1
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1Latar Belakang
Autisme merupakan gangguan perkembangan yang berat pada anak. Gejalanya sudah tampak sebelum anak mencapai usia tiga tahun. Perkembangan mereka menjadi terganggu terutama dalam komunikasi, interaksi dan perilaku (Maulana, 2007). Gejala autisme berbeda–beda dalam kuantitas dan kualitas. Penyandang autisme infantil klasik mungkin memperlihatkan gejala dalam derajat yang berat, tetapi kelainan ringan hanya memperlihatkan sebagian gejala saja (Aizid, 2011).
2
cukup memprihatinkan dengan jumlah rasio 1 dari 88 orang anak saat ini mengalami autisme (Harnowo, 2012). Jumlah penderita laki–laki empat kali lebih besar dibandingkan penderita wanita. Meskipun demikian, bila kaum wanita mengalaminya, maka penderitaannya akan lebih parah dibandingkan kaum pria (Maulana, 2010).
Musik memiliki pengaruh terhadap peningkatan kecerdasan manusia. Musik juga dapat mencegah kehilangan daya ingat. Orang dengan kehilangan daya ingat dapat merespon lebih baik terhadap jenis musik pilihannya. Ini karena bagian otak yang memproses musik terletak di sebelah memori (Rasyid, 2010).
Pada zaman klasik aspek harmoni dikembangkan dengan banyak perubahan warna nada. Musik zaman ini ditandai oleh kesinambungan yang mengalir, kejernihan, dan keseimbangan. Musik zaman klasik ditandai oleh aksen dan dinamika yang bisa berubah secara tiba-tiba dan mengejutkan sehingga iramanya tidak monoton. Oleh karena itu musik zaman klasik (Beethoven) sangat efektif untuk merangsang keterkaitan didalam otak, memicu ingatan, dan kreativitas (Merrit, 1996). Menurut Dra. Louise, M.M.Psi, seorang psikologi sekaligus terapis musik dari Present Education Program RSAB Harapan Kita, Jakarta, mengatakan bahwa
3
Beethoven, memiliki nada yang sama dengan getaran otak. Karena getarannya sama, maka ia bisa merangsang saraf otak untuk berosilasi (berayun atau bergetar).
Musik, terutama musik klasik sangat mempengaruhi perkembangan IQ (Intelegent Quotien) dan EQ (Emotional Quotien). Grace Sudargo, seorang musisi dan pendidik (Rasyid, 2010) mengatakan, dasar–dasar musik klasik secara umum berasal dari ritme denyut nadi manusia sehingga ia berperan besar dalam perkembangan otak, pembentukan jiwa, karakter bahkan raga manusia. Selain dapat melatih konsentrasi, janin yang terbiasa diperdengarkan musik akan mengalami perkembangan saraf otak temporal (region otak yang berhubungan dengan pendengaran, bahasa dan ingatan) yang lebih mudah membedakan suara–suara disekitarnya (Olivia, 2011).
4
O’Sullivan (1991) (Feriyadi, 2012), mengemukakan bahwa musik mempengaruhi
imaginasi, intelegensi dan memori, di samping juga mempengaruhi hipofisis di otak untuk melepaskan endorfin. Musik membantu memperuncing ingatan. Musik membantu mengangkat kembali memori yang berada di alam bawah sadar dengan lebih mudah (Santoso, 2008).
Berdasarkan teori dan beberapa penelitian di atas, sehingga penulis terdorong untuk menyusun karya tulis akhir berjudul “Pengaruh Musik Klasik Beethoven
Terhadap Peningkatan Memori Anak Autis di Yayasan Pendidikan Autis Mutiara Hati Sidoarjo” ini.
1.2Rumusan Masalah
1) Adakah pengaruh musik klasik Beethoven terhadap peningkatan memori anak autis di Yayasan Pendidikan Autis Mutiara Hati Sidoarjo?
