Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt.) pada Beberapa Persiapan Tanah dan Jarak Tanam
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Hasil percobaan menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara perlakuan jarak tanam dan defoliasi terhadap peubah tinggi tanaman, luas daun, bobot kering total tanaman,
Hasil sidik ragam menunjukkan bahwa jarak tanam pada sistem tumpang sari nyata meningkatkan jumlah tongkol pertanaman, bobot kering akar dan tajuk jagung, tinggi tanaman
Berdasarkan Tabel 5 bahwa perlakuan dengan jarak tanam yang berbeda memberikan pengaruh nyata terhadap parameter bobot kering gulma.. Pada umur pengamatan 14 hst dan 28 hst
Data pengamatan tinggi tanaman jagung dan sidik ragamnya pada umur 1-5 minggu setelah tanam (MST) dapat dilihat pada Lampiran 5-14 yang menunjukkan bahwa
Hasil sidik ragam menunjukkan bahwa jarak tanam pada sistem tumpang sari nyata meningkatkan jumlah tongkol pertanaman, bobot kering akar dan tajuk jagung, tinggi tanaman
Hasil sidik ragam menunjukkan bahwa jarak tanam pada sistem tumpang sari nyata meningkatkan jumlah tongkol pertanaman, bobot kering akar dan tajuk jagung, tinggi tanaman
Tujuan dilakukan penelitian ini adalah mengetahui peran penggunaan mulsa dan pengaturan jarak tanam, dengan harapan pemberian mulsa organik dan jarak tanam lebar memperoleh hasil yang
Hasil dan Pembahasan Rekapitulasi Hasil Penelitian Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan varietas jagung manis berpengaruh nyata terhadap klorofil daun, diameter