• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perencanaan Overhead Travelling Crane Yang Dipakai Pada Pabrik Peleburan Baja Dengan Kapasitas Angkat Cairan 10 Ton

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Perencanaan Overhead Travelling Crane Yang Dipakai Pada Pabrik Peleburan Baja Dengan Kapasitas Angkat Cairan 10 Ton"

Copied!
116
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Hengky Irawan H.S
  • Pengajar:
    • Bapak Ir. Alfian Hamsi, Msc
    • Bapak Dr. Ing. Ir. Ikhwansyah Isranuri
  • Sekolah: Universitas Sumatera Utara
  • Mata Pelajaran: Teknik Mesin
  • Topik: Perencanaan Overhead Travelling Crane Yang Dipakai Pada Pabrik Peleburan Baja Dengan Kapasitas Angkat Cairan 10 Ton
  • Tipe: tugas sarjana
  • Tahun: 2008
  • Kota: Medan

I. PENDAHULUAN

Bagian ini menjelaskan latar belakang pentingnya perencanaan mesin pemindah bahan, khususnya Overhead Travelling Crane, di pabrik peleburan baja. Pertumbuhan industri yang pesat memerlukan alat yang efisien untuk memindahkan material berat, seperti cairan baja dengan kapasitas 10 ton. Penulis mencatat bahwa alat ini tidak hanya meningkatkan efisiensi kerja tetapi juga mengurangi risiko kecelakaan akibat pengangkatan manual. Dengan demikian, pemahaman tentang desain dan fungsi crane menjadi sangat relevan dalam konteks pendidikan teknik mesin.

1.1. Latar Belakang Perencanaan

Latar belakang perencanaan menyatakan bahwa kebutuhan industri yang terus berkembang memerlukan alat pengangkat yang dapat memenuhi permintaan produksi yang tinggi. Overhead Travelling Crane menjadi solusi untuk memindahkan cairan baja pada suhu tinggi secara efisien. Penulis menekankan pentingnya mempelajari teori dan praktik dalam desain alat ini untuk mencapai hasil yang optimal.

1.2. Tujuan Perencanaan

Tujuan perencanaan adalah untuk menciptakan desain yang sesuai dengan kebutuhan spesifik pabrik peleburan baja. Penulis berharap perencanaan ini dapat memberikan gambaran yang jelas tentang kesesuaian antara teori dan praktik, serta meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang aplikasi teknik dalam industri.

1.3. Pembatasan Masalah

Pembatasan masalah ditetapkan untuk menjaga fokus pada aspek tertentu dari perencanaan, seperti jenis material yang diangkat dan sistem penggerak. Hal ini penting untuk memastikan bahwa analisis tetap terarah dan mendalam, serta relevan dengan tujuan penelitian.

1.4. Metodologi Penulisan

Metodologi yang digunakan mencakup survey lapangan, studi literatur, dan diskusi dengan dosen pembimbing. Pendekatan ini memastikan bahwa penulis memperoleh informasi yang akurat dan relevan, serta mendukung pengembangan pemahaman teoritis dan praktis di kalangan mahasiswa.

II. TINJAUAN PUSTAKA

Tinjauan pustaka memberikan landasan teori yang mendasari perencanaan crane. Ini mencakup klasifikasi pesawat angkat, dasar pemilihan pesawat pengangkat, dan prinsip kerja Overhead Travelling Crane. Bagian ini sangat penting bagi mahasiswa untuk memahami berbagai jenis alat pengangkat dan cara kerjanya, serta faktor-faktor yang memengaruhi pemilihannya.

2.1. Klasifikasi Pesawat Angkat

Klasifikasi pesawat angkat dibahas berdasarkan karakteristik kinematik dan tujuan penggunaannya. Ini membantu mahasiswa memahami berbagai jenis alat dan aplikasi mereka dalam industri. Pengetahuan ini penting untuk membuat keputusan yang tepat dalam perencanaan alat pengangkat.

2.2. Dasar-Dasar Pemilihan Pesawat Pengangkat

Dasar-dasar pemilihan pesawat pengangkat mencakup faktor-faktor seperti jenis dan sifat muatan, kapasitas yang dibutuhkan, serta arah dan jarak perpindahan. Pemahaman ini penting untuk merancang alat yang efisien dan aman, serta mengoptimalkan proses produksi.

2.3. Prinsip Kerja Overhead Travelling Crane

Prinsip kerja crane diuraikan dengan menjelaskan tiga gerakan utama: naik-turun, melintang, dan horizontal. Pengetahuan ini sangat berguna bagi mahasiswa untuk memahami mekanisme operasional crane dan bagaimana desainnya memengaruhi kinerja alat.

III. PERENCANAAN SPESIFIKASI PENGANGKAT

Bagian ini menjelaskan perencanaan spesifikasi teknis untuk Overhead Travelling Crane, termasuk karakteristik umum, perencanaan tali baja, dan sistem transmisi. Ini memberikan wawasan mendalam tentang aspek teknis yang harus dipertimbangkan dalam desain alat pengangkat, yang sangat penting untuk pendidikan teknik mesin.

