• Tidak ada hasil yang ditemukan

EVALUASI KINERJA RUAS JALAN T.NYAK ARIEF JEULINGKE TERHADAP PERILAKU PENYEBERANG PEJALAN KAKI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "EVALUASI KINERJA RUAS JALAN T.NYAK ARIEF JEULINGKE TERHADAP PERILAKU PENYEBERANG PEJALAN KAKI"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

ELECTRONIC THESIS AND DISSERTATION UNSYIAH

TITLE

EVALUASI KINERJA RUAS JALAN T.NYAK ARIEF JEULINGKE TERHADAP PERILAKU PENYEBERANG PEJALAN KAKI

ABSTRACT

ABSTRAK

Perkembangan suatu kota dampak dari bertambahnya populasi penduduk, sehingga menyebabkan terjadinya ramai pejalan kaki serta populasi kendaraan. Bertambahnya populasi penduduk ini menyebabkan volume lalu lintas meningkat sehingga terjadi kemacetan, munculnya hambatan samping, serta memungkinkan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Jalan Teuku Nyak Arief depan SDN 54 Japfa Banda Aceh adalah salah satu jalan yang mengalami peningkatan volume lalu lintas. Jalan ini merupakan jalan tiga lajur satu arah dengan lebar jalan 9,65 m untuk satu arah dan panjang jembatan penyeberangan 28 m dengan median jalan 1,3 m. Di median jalan dibuat pagar dengan tinggi 1 m untuk mengefektifkan fungsi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). Sebelah kanan SDN 54 terdapat sebuah halte Trans Koetaradja dan sebuah persimpangan menuju Jalan Prada. Disebelah kiri SDN terdapat beberapa pertokoan dan perkantoran. Adanya SDN, pertokoan, halte Bus, dan perkantoran lalu lintas di jalan ini ramai pejalan kaki serta kendaraan umum yang berhenti di bahu jalan, yang menyebabkan lalu lintas pada jalan ini terganggu. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data primer dan sekunder dan diolah berdasarkan peraturan MKJI 1997 di aplikasi Microsoft Excel. Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah JPO digunakan secara optimal oleh siswa saat masuk dan keluar sekolah. Volume lalu lintas, kecepatan dan hambatan samping juga diteliti untuk melihat dampak terhadap kinerja jalan. Penyeberang pejalan kaki sudah menggunakan JPO. Pada Hari Senin 05 September 2016 derajat kejenuhan 0,56, Hari Selasa 06 September 2016 derajat kejenuhan 0,49, Hari Rabu 07 September 2016 derajat kejenuhan 0,52. Derajat Kejenuhan (DS) ≤ 0,75 masih menunjukkan kinerja Jalan Teuku Nyak Arief depan SDN 54 Japfa masih dalam keadaan baik.

Referensi

Dokumen terkait

Banyak penyeberang pejalan kaki yang tidak menggunakan jembatan penyeberangan dan lebih memilih untuk menyeberang ke ruas jalan pada jalan Brigjend Katamso, meskipun

Mengakibatkan kawasan Malioboro dari sisi pedestrian berada pada kondisi buruk (jenuh), sehingga perlu dilakukan penataan ulang area pejalan kaki di sepanjang Jalan

Rambu ini dipasang sebagai peringatan bahwa jalan yang akan dilalui banyak pejalan kaki. Rambu ini biasanya diletakan pada kawasan yang cukup ramai lalu lintas

Data geometrik jalan yang diambil adalah: 1) lebar jalur lalu lintas, 2) lebar bahu jalan yang digunakan untuk menghitung kapasitas jalan, 3) Lebar jalur lalu lintas yang

3) Lebar Jalur Pejalan Kaki harus ditambah, bila pada jalur tersebut terdapat perlengkapan jalan (road furniture) seperti patok rambu lalu lintas, kotak surat, pohon peneduh

Apabila jalur pejalan kaki memotong arus lalu lintas yang lain harus dilakukan pengaturan lalu lintas, baik dengan lampu pengatur ataupun dengan marka

Mengakibatkan kawasan Malioboro dari sisi pedestrian berada pada kondisi buruk (jenuh), sehingga perlu dilakukan penataan ulang area pejalan kaki di sepanjang Jalan

Mengingat fungsi trotoar adalah jalur jalan yang khusus dipergunakan untuk lalu lintas pejalan kaki (pedestrian), maka dapat diartikan bahwa trotoar merupakan hak