Informasi Dokumen
- Penulis:
- Rizky Prasastifani
- Pengajar:
- Drs. Hi. Nurdin, M.Si.
- Drs. Yon Rizal, M.Si.
- Sekolah: Universitas Lampung
- Mata Pelajaran: Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
- Topik: PENGARUH SUPERVISI PENDIDIKAN, ORGANISASI PROFESI GURU DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PROFESIONALITAS GURU IPS TERPADU MGMP KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2011/2012
- Tipe: Skripsi
- Tahun: 2012
- Kota: Bandar Lampung
Ringkasan Dokumen
I. PENDAHULUAN
Bab ini memperkenalkan latar belakang penelitian, identifikasi masalah, pembatasan masalah, rumusan masalah, ruang lingkup penelitian, tujuan penelitian, dan manfaat penelitian. Latar belakang menjelaskan pentingnya profesionalitas guru dalam peningkatan mutu pendidikan, merujuk pada Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003. Diketahui adanya kesenjangan antara harapan dan realita profesionalitas guru, terutama di MGMP IPS Terpadu Kota Bandar Lampung. Data awal menunjukkan rendahnya angka guru yang aktif dalam pengembangan diri seperti PTK dan penulisan artikel. Penelitian ini difokuskan untuk menganalisis pengaruh supervisi pendidikan, organisasi profesi guru, dan lingkungan kerja terhadap profesionalitas guru.
1.1 Latar Belakang Masalah
Bagian ini memaparkan konteks pentingnya guru profesional dalam konteks pendidikan nasional. Data awal dari MGMP IPS Terpadu Kota Bandar Lampung menunjukkan rendahnya tingkat profesionalitas guru dalam beberapa indikator, seperti rendahnya partisipasi dalam PTK, penulisan artikel, dan pembinaan siswa. Kesenjangan antara idealisme profesionalitas guru dan realitas di lapangan menjadi dasar perlunya penelitian ini untuk mengungkap faktor-faktor yang mempengaruhi profesionalitas guru, khususnya supervisi pendidikan, organisasi profesi, dan lingkungan kerja.
1.2 Identifikasi Masalah
Identifikasi masalah menjabarkan beberapa poin permasalahan yang terkait dengan rendahnya profesionalitas guru. Permasalahan meliputi kurangnya pengembangan diri guru, kurang optimalnya pemanfaatan organisasi profesi untuk meningkatkan profesionalitas, kurangnya kesadaran guru dalam membahas masalah pembelajaran, kurang efektifnya supervisi pendidikan, dan kurang memadainya lingkungan kerja. Semua poin tersebut menunjukkan kompleksitas masalah yang mempengaruhi profesionalitas guru.
1.3 Pembatasan Masalah
Penelitian ini membatasi fokus pada tiga faktor utama yang mempengaruhi profesionalitas guru: supervisi pendidikan, organisasi profesi guru, dan lingkungan kerja. Profesionalitas guru yang diteliti spesifik pada guru IPS Terpadu MGMP Kota Bandar Lampung. Pembatasan ini bertujuan untuk memberikan fokus yang lebih spesifik dan terukur dalam penelitian.
1.4 Rumusan Masalah
Rumusan masalah dirumuskan dalam bentuk tujuh pertanyaan penelitian, yang mengkaji pengaruh masing-masing variabel (supervisi pendidikan, organisasi profesi guru, dan lingkungan kerja), baik secara individual maupun bersama-sama, terhadap profesionalitas guru IPS Terpadu MGMP Kota Bandar Lampung. Rumusan masalah ini secara sistematis menguji hipotesis penelitian.
1.5 Ruang Lingkup Penelitian
Ruang lingkup penelitian mencakup objek penelitian (supervisi pendidikan, organisasi profesi, lingkungan kerja, dan profesionalitas guru), subjek penelitian (guru anggota MGMP IPS Terpadu Kota Bandar Lampung), tempat penelitian (MGMP IPS Terpadu Kota Bandar Lampung), waktu penelitian (tahun 2011/2012), dan disiplin ilmu yang relevan (supervisi pendidikan, organisasi profesi, lingkungan kerja, dan kompetensi guru).
1.6 Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh supervisi pendidikan, organisasi profesi guru, dan lingkungan kerja, baik secara individual maupun kombinasi, terhadap profesionalitas guru IPS Terpadu MGMP Kota Bandar Lampung tahun 2011/2012. Tujuan ini selaras dengan rumusan masalah dan hipotesis penelitian.