1.3Tujuan Penelitian 1.3.1Tujuan Umum
1) Untuk mengetahui pengaruh musik klasik Beethoven terhadap peningkatan memori anak autis di Yayasan Pendidikan Autis Mutiara Hati Sidoarjo.
1.3.2Tujuan Khusus
5
1.4Manfaat Penelitian 1) Bagi Penelitian
Menambah pemahaman tentang pengaruh musik klasik Beethoven terhadap peningkatan memori anak autis di Yayasan Pendidikan Autis Mutiara Hati Sidoarjo.
2) Bagi Klinis
Menambah pengetahuan bahwa penyandang autis dapat ditingkatkan memorinya terutama memori dengan intervensi musik klasik Beethoven. 3) Bagi Akademik
Memperoleh pengetahuan tentang pentingnya penggunaan musik klasik Beethoven dalam membantu proses peningkatan memori selama proses terapi musik pada anak autis.
4) Bagi Masyarakat
Memberi pengetahuan kepada masyarakat bahwa musik klasik Beethoven dapat membantu meningkatkan memori pada anak autis.
5) Bagi Institusi
KARYA TULIS AKHIR
PENGARUH MUSIK KLASIK BEETHOVEN TERHADAP PENINGKATAN
MEMORI ANAK AUTIS DI YAYASAN PENDIDIKAN AUTIS MUTIARA
HATI SIDOARJO
Oleh:
DEVI RIA NOVITASARI 09020107
FAKULTAS KEDOKTERAN
PENGARUH MUSIK KLASIK BEETHOVEN TERHADAP PENINGKATAN MEMORI ANAK AUTIS
DI YAYASAN PENDIDIKAN AUTIS MUTIARA HATI SIDOARJO
KARYA TULIS AKHIR
Diajukan kepada
Universitas Muhammadiyah Malang untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan
dalam Menyelesaikan Program Sarjana Fakultas Kedokteran
Oleh :
DEVI RIA NOVITASARI 09020107
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG FAKULTAS KEDOKTERAN
LEMBAR PENGESAHAN
LAPORAN HASIL PENELITIAN
Telah disetujui sebagai hasil penelitian untuk memenuhi persyaratan Pendidikan Sarjana Fakultas Kedokteran
Universitas Muhammadiyah Malang 2 Mei 2013
Pembimbing I
dr. Iwan Sys Indrawanto, SpKJ.
Pembimbing II
dr. Febri Endra Budi Setyawan, M.Kes.
Mengetahui,
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang
LEMBAR PENGUJIAN
Karya Tulis Akhir oleh Devi Ria Novitasari ini Telah diuji dan dipertahankan di depan Tim Penguji Pada tanggal 2 Mei 2013
Tim Penguji
dr. Iwan Sys Indrawanto, Sp.KJ ,Ketua
dr. Febri Endra Budi Setyawan, M.Kes ,Anggota
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Wr. Wb
Alhamdulillahirabil’alamin, Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah
melimpahkan karunianya sehingga saya selaku penulis dapat menyelesaikan karya tulis akhir ini dengan bantuan dari berbagai pihak. Shalawat dan salam senantiasa tercurahkan pada junjungan Rasullullah Muhammad SAW yang telah membimbing umat manusia dari zaman gelap menuju jalan yang terang benderang yakni agama Islam.
Karya tulis akhir dengan judul “Pengaruh Musik Klasik Terhadap Peningkatan
Memori Anak Autis di Yayasan Pendidikan Autis Mutiara Hati Sidoarjo” ini dilaksanakan untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam menyelesaikan program sarjana Fakultas Kedokteran.
Dalam menyelesaikan usulan penelitian ini, penulis banyak mendapatkan bimbingan dan bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu dalam kesempatan ini penulis mengucapakan terima kasih kepada:
1. dr. Irma Suswati, M.Kes, selalu dekan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang dan penguji yang telah banyak memberikan saran dan juga kritik membangun dalam penelitian ini.
