• Tidak ada hasil yang ditemukan

Strategi dan Prospek Pengembangan Industri Produk Olahan Minyak Pala dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat di Kabupaten Bogor

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Strategi dan Prospek Pengembangan Industri Produk Olahan Minyak Pala dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat di Kabupaten Bogor"

Copied!
137
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel  1  Volume dan Nilai Ekspor Lias Minyak Asia tahun 2002 (BPS  20ma Komodittsiri terbesar Indone03)
Tabel  2  Volume dai Ekspor serta Harga FOB Minyak Pala Indonesia Tahun 1998 – 2002 (BPS  2003) n Nila
Tabel 3   Luas dan Produksi Perkakyat di Kabupaten D spertan  Bogor  2007) ebunan RBogor  ( iKab.
Tabel 4  Ludaea ter menas Areal urun Produksi Patan Tahun 2006 (Dispertan Kab Bogor  2006) rkebunan Pal  Rakyat di Kabupa n Bogot Kecam
+7

Referensi

Dokumen terkait

• Transfer teknologi produksi produk olahan pangan berbahan baku surimi berbasis multi-spesies dari ikan air tawar kepada kelompok pengolahan hasil perikanan di Kabupaten

Praktek penyediaan produk olahan hasil perikanan yang hanya banyak pada musim puncak (banyak ikan) telah berlangsung lama di lokasi dan sering dianggap hanya

Berdasarkan dari nilai bobot X rating faktor lingkungan internal untuk memperoleh letak kuadran dalam strategi pengembangan produk olahan rotan industri meubel Kaili Jaya,

Berdasarkan dari nilai bobot X rating faktor lingkungan internal untuk memperoleh letak kuadran dalam strategi pengembangan produk olahan rotan industri meubel Kaili Jaya,

Hasil penelitian adalah produk berpotensi menjadi produk unggulan UMKM sektor industri agro Kabupaten Bogor, yaitu minuman sari pala.. Implikasi penelitian ini adalah (1) menetapkan

Hasil penelitian menunjukkan perlu adanya perbaikan terhadap setiap elemen pada model bisnis klaster industri olahan susu Cipageran, Strategi perbaikan tersebut

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keberadaan dan perkembangan industri pengolahan rotan di Kota Medan, jenis dan harga bahan baku rotan serta produk rotan olahan

Lokasi kajian pada 3 kota sebagai pasar dan sentra produk olahan, Padang, Bukittinggi dan Payakumbuh dengan jumlah sampel lebih 50 macam produk olahan, 30 industri