• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pelaksanaan Program Health Environment Safety (HES) Leading Indicator Untuk Mencapai Lagging Indicator dI PT WIS Consortium Riau Tahun 2015

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pelaksanaan Program Health Environment Safety (HES) Leading Indicator Untuk Mencapai Lagging Indicator dI PT WIS Consortium Riau Tahun 2015"

Copied!
158
0
0

Teks penuh

  • Sekolah: Universitas Diponegoro
  • Mata Pelajaran: Keselamatan dan Kesehatan Kerja
  • Topik: Pelaksanaan Program Health Environment Safety (HES) Leading Indicator Untuk Mencapai Lagging Indicator di PT WIS Consortium Riau Tahun 2015
  • Tipe: tesis
  • Tahun: 2015
  • Kota: Semarang

I. Pendahuluan

Artikel ini membahas pelaksanaan Program Health Environment Safety (HES) Leading Indicator di PT WIS Consortium Riau pada tahun 2015. HES Leading Indicator merupakan indikator awal yang berfokus pada tindakan pencegahan untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja. Program ini bertujuan untuk mencapai Lagging Indicator, yang mencakup hasil akhir dari penerapan keselamatan kerja. Melalui analisis ini, diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai efektivitas program HES dalam meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja di perusahaan.

II. Metodologi Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan rancangan retrospektif. Lokasi penelitian dilaksanakan di PT WIS Consortium Duri dari bulan Desember 2015 hingga Agustus 2016. Populasi penelitian terdiri dari 11 orang pekerja yang terlibat dalam program HES. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mendapatkan informasi yang komprehensif mengenai pelaksanaan program HES.

III. Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Program HES Leading Indicator di PT WIS Consortium Riau meliputi beberapa kegiatan penting, seperti Risk Management, Consultation and Communication, Inspection, serta Training and Development. Setiap kegiatan memiliki tujuan dan sasaran yang jelas untuk meningkatkan keselamatan kerja dan mengurangi insiden. Informan yang terlibat memberikan wawasan mengenai waktu pelaksanaan, hambatan yang dihadapi, serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut.

IV. Diskusi

Diskusi ini menganalisis efektivitas program HES dalam mencapai tujuan keselamatan kerja. Meskipun terdapat beberapa hambatan, seperti kurangnya kepatuhan pekerja terhadap SOP dan jumlah pekerja yang banyak, upaya yang dilakukan melalui pelatihan dan pengawasan menunjukkan hasil yang positif. Implementasi program HES yang baik dapat berkontribusi pada pengurangan angka kecelakaan kerja dan peningkatan kesadaran keselamatan di kalangan pekerja.

V. Kesimpulan

Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya pelaksanaan Program HES Leading Indicator di PT WIS Consortium Riau untuk mencapai Lagging Indicator. Program ini tidak hanya membantu dalam mencegah kecelakaan kerja tetapi juga meningkatkan budaya keselamatan di tempat kerja. Diperlukan komitmen yang terus menerus dari manajemen dan pekerja untuk memastikan keberhasilan program HES dalam jangka panjang.

Gambar

Tabel 4.14Matriks Pernyataan Informan tentang Tujuan dan SasaranDilaksanakannya Kegiatan dalam Program Inspection untuk
Tabel 4.18Matriks Dilaksanakannya Kegiatan dalam Program

Referensi

Dokumen terkait