3. dr. Fathiyah Safitri, M.Kes selalu Pembantu Dekan 2 Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang.
4. dr. Iwan Sys Indrawanto, Sp.KJ, selalu Pembantu Dekan 3 Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang dan pembimbing 1 yang telah meluangkan banyak waktu untuk membimbing dan mengoreksi demi kesempurnaan penelitian ini.
5. dr. Febri Endra Budi Setyawan, M.Kes selaku pembimbing II yang telah meluangkan waktunya untuk memberi informasi dalam berbagai hal serta member semangat dalam menyelesaikan penelitian ini.
6. dr. Desy Andari sebagai dosen wali atas bimbingan dan keikhlasan hati untuk terus menyemangati dalam menyelesaikan studi ini.
7. Bu Emy, selaku Kepala Sekolah Yayasan Pendidikan Autis Mutiara Hati Sidoarjo, yang telah memberi izin untuk dilaksanakannya penelitian ini sehingga dapat berjalan dengan lancar.
8. Bu Yeni dan segenap jajaran staf Yayasan Pendidikan Autis Mutiara Hati Sidoarjo, terima kasih atas segala bantuan, kesabaran dan kebaikannya kepada penulis selama penelitian demi terselesaikannya Karya Tulis Akhir ini.
9. Bu Yuni, selaku dosen dan ketua laboratorium Psikologi UMM yang telah membantu untuk dilaksanakannya penelitian ini sehingga dapat berjalan dengan lancar.
terima kasih atas segala bantuan, kesabaran dan kebaikannya kepada penulis selama penelitian demi terselesaikannya Karya Tulis Akhir ini
11.Ayahanda tersayang Mohammad Su’ud dan Ibunda tercinta Lilis Choridah yang
selalu melimpahi ananda do’a, cinta dan motivasi yang tiada henti. Semoga
ananda selalu bisa memberikan yang terbaik untuk papa dan mama. Amin. 12.Mas Rio, kakak sepupuku yang paling ganteng, makasih udah jadi kameramen
gratis selama penelitianku. Maaf telah membuat hidupmu tambah repot!!!hehehe..
13.Teman-temanku semua dimanapun kalian berada, terima kasih atas doa, semangat dan dukungannya.
14.Semua pihak yang turut membantu dalam menyelesaikan Karya Tulis Akhir ini dan juga mendoakan demi suksesnya Karya Tulis Akhir ini yang tidak bisa penulis sebutkan satu-persatu.
Seperti pepatah “Tak ada gading yang tak retak,” karya tulis inipun tidak lepas
dari kekurangan. Penulis menyadari bahwa penelitian ini masih belum sempurna, untuk itu kritik dan saran kami harapkan demi kesempurnaan dan diharapkan karya tulis akhir ini dapat berguna bagi kita semua serta bermanfaat untuk bidang kedokteran.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
DAFTAR ISI
Halaman
LEMBAR PENGESAHAN... ii
LEMBAR PENGUJI ... iii
KATA PENGANTAR... iv
ABSTRAK ... vii
ABSTRACT ... viii
DAFTAR ISI ... ix
DAFTAR TABEL ... xiii
DAFTAR GAMBAR ... xiv
DAFTAR SINGKATAN... xv
DAFTAR LAMPIRAN ... xvi
BAB 1 PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang ... 1
1.2 Rumusan Masalah ... 4
1.3 Tujuan Penelitian... 4
1.4 Manfaat Penelitian... 5
BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 6
2.1 Otak ... 6
2.1.1 Sistem limbik... 6
2.1.2 Aspek neurologis: Hubungan antara hemisfer dan musik ... 8
2.1.3 Mekanisme pengolahan musik di otak ... 9