1.7 Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian ini dibagi menjadi manfaat teoritis dan praktis. Manfaat teoritis meliputi pengayaan khasanah keilmuan dan teori yang ada. Manfaat praktis mencakup kontribusi bagi kepala sekolah, guru, dan pemangku kepentingan pendidikan dalam meningkatkan supervisi, mengoptimalkan organisasi profesi, dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif untuk meningkatkan profesionalitas guru. Penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya.
II. KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA BERPIKIR, DAN HIPOTESIS
Bab ini mengulas tinjauan pustaka mengenai profesionalisme guru, supervisi pendidikan, organisasi profesi guru, dan lingkungan kerja. Disajikan juga hasil penelitian relevan sebelumnya untuk mendukung kerangka berpikir dan merumuskan hipotesis. Tinjauan pustaka menjelaskan definisi dan kriteria masing-masing variabel, serta teori-teori yang relevan untuk mendukung penelitian. Kerangka berpikir menggambarkan hubungan antar variabel, dan hipotesis penelitian dirumuskan berdasarkan tinjauan pustaka dan kerangka berpikir.
2.1 Tinjauan Pustaka
Tinjauan pustaka membahas secara mendalam tentang definisi dan konsep profesionalitas guru, supervisi pendidikan, organisasi profesi guru, dan lingkungan kerja. Berbagai teori dan definisi dari berbagai sumber dirangkum untuk memberikan landasan teoritis yang kuat bagi penelitian. Kriteria guru profesional dan faktor-faktor yang mempengaruhinya dijelaskan secara rinci.
2.2 Hasil Penelitian Relevan
Bagian ini menyajikan ringkasan hasil-hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan topik penelitian. Penelitian-penelitian tersebut digunakan sebagai acuan dan perbandingan untuk memperkuat landasan teoritis dan memberikan perspektif yang lebih luas terhadap permasalahan yang diteliti.
2.3 Kerangka Pikir
Kerangka pikir menjelaskan secara sistematis hubungan antara variabel independen (supervisi pendidikan, organisasi profesi guru, dan lingkungan kerja) dan variabel dependen (profesionalitas guru). Kerangka pikir ini menggambarkan bagaimana ketiga variabel independen secara individual dan kolektif mempengaruhi variabel dependen.
2.4 Hipotesis
Hipotesis penelitian dirumuskan berdasarkan kerangka pikir dan tinjauan pustaka. Hipotesis ini menyatakan dugaan sementara tentang pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Tujuh hipotesis dirumuskan untuk menguji pengaruh masing-masing variabel, baik secara individual maupun simultan.
III. METODOLOGI PENELITIAN
Bab ini menjelaskan metodologi penelitian yang digunakan, meliputi desain penelitian, populasi dan sampel, teknik pengambilan sampel, variabel penelitian, definisi operasional variabel, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif ex post facto. Dijelaskan pula proses pengolahan data menggunakan SPSS dan uji statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis.
IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Bab ini menyajikan hasil penelitian dan pembahasannya. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk deskripsi data, uji persyaratan analisis data, dan pengujian hipotesis. Pembahasan memaparkan interpretasi hasil pengujian hipotesis dan kaitannya dengan tinjauan pustaka serta teori yang relevan. Hasil analisis data menggunakan uji regresi linier sederhana dan ganda dipaparkan secara detail. Pembahasan hasil penelitian juga memperhatikan konteks pembelajaran dan tujuan pendidikan.
V. KESIMPULAN DAN SARAN
Bab ini berisi kesimpulan penelitian berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, serta saran yang diberikan sebagai rekomendasi untuk meningkatkan profesionalitas guru. Kesimpulan secara ringkas menjawab rumusan masalah yang diajukan. Saran diberikan kepada berbagai pihak yang terkait, termasuk para guru, kepala sekolah, dan instansi pendidikan, terkait dengan peningkatan profesionalitas guru.
Referensi Dokumen
- ( Sujanto )
- ( Sanusi et al )
- ( Soetjipto dan Raflis Kosasi )
- ( Nasional Education Asociation ( NEA ) )
- ( Ornstein dan Levine )
- ( Sikun Pribadi )
- ( Hamalik )
- ( Pidarta )
- ( Soetjipto dan Kosasi )