• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH TRAINING TERHADAP PENINGKATAN KEMATANGAN SOSIAL REMAJA AWAL DI FULL DAY SCHOOL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH TRAINING TERHADAP PENINGKATAN KEMATANGAN SOSIAL REMAJA AWAL DI FULL DAY SCHOOL"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH TRAINING TERHADAP PENINGKATANKEMATANGAN

Masa remaja adalah masa yang penting untuk perkembangan kematangan sosial individu, terlebih karena pada masa ini remaja akan memasuki dunia pergaulan yang lebih luas daripada masa sebelumnya. Jika kematangan remaja tidak terpenuhi maka akan sangat berpengaruh pada perkembangan selanjutnya. Banyak sekali masalah – masalah sosial yang terjadi akibat

ketidakmatangan remaja dalam perkembangan sosialnya. Begitu pentingnya kematangan sosial bagi remaja maka dibutuhkan kesempatan untuk melatih dan mengasahnya, tidak terkecuali bagi remaja yang bersekolah di full day school, diharapkan siswa bukan hanya terampil secara kognisi namun juga siswa memiliki kematangan sosial yang baik pula.

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan metode eksperimen one group pre and posttest design yang dilakukan dengan pretest sebelum perlakuan diberikan dan post test

sesudahnya. Subyek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa MTS. Surya Buana Malang. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode cluster sampling. Dengan metode ini diperoleh subyek sebanyak 27 orang yang merupakan anggota kelas VIIIB yang merupakan kelas yang terpilih. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala kematangan sosial yang diberikan sebelum proses perlakuan dilakukan (pretest) dan setelah perlakuan (postest). Hasil analisa menggunakan Uji t - test dan didapatkan adanya perbedaan skor kelompok pada saat pretest dan posttest, dengan nilai t = 4,413 ; sig = 0,000. Rata – rata yang diperoleh pada saat pretest sebesar ( = 128,19) dan kemudian mengalami kenaikan rata – rata pada saat posttest sebesar ( = 140,30). Melihat kondisi ini dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan training ternyata efektif untuk meningkatkan kematangan sosial.

Abstract

Adolescence is an important period for the development of social maturity of individuals, especially because at this time will enter the world of adolescent relationships are more extensive than ever

before. If the maturity of adolescents are not met it will be very influential on subsequent developments. Lots of problems - social problems caused by the immaturity of youth in social development. Once the importance of social maturity for adolescents is needed opportunity to train and mengasahnya, no exception for the teenagers who attended the full day school, students are expected not only skilled in

cognition, but also students have the social maturity are good also.

(2)

treatment process carried out (pretest) and after treatment (posttest).

Results of analysis using t test - test and obtained a difference score of the group at pretest and posttest,

with the value t = 4.413, sig = 0.000. - Average obtained during pretest registration (= 128.19) and then increased - average at posttest for (= 140.30). Seeing this condition can be concluded that the

Referensi

Dokumen terkait

Pengembangan interaksi sosial siswa masuk dalam perkembangan sosiala. menunjukkan kematangan sosial seseorang , sedangkan

Hasil analisa statistik dengan tingkat kepercayaan 95% (alpha 0,05) terhadap hasil observasi aspek keterampilan sosial didapatkan mean sebelum perlakuan 6,96, mean setelah

Skripsi yang berjudul “Hubungan Kematangan Sosial dengan Tingkat Stres pada Siswa Full Day School Al-Baitul Amien Jember” telah diuji dan disahkan oleh Program Studi

Hasil belajar siswa kelas eksperimen meningkat dari pretest ke postest mencapai 91,96% setelah diberikan perlakuan dengan model Learning Cycle , sedangkan pada

Sebelum diberikan perlakuan yang berbeda populasi ditentukan untuk menentukan sampel yang dibutuhkan yaitu sebanyak dua kelas dan diberikan tes awal (pretest), setelah

Tahap awal peneliti memberikan tes awal (pretest) setelah itu diberikan perlakuan dengan metode teknik membaca formula 5S, tahap akhir memberikan (postest). Dari awal tes

Berdasarkan hasil pengolahan data yang menggunakan sit and reach test dimana sebelum sebelum dan setelah diberikan perlakuan pada kelompok II mengunakan

Penelitian ini menunjukkan bahwa pada sikap SADARI terdapat nilai yang signifikan antara sebelum diberikan perlakuan dan setelah diberikan perlakuan (p-value=