2.2 Autisme ... 11
2.2.1 Definisi autisme... 11
2.2.2 Etiologi autisme... 12
2.2.3 Mekanisme terjadinya autisme ... 16
2.2.4 Faktor resiko terjadinya autisme ... 17
2.2.5 Gejala dan tanda autisme... 18
2.2.6 Diagnosis autisme ... 22
2.2.7 Gambaran otak pada anak penyandang autis ... 25
2.2.8 Berbagai terapi bagi anak autis ... 28
2.3 Musik ... 29
2.3.1 Terapi musik ... 29
2.3.2 Terapi musik pada autisme ... 30
2.3.3 Musik klasik ... 34
2.3.3.1Pengertian ... 34
2.3.3.2Fungsi musik klasik ... 36
2.3.3.3Ludwig Van Beethoven ... 39
2.4 Memori ... 41
2.4.1 Pengertian memori ... 41
2.4.2 Macam-macam memori... 42
2.4.3 Cara meningkatkan memori ... 44
2.4.4 Penilaian memori autis ... 47
3.2 Hipotesis ... 54
BAB IV METODE PENELITIAN ... 55
4.1 Desain Penelitian ... 55
4.2 Lokasi dan Waktu Penelitian... 55
4.3 Populasi dan Sampel ... 55
4.3.1Populasi ... 55
4.3.2Sampel ... 55
4.3.3Teknik pengambilan sampel... 55
4.3.4 Karakteristik sampel penelitian ... 56
4.3.5 Variabel penelitian ... 56
4.3.5.1Variabel bebas ... 56
4.3.5.2Variabel tergantung ... 56
4.3.5.3Identifikasi operasional variabel ... 56
4.3Instrumen Penelitian ... 57
4.4Kerangka Operasional ... 58
4.5Prosedur Penelitian ... 59
4.7 Teknik Pengumpulan Data ... 60
4.8 Analisis Data ... 61
BAB V HASIL PENELITIAN ... 62
BAB VI PEMBAHASAN ... 64
BAB VII KESIMPULAN... 67
7.1 Kesimpulan ... 67
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 Sistem Limbik ... 7
Gambar 2.2 Mekanisme pendengaran ... 10
Gambar 3.1 Kerangka Konsep ... 52
DAFTAR SINGKATAN
AS : Amerika Sertikat IQ : Intelelegent Quotien EQ : Emotional Quetien
Pb : Plumbum
Cd : Cadmium
Hg : Hidragium
ASI : Air Susu Ibu
Rapid ABC : Rapid Attention Back and Forth Communication Test CT–Scan : Computed Tomography Scan
MRI : Magnetic Resonance Imaging EEG : Electroencephalogram WHO : World Health Organization
ICD-10 : International Classification of Diseases 10 DSM – IV : Diagnostic and Statistical Manual IV ABA : Applied Behaviour Analysis
CFGF : Casein Free Gluten Free TBI : Traumatic Brain Injury
UNESCO : United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization RSAB : Rumah Sakit Anak dan Bunda
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 Skala Peningkatan Memori ... 72
Lampiran 2 WISC (Weshsler Intelligence Scale For Children) ... 73
Lampiran 3 Wawancara ... 77
Lampiran 4 Hasil Pretest dan Posttest ... 81
Lampiran 5 Nilai Skor Perbedaan Pretest dan Posttest ... 82
Lampiran 6 Output Statistic Uji Mc Nemar ... 83
DAFTAR PUSTAKA
Abdusyakir, Iyus, 2012, Otak Organ Kecil Pusat Kehidupan, diakses tanggal 8 Desember 2012, (http://iyusabdusyakir.wordpress.com/page/2/).
Aizid, Rizem, 2011, Sehat dan Cerdas dengan Terapi Musik, Laksana, Jogyakarta. Al Ayyubi, Salahudin, 2010, Musik Barok, diakses tanggal 8 Desember 2012,
(http://saean.student.umm.ac.id/2010/10/14/music-barok/).
Amelia, Vivi Rizki, 2012, Modul Terapi Musik, diakses tanggal 8 Desember 2012,
(http://vivirizkiamelia.blogspot.com/2012/05/modul-terapi-musik.html).
