• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bab 7 Sistem Pernapasan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Bab 7 Sistem Pernapasan"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

▸ Baca selengkapnya: apersepsi sistem pernapasan

(2)

Sistem Pernapasan Manusia

Alat respirasi

Hidung

Laring

Trakea

Bronkus

(3)
(4)
(5)

Mekanisme Pernapasan

Mekanisme pernapasan dada.

Terjadi karena gerakan tulang-tulang rusuk oleh otot-otot antarrusuk.

Inspirasi

Jika otot-otot antarrusuk melakukan kontraksi sehingga tulang-tulang rusuk dan tulang dada terangkat keatas

Ekspirasi

(6)

Mekanisme pernapasan perut.

Pernapasan perut terjadi karena gerakan otot diafragma

Inspirasi

Otot diafragma berkontraksi sehingga letaknya agak mendatar. Diafragma akan mendesak rongga perut hingga 5 cm ke bawah. Akibatnya, rongga dada

membesar. Membesarnya rongga dada menyebabkan paru-paru ikut membesar, akibatnya tekanan udara dalam paru-paru berkurang sehingga udara luar masuk

Ekspirasi

Jika otot diafragma mengendur kembali pada

kedudukan semula, sehingga rongga dada mengecil dan paru-paru pun ikut mengecil. Oleh karena

(7)

Volume dan Kapasitas Paru-paru

Volume paru-paru

Dalam keadaan normal, volume udara inspirasi dan

udara ekspirasi ± 500 ml (volume tidal). Volume tidal

dapat berubah, tergantung aktivitas tubuh. Dari 500 ml

udara tsb pada umumnya 350 ml sampai di paru-paru,

sedangkan 150 ml hanya sampai di saluran pernapasan.

Dengan menarik napas dalam-dalam, olahragawan dapat

menambah udara cadangan inspirasi (udara

komplementer) menjadi ± 1.500 ml dan menambah

cadangan ekspirasi (udara suplementer) menjadi ± 1.500

ml. Sementara itu ± 1.000 ml udara sisa yang selalu

(8)

Jumlah udara pernapasan kita antara 500

ml – 3.500 ml, yaitu 500 ml volume tidal

ditambah 1.500 ml udara suplementer dan

1.500 udara komplementer. Jumlah udara

pernapasan 3.500 ml (kapisitas vital

paru-paru).

(9)

Frekuensi Pernapasan

Frekuensi pernapasan dipengaruhi oleh:

Umur

Jenis kelamin

Suhu tubuh

(10)
(11)
(12)

Kelainan dan Penyakit pada Sistem Pernapasan Manusia

• Faringitis

• Pneumonia

(13)

Sistem Pernapasan Hewan

Sistem Pernapasan Porifera

(14)

Sistem Pernapasan Coelenterata

Pada Coelenterata, oksigen masuk

secara difusi melalui sel-sel

(15)

Sistem Pernapasan Cacing

(16)

Sistem Pernapasan Serangga

Pada serangga, pertukaran gas

dari jaringan dengan udara

(17)

Sistem Pernapsana Ikan

(18)

Sistem Pernapasan Katak

Pada katak, proses

(19)

Sistem Pernapasan Reptil

Pada reptil, proses respirasi

(20)

Sistem Pernapasan Burung

Pada burung, proses respirasi

dilakukan dengan menggunakan

paru-paru.

Referensi

Dokumen terkait

Ketika udara bergerak dari paru-paru menuju kantung udara depan, oksigen akan masuk ke dalam darah dan karbon dioksida masuk ke dalam bronkus.. Ketika burung melakukan ekspirasi,

Saat ekspirasi (udara diembuskan), otot interkostalis berelaksasi → tulang rusuk turun → rongga dada mengecil → tekanan udara dalam torak meningkat → paru-paru mengempis →

Ketika terjadi ekspirasi, otot antartulang rusuk atau otot diafragma akan berelaksasi sehingga volume rongga dada mengecil, tekanan paru-paru membesar, dan udara keluar

Saat ekspirasi (udara diembuskan), otot interkostalis berelaksasi → tulang rusuk turun → rongga dada mengecil →tekanan udara dalam torak meningkat → paru-paru agak

Akibat mengembangnya rongga dada, maka tekanan dalam rongga dada menjadi berkurang, sehingga udara dari luar masuk melalui hidung selanjutnya melalui saluran pernapasan akhirnya

diafragma ditekan, akibatnya tek rongga dada kecil, udara sekitar tekanannya tetap, udara dlm paru-paru tek nya. kecil, akibatnya udara masuk ke

Fase ini berupa berkontraksinya otot antartulang rusuk sehingga rongga dada membesar, akibatnya tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar sehingga

Akibatnya, tulang- tulang rusuk terangkat ke atas dan menyebabkan rongga dada dan volume paru-paru membesar atau dimuali abdomen bergerak ke arah luar sebagai akibat berkontraksinya