalam larutan NaOH sebelum perendaman asam berpengaruh terhadap
Jeli dengan konsentrasi gelling agent 2% dan rasio gelatin : kappa karagenan 2:1 merupakan jeli terbaik karena menghasilkan karakteristik isik mendekati produk jeli
Identifikasi gelatin hasil ekstraksi dari tulang ikan patin menggunakan kulit nanas dengan metode elektroforesis vertikal ini menunjukkan bahwa band/pita yang
Hal ini diduga karena dengan perendaman tulang dalam larutan NaOH terlebih dahulu sebelum perendaman tulang dalam larutan asam akan menyebabkan pemotongan rantai-rantai asam
Hasil penelitian ini juga ditujukan untuk mengetahui kondisi perlakuan terbaik untuk ekstraksi gelatin dari tulang ikan patin menggunakan asam sitrat dan menganalisis
Menurut SNI 3547.2-2008, permen jelly adalah permen bertekstur lunak yang diproses dengan penambahan komponen hidrokoloid seperti agar, gum, pektin,
Jeli dengan konsentrasi gelling agent 2% dan rasio gelatin : kappa karagenan 2:1 merupakan jeli terbaik karena menghasilkan karakteristik fisik mendekati produk jeli
Rendemen Pengujian nilai rendemen dapat diperoleh menggunakan rumus dibawah ini: Rendemen % = bobot gelatin kering bobot tulang ikan segar× 100% Kadar Abu Krus kosong dimasukkan