Antoso, Moh, 2013, Pengaruh Musik Klasik (Mozart) Terhadap Memori Anak Dalam Menghafal Kata di TPQ Nuril Iman Kebonsari Surabaya, Tugas, Fakultas Dakwah, Institut Agama Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.
Bekti, Ardiana .C, 2012, Belajar Musik, Tingkatkan Konsentrasi Anak Autis, diakses tanggal 9 Januari 2013, (http://blog.elearning.unesa.ac.id/ardiana-bekti-c/semua-anak-itu-unik-termasuk-anak-autis).
Campbell, Don, 1997, Efek Mozart, Gramedia, Jakarta.
Campbell, Don, 2002, The Mozart Effect, terjemahan oleh Drs. T. Hermaya, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Djamal, Esmeralda C., Tjokronegoro H. A., 2005, Identifikasi dan Klasifikasi Sinyal EEG terhadap Rangsangan Suara dengan Ekstraksi Wavelet dan Spektral Daya, Jurnal ITB Sains & Tek, Vol. 37 A, No. 1, 69-92.
Djohan, 2005, Psikologi Musik, Buku Baik, Yogyakarta.
Dryden, Gordon, Vos J, 2009, The Learning Revolution: A Life - Long Learning Program For The World's Finest Computer: Your Amazing Brain!, Cornell University, Jalmar Press.
Elsa, Saputri, 2010, Manfaat Mendengarkan Musik Klasik, diakses tanggal 9 Januari 2013,
Fauzia, Wardhani Yurike, dkk, 2009, Apa dan Bagaimana AUTISME Terapi Medis Alternatif, Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta. Feriyadi, 2012, Pengaruh Musik Terhadap Kesehatan, Jiwa, Fungsi dan Kerja
Otak Manusia, diakses tanggal 19 Desember 2012,
(http://siipe2r007.wordpress.com/2012/06/11/karya-ilmiah-pengaruh-musik-terhadap-kesehatan-jiwa-fungsi-dan-kerja-otak-manusia/).
Gayatri, Pramita, Nuraeni N, 2011, Mengungkap Tabir Otak Tengah, Pustaka Rama, Yogyakarta.
Gunadi, Tri, 2010, Optimalkan Otak Kanan, Otak Kiri, Otak Tengah dan Otak Kecil, Penebar Plus+, Depok.
Harnowo, Putro Agus, 2012, Jumlah Anak Autis di 2012 Makin Banyak, diakses
tanggal 9 Januari 2012,
(http://health.detik.com/read/2012/04/02/100034/1882522/763/jumlah-anak-autis-di-2012-makin-banyak).
Hart, Michael H., 2009, 100 Orang Paling Berpengaruh di Dunia Sepanjang Sejarah, Penerbit Hikmah (PT. Mizam Publikasi), Jakarta.
Jensen, Eric, Karen M., 2002, Otak Sejuta Gygabite: Buku Pintar Membangun Ingatan Super, Kaifa, Bandung.
Lubis, Petti, Astuti L, 2012, Deteksi Awal Autisme Dalam Waktu Lima Menit, diakses tanggal 8 Desember 2012, (http://www.hypno-birthing.web.id/?p=101). Maulana, Mirza, 2010, Anak Autis, Penerbit Katahati, Jogyakarta.
Merritt, Stepanie, 1996, Simfoni Otak: 39 Aktivitas Musik Yang Merangsang IQ, EQ, SQ untuk Membangkitkan Kreativitas & Imajinasi, Kaifa, Bandung.
Musami, Teguh, 2011, Otak Sehat Ingatan Dahsyat, Penerbit Buku Pintar, Jakarta. Natalia, Joanna, 2000, Pengaruh Musik Gamelan Terhadap Emosi Bayi Baru lahir,
Jurnal ANIMA, Vol. 15.