3.1. Karakteristik Umum Pesawat Angkat

Karakteristik umum pesawat angkat mencakup kapasitas angkat, berat mati, dan kecepatan gerakan. Pemahaman tentang parameter ini membantu mahasiswa dalam merancang alat yang sesuai dengan kebutuhan spesifik industri, serta memahami batasan teknis yang ada.

3.2. Perencanaan Tali Baja

Perencanaan tali baja mencakup pemilihan jenis dan ukuran tali yang sesuai dengan kapasitas angkat. Ini penting untuk memastikan keamanan dan efisiensi dalam pengoperasian crane. Mahasiswa belajar tentang material dan desain yang tepat untuk aplikasi industri.

3.3. Perencanaan Drum

Perencanaan drum meliputi perhitungan diameter, jumlah lilitan, dan ketebalan dinding. Pengetahuan ini penting untuk memahami bagaimana komponen crane bekerja sama dalam sistem pengangkatan, serta memberikan wawasan tentang desain mekanik yang efisien.

IV. KESIMPULAN

Kesimpulan menyajikan ringkasan dari spesifikasi crane yang telah direncanakan, termasuk perlengkapan gerak hoist dan sistem penggerak. Bagian ini memberikan refleksi tentang pentingnya integrasi teori dan praktik dalam pendidikan teknik mesin, serta bagaimana hasil perencanaan dapat diterapkan di industri.

4.1. Spesifikasi Crane

Spesifikasi crane yang direncanakan mencakup semua parameter teknis yang telah dibahas sebelumnya. Ini memberikan gambaran lengkap tentang kemampuan dan fungsi alat yang direncanakan, serta relevansi dalam konteks industri.

4.2. Perlengkapan Gerak Hoist

Perlengkapan gerak hoist mencakup sistem penggerak dan kontrol yang diperlukan untuk operasional crane. Mahasiswa belajar tentang pentingnya desain sistem yang efisien dan aman untuk meningkatkan produktivitas di pabrik.

4.3. Perlengkapan Gerak Transversal dan Horizontal

Perlengkapan gerak transversal dan horizontal diuraikan untuk menunjukkan bagaimana crane dapat beroperasi secara efektif dalam ruang terbatas. Ini menekankan pentingnya perencanaan yang cermat dalam desain alat pengangkat.

Referensi Dokumen

  • Mesin Pengangkat ( Rudenko, N )
  • Dasar Perencanaan dan Pemilihan Elemen Mesin ( Sularso )
  • Pesawat Pengangkat ( Muin Syamsir )
  • Elemen Konstruksi Bangunan Mesin ( Stolk Jack )
  • Design of Machine Elements ( M.F. Spotts )

Gambar

GAMBAR KERJA
Gambar 2.1 Overhead Travelling Crane
Tabel 3.1 Tipe-tipe tali untuk crane dan pengangkat ( Rudenko, N, 1996 )
Gambar 3.1. Tali Baja dengan untaian yang dipipihkan
+7

Referensi

Dokumen terkait

Roda troli merupakan penggerak hoist dalam arah melintang yang berada pada. lintasan rel dan bentuk roda troli dapat dilihat seperti pada gambar

Nst : Perancangan Dan Penentuan Jumlah Komponen Overhead Travelling Crane Kapasitas Angkat 120 Ton Tinggi Angkat 30 M Pada Proyek PLTA Asahan I, 2009.. USU Repository

Crane adalah alat pengangkat yang ada pada umumnya dilengkapi dengan drum tali baja, tali baja dan rantai yang dapat digunakan untuk mengangkat dan menurunkan material secara

Pesawat angkat dan angkut adalah pesawat atau alat yang digunakan untuk mengangkat atau memindahkan sebuah barang dengan jarak, besar dan berat tertentu yang sulit untuk

Dari pembahasan desain rancangan yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa perangkat kait yang terdiri atas kait, bantalan aksial, pemikul kait dan schakle

Crane adalah alat pengangkat yang ada pada umumnya dilengkapi dengan drum tali baja, tali baja dan rantai yang dapat digunakan untuk mengangkat dan menurunkan material secara

40 PERENCANAAN PESAWAT ANGKAT LORI REBUSAN TBS KAPASITAS 5000KG DENGAN KETINGGIAN ANGKAT 10METER PADA PABRIK KELAPA SAWIT Pandu Pradana 1, Hasballah 2, Hodmiantua Sitanggang 3 t1

Adapun Skripsi yang dipilih, diambil dari mata kuliah Mesin Pemindah Bahan, yaitu “ PERANCANGAN MEKANISME SPREADER GANTRY CRANE KAPASITAS ANGKAT 40 TON DENGAN TINGGI ANGKAT MAKSIMUM