Nugraha, Adly, 2012, Belajar Sambil Dengar Musik Tak Baik Untuk Otak, diakses tanggal 8 Desember 2012,
(http://informasiotak.blogspot.com/2012/10/belajar-sambil-dengar-musik-tak-baik.html).
Piper, Carla, 2003, The Musical Brain, diakses tanggal 8 Desember 2012,
(http://www.soundpiper.com/mln/music brain.htm).
Pramita, Ecka W, 2010, Dahsyatnya Otak Anak Usia Emas, Interprebook, Yogyakarta.
Rachmawati, 2005, Musik sebagai Pembentuk Budi Pekerti, Panduan, Yogyakarta Rasyid, Fathur, 2010, Cerdaskan Anakmu dengan Musik, Diva Press, Jogyakarta. Rose, Colin, 2001, Master It Faster: How to Learn Faster, Make Good Decisions and
Think, Spiro Press.
Ryo, 2011, Pengaruh Musik pada Emosi dan Fisik, diakses tanggal 19 Desember 2012, (http://emsdepok.blogspot.com/2011/09/pengaruh-musik-pada-emosi-dan-fisik.html).
Santoso, Eko Puji, 2008, Sekali Lagi Musik, diakses tanggal 19 Desember 2012,
(http://pagakray.myflexiland.com/69656/sekali-lagi,-musik!).
Santoso, Singgih, 2012, Aplikasi SPSS Pada Statistik Non Parametrik, PT. Gramedia, Jakarta.
Santrock, John W., 2002, Life-Span Development: Perkembangan Masa Hidup, jilid 1, Erlangga, Jakarta.
Sholichah, Geha, 2011, Pengaruh Penggunaan Terapi Musik Terhadap Pemahaman Emosi Anak Autism di Pusat Terapi Terpadu A-Plus Malang, Skripsi, Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Malang.
Sintowati, Retno, 2009, Autisme, Sunda Kelapa Pustaka, Jakarta.
Soetirto, Indro, Hendarmin H, Bashiruddin J, Gangguan Pendengaran dan Kelainan Telinga, Dalam: Soepardi EA, Iskandar N editor, Buku Ajar Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Kepala Leher, Edisi ke-6. Jakarta: Balai Penerbit FKUI; 2007.h.13-16.
Suhadianto, 2009, Pengaruh Penggunaan Musik Klasik (Mozart) Terhadap Memori Anak Autistik di Cakra Autisme Terapi Surabaya, Skripsi, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Suharmawan, Wahid, 2010, Sejarah Tes Inteligensi, diakses tanggal 9 Januari 2012,
Sulistyoning, Angelina Monica, 2011, Pengaruh Musik Klasik Mozart Terhadap Pemusatan Perhatian Pada Proses Terapi Ana Autis, Skripsi, Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Malang.
Sumekar, Inggin, 2007, Pengaruh Terapi Musik Klasik Terhadap Kemampuan Berbahasa Pada Anak Autis Di Pusat Terapi Terpadu A Plus Jalan Imam Bonjol Batu, Skripsi, Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri (UIN) Malang. Surya, Evelin, 2012, Hati Hati Musik Saat Bekerja Turunkan Memori, diakses
tanggal 9 Januari 2012, (http://evelinsurya.blogspot.com/2012/10/hati-hati-musik-saat-bekerja-turunkan.html).
Susanti & Rohmah, 2011, Efektivitas Musik Klasik Dalam Menurunkan Kecemasan Matematika (Math Anxiety) Pada Siswa Kelas XI, Skripsi, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.
Syahrir, Aniswati, 2012, Laju Perkembangan Autisme, diakses tanggal 9 Januari 2012, (http://www.tempo.co/read/news/2012/07/18/060417730/Laju-Perkembangan-Autisme).
Weshsler, David, 2002, WISC Buku Pegangan Weshsler Intelligence Scale for Children, Laboratorium Psikodiagnostik Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang.