• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS PENGAKUAN PENDAPATAN PADA PERUSAHAAN JASA KONSTRUKSI BERDASARKAN PSAK NO. 34 (Studi Kasus Pada PT. Bintang Bagas Abadi di Malang)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ANALISIS PENGAKUAN PENDAPATAN PADA PERUSAHAAN JASA KONSTRUKSI BERDASARKAN PSAK NO. 34 (Studi Kasus Pada PT. Bintang Bagas Abadi di Malang)"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS PENGAKUAN PENDAPATAN PADA PERUSAHAAN JASA KONSTRUKSI BERDASARKAN PSAK NO. 34

(Studi Kasus Pada PT. Bintang Bagas Abadi di Malang)

SKRIPSI

Memperoleh Salah Satu Persyaratan Mencapai Derajat Sarjana Ekonomi

Oleh :

Elliska Yuliana Rezki

201210170311459

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

(2)
(3)
(4)

iv

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah

melimpahkan rahmat, hidayah serta karunianya kepada penulis, sehingga penulis

dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul Analisis Pengakuan Pendapatan Pada

Perusahaan Jasa Konstruksi Berdasarkan PSAK No. 34 (Studi Kasus Pada PT.

Bintang Bagas Abadi di Malang). Penulisan skripsi ini dimaksudkan untuk

memenuhi persyaratan dalam menyelesaikan Program Sarjana (S1) Jurusan

Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang.

Dalam penelitian skripsi ini, tentunya banyak pihak yang telah

memberikan bantuan dan dukungan. Oleh karena, itu penulis menyampaikan

ucapan terima kasih kepada :

1. Orang tua tercinta Ibu Aproni dan Bapak Subagyo beribu-ribu terima kasih

sepanjang masa atas kesabarannya yang luar biasa memberikan doa,

dukungan, semangat, nasehat, kasih sayang, dan pengorbanan yang tiada

henti, semoga penulis dapat membanggakan kalian selalu.

2. Dr. Idah Zuhroh, M.M, selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Universitas Muhammadiyah Malang.

3. Dra. Siti Zubaidah, M.M., Ak, selaku Ketua Jurusan Akuntansi Fakultas

Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang.

4. Drs. Adi Prasetyo, M.Si dan Gina Harventy, SE, M.Si, Ak., CA, selaku

(5)

v

dan senantiasa memberikan waktu untuk membantu penulis dalam

menyelesaikan skripsi ini.

5. Ahmad Syaiful Hidayat Anwar, S.E., M.S, selaku dosen wali yang

senantiasa memberikan nasehat, motivasi, dan inspirasi selama menjalani

studi di Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas

Muhammadiyah Malang.

6. Seluruh dosen dan staff karyawan yang telah memberikan ilmu,

pengetahuan, dan pelayanan terbaik selama bergabung bersama civitas

akademika Universitas Muhammadiyah Malang

7. Adik-adikku Ninda yang sudah mau kuliah saat ini, Aldif yang harus

makin rajin belajar jangan makan terus ya ndut. Dan tidak lupa juga

Saudara-saudaraku yang dilampung khusunya Wak Darwin, Wak iyus,

Pak Cik, Binda, Kakak Butet, Kak Vera, semua kakak dan abangku yang

selalu memberikan semangat, motivasi, dan doa yang tiada henti terima

kasih, aku cinta sayang kalian selamanyaaa.

8. Saudara seperjuangan Negara Al-Faza Mbak Arin SPd selaku yang tertua

saat ini dikosan, kak Hanni SPd kak Ita itong S.ip, adik Anin SE, Idakun

SH, Shese SPd, Lopita ST, Nia SPd, Sari Spd, Sukma Huwawai S.ip

saudara stalking sejati, Windari kejar terus ST mu tahun depan. Intinya

(6)

vi

9. Saudara seperjuangan part 2 Mita yang duluan dapet SE, Itooo sebagai

suporter terbaik, Tiwi, Aida, Ayik, Echi Tantetanti grub terima kasih yang

tiada henti sudah membuat pengalaman kuliah menjadi lebih berwarna dan

didukung pejuang SE Akuntansi I 2012 dan teman-teman KKN 40 Jabung

2015, sukses dunia akhirat ya gaeess!!!

10.Buat keluarga baruku yang langsung klik rasanya Kak Resty, Kak Acik,

Triaaa terima kasih dukungan dan bantuannya apapun itu terimaaa kasiiih.

11.Buat saudara seperjuangan yang selalu membuat hari-hari di part time

menyenangkan, Mufit, Nafis, dan Suryo terima kasih dukungan dan doa

nya rangerskuuu.

12.Untuk PT. Bintang Bagas Abadi khususnya Mas Ito, Oddi, dan semua staf

yang membantu dalam penyelesaian skripsi ini terima kasih

sebanyak-banyaknya.

13.Untuk last person, lelaki yang dikirim Tuhan untuk menjadi orang yang

siap sedia butuh apapun, dimanapun, dan kapanpun selamanya selalu ada

Herdian Dwimas, terima kasih dukungan, doa, kasih sayang yang tak

pernah putus, terima kasih mau selalu direpotkan segalanya, terima kasih

moodbooster cabelitta.

Semoga Allah SWT memberikan rahmat dan hidayahnya kepada semua

pihak yang telah memberikan segala bantuan, bimbingan, petunjuk, dan semangat

(7)

vii

Demikian penelitian ini, semoga dapat bermanfaat untuk penelitian

berikutnya. Dengan kerendahan hati penulis bersedia menerima saran dan kritik

yang membangun demi penelitian yang lebih baik.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb

Malang, 15 Juni 2016

(8)

viii

LEMBAR PERSEMBAHAN

SKRIPSI INI SAYA PERSEMBAHKAN KEPADA KEDUA ORANG TUA

SAYA YANG TAK PERNAH BERHENTI MENDOAKAN DAN JUGA

(9)

ix

PERNYATAAN ORISINALITAS SKRIPSI

Saya menyatakan dengan sebenar-benarnya bahwa sepanjang pengetahuan saya,

di dalam skripsi ini tidak terdapat karya ilmiah yang pernah diajukan oleh orang

lain untuk memperoleh gelar akademik di suatu Perguruan Tinggi, dan tidak

terdapat karya atau pendapat yang pernah diterbitkan oleh orang lain, kecuali

secara tertulis dikutip dalam naskah ini dan disebutkan dalam sumber kutipan dan

daftar pustaka.

Malang, 15 Juni 2016

Elliska Yuliana Rezki

(10)

x

C. Tujuan Penelitian ... 7

D. Batasan Masalah... 8

E. Manfaat Penelitian ... 8

BAB II. KAJIAN PUSTAKA ... 9

A. Review Penelitian Terdahulu ... 9

B. Tinjauan Pustaka ... 13

1. Pengertian Pendapatan ... 13

2. Pengertian Pengakuan Pendapatan ... 16

(11)

xi

4. Jenis Pendapatan Kontrak Konstruksi ... 22

5. Jenis Biaya Kontrak Kontruksi ... 25

6. Metode Kontrak Konstruksi ... 28

BAB III. METODE PENELITIAN... 40

A. Objek Penelitian ... 40

B. Jenis Penelitian ... 40

C. Jenis dan Sumber Data ... 41

D. Teknik Pengumpulan Data ... 41

E. Teknik Analisis Data ... 42

BAB IV. HASIL DAN PEMBAHASAN ... 43

A. Gambaran Umum Perusahaan ... 43

B. Deskriptif Data Penelitian ... 47

C. Analisis Data ... 50

D. Pembahasan ... 61

BAB V: PENUTUP ... 68

A. Kesimpulan ... 68

B. Saran ... 69

(12)

xii DAFTAR TABEL

No Judul Halaman

1. Rekapitulasi Total Biaya 54

2. Perhitungan Persentase Penyelesaian 57

3. Laporan Laba Rugi 59

(13)

xiii DAFTAR PUSTAKA

Andaki, A.M., S. J. Jullie., dan P. Sherly. 2015. Analisis Perbandingan Pengakuan Pendapatan dan Pembebanan Biaya Menurut Standar Akuntansi Keuangan dan Undang-Undang Perpajakan Pada Perusahaan Jasa Konstruksi (studi pada PT. Anugrah Adytama, Jakarta). Jurnal Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi. Universitas Samratulangi Manado,vol 3, No. 1, hlm : 1193-1202.

Gustati, H. D. Andi., dan S. Elfitri. 2008. Pengaruh Pengakuan Pendapatan Dalam Penerapan Akuntansi Kontrak Konstruksi (PSAK No. 34) Terhadap Penentuan Laba/Rugi Periodik (studi kasus pada 3 perusahaan bidang usaha kontrak konstruksi di kota padang). Jurnal Akuntansi dan Manajemen, vol 3, no. 2, hlm : 1-15.

Hasibuan, M. H. D., M. Anmaria., dan G. Yosep. 2011. Evaluasi Atas Pengakuan Pendapatan Pada Perusahaan Jasa Konstruksi Kaitannya Terhadap Laporan Laba Rugi Perusahaan (studi kasus pada PT. Nusa Sukses Jaya). Jurnal Ilmiah Ranggading, vol 11, no. 2, hlm : 142-149.

Ikatan Akuntan Indonesia.(2010), Standar Akuntansi Keuangan, Penerbit Salemba Empat, Jakarta.

Kieso, Donald E., Weygandt, Jerry J., dan Warfield, Terry D. 2012. Akuntansi Intermediate, Edisi Keduabelas, Jilid 2. Erlangga. Jakarta.

Lam, Nelson.,dan L. Peter. 2014. AkuntansiKeuangan :Perspektif IFRS. SalembaEmpat. Jakarta.

Novianti, D. M. 2014. Penerapan Metode Pengakuan Pendapatan Kontrak Jangka Panjang pada PT. Adhikarya Jaya Mandiri. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi, vol 3, no. 8, hlm : 1-18.

Nuruzzaman, M. dan S. Agus. 2009. Evaluasi Atas Pengakuan Pendapatan Dan Beban Pada Perusahaan Jasa Konstruksi Dalam Kaitannya Terhadap Laporan Laba Rugi Perusahaan (studi kasus pada PT. Tunas Mekar Eka Harpadi). Jurnal Ilmiah Ranggading, vol 9, no. 2, hlm : 75-80.

(14)

xiv

Bisnis dan Akuntansi. Universitas Samratulangi Manado,vol 1, no. 4, hlm : 1845-1856.

Rahmawati, L., H. Kusni., dan R. Ali. 2010. Analisis Perlakuan Akuntansi Atas Pendapatan Dan Beban Terhadap Kewajaran Laporan Keuangan Pada PT. Wiradharma Mulia jasa Konstruksi. Jurnal Akuntansi UBHARA, vol 7, no. 2, hlm : 60-77.

Ratunuman, S. M. 2013. Analisis Pengakuan Pendapatan dengan Presentase Penyelesaian dalam Penyajian Laporan Keuangan PT. Pilar Dasar. Jurnal Ekonimi Manajemen Bisnis dan Akuntansi.

Universitas Samratulangi, Manado

http://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/emba/article/view/1863/147. Hal 558-663.

Rimansyah.,danSafitri. 2015. Analisis Pengakuan Pendapatan dan Beban Pada PT. Wahana Bumi Riau Cabang Palembang. Jurnal Media Wahana Ekonomika, vol 12, no. 2, hlm : 51-74.

(15)

1 BAB I

PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang

Perusahaan konstruksi termasuk dalam organisasi usaha yang

berorientasi laba yang bertujuan untuk mendapatkan laba yang maksimal

dari kegiatan usaha yang dijalankan. Untuk meningkatkan laba berarti

perusahaan juga harus meningkatkan salah satu unsur penting yaitu

pendapatan. Mengingat pendapatan merupakan hal yang penting dalam

operasi suatu perusahaan, maka didalam melakukan semua aktivitas usaha,

perusahaan akan mengharapkan laba yang dipengaruhi oleh pendapatan

dari aktivitas tersebut. Sama halnya dengan perusahaan jasa, pendapatan

dapat diakui jika perusahaan telah melakukan sebuah persetujuan

kesepakatan dalam jangka waktu yang telah disepakati serta perjanjian

kontrak kerja yang sudah ditandatangi secara jelas. Peristiwa seperti itu

biasanya terjadi pada perusahaan jasa konstruksi, dimana pembangunan

proyek tidak semuanya terselesaikan dalam satu periode akuntansi.

Sehingga masalah utama yang dihadapi dalam perusahaan jasa konstruksi

yaitu metode yang digunakan oleh perusahaan untuk mengakui

pendapatannya.

Permasalahan lain yang muncul dalam pengakuan dan pengukuran

pendapatan adalah seringkali laporan keuangan harus dibuat tapi pekerjaan

konstruksi belum selesai, untuk itu perlu dibuat penaksiran berapa

(16)

2

Kesalahan dalam pengakuan dan pengukuran pendapatan akan

mengakibatkan perhitungan laba rugi yang tidak tepat dan tentunya hal ini

dapat menyebabkan kesalahan dalam pengambilan keputusan bagi

pengguna laporan keuangan perusahaan.

Pada perusahaan jasa konstruksi, terdapat hal yang spesifik dalam

menentukan waktu dari pendapatan. Umumnya pendapatan diakui pada

saat pekerjaan selesai. Namun, menurut Standar Akuntansi Keuangan,

perusahaan konstruksi dimungkinkan untuk mengakui pendapatan selama

berlangsungnya produksi sesuai dengan tahap kemajuan dalam

penyelesaian kontrak. Sehubungan dengan adanya perbedaan waktu

dimana pendapatan harus diakui dan dilaporkan, maka timbul dua metode

pengakuan pendapatan pada perusahaan konstruksi, yaitu metode kontrak

selesai dan metode persentase penyelesaian. Apabila perusahaan

menggunakan metode kontrak selesai, maka pendapatan diakui pada saat

pekerjaan telah selesai. Sedangkan jika perusahaan menggunakan metode

persentase penyelesaian, maka pendapatan dapat ditaksir pada saat proses

produksi berlangsung.

Menurut pendapat Kieso, Weygandt, dan Warfield (2012:515)

prinsip pengakuan pendapatan mengindikasikan bahwa pendapatan diakui

ketika ada kemungkinan memberikan keuntungan ekonomi kepada

perusahaan dan keuntungan tersebut dapat diukur dengan andal.

Sedangkan pengakuan pendapatan menurut Skousen, Stice dan Stice

(17)

3

telah direalisasi atau dapat direalisasi dan ketika transaksi telah diperoleh.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengakuan pendapatan adalah suatu

pencatatan kejadian transaksi yang telah direalisasikan, dapat

direalisasikan, atau telah diperoleh.

Ada 3 kunci utama yang perlu dipahami dari pernyataan standar

ini, yaitu :

1) Pendapatan dan biaya kontrak konstruksi dapat diakui jika hasil

kontrak dapat disetimasi secara andal;

2) Pengakuan pendapatan dan biaya kontrak konstruksi

memperhatikan tahap penyelesaian aktivitas (sesuai kontrak

tertentunya); dan

3) Jika diperkirakan biaya aktivitas konstruksi diperkirakan lebih

tinggi dari hasilnya, maka segera diakui sebagai biaya (atau

beban).

Dalam hal kontrak harga tetap, hasil konstruksi dapat diestimasi

secara andal jika semua kondisi berikut ini dapat terpenuhi :

a) Total pendapatan kontrak dapat diestimasi secara andal

b) Kemungkinan beasar manfaat ekonomik yang berhubungan

dengan kontrak tersebut akan mengalir ke entitas

c) Baik biaya kontrak untuk menyelesaikan kontrak maupun

tahap penyelesaian kontrak pada akhir periode pelaporan

(18)

4

d) Biaya kontrak yang dapat diatribusi pada kontrak dapat

diidentifikasi dengan jelas dan diukur secara andal sehingga

biaya kontrak aktual dapat dibandingkan dengan estimasi

sebelumnya.

Keberhasilan perusahaan konstruksi bergantung pada kemampuan

perusahaan dalam membuat estimasi biaya yang tepat dan mengendalikan

biaya agar produksi dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Pada bagian

inilah akuntansi mengambil peran dalam menyediakan data yang

diperlukan dalam penyusunan rencana biaya proyek, rencana

pembelanjaan, anggaran, dan laporan keuangan proyek yang mana

perusahaan konstruksi harus dapat menyediakan laporan keuangan yang

andal dan tepat waktu.

Oroh (2013) melakukan penelitian tentang Evaluasi Penerapan

PSAK No. 34 (Revisi 2010) Dalam Pengakuan Dan Pengukuran

Pendapatan Usaha Jasa Konstruksi Pada CV. Surya Gemilang Utama

menunjukan, bahwa hasil analisa dalam mengukur tingkat kemajuan

pekerjaan kearah penyelesaian perusahaan ini menggunakan ukuran

keluaran, yaitu menggunakan taksiran teknik yang dibuat dalam laporan

prestasi fisik yang menggambarkan presentase kemajuan pekerjaan yang

dicapai. Presentase kemajuan pekerjaan ini dikalikan dengan nilai kontrak

yang telah disepakati sebagai dasar untuk menentukan berapa besar

pendapatan yang dapat diakui selama satu periode akuntansi. CV. Surya

(19)

5

dari pihak pemberi kerja sebagai ukuran dalam mengukur pendapatan

yang dapat direalisasi. Hal ini sudah sesuai dengan PSAK No. 34 (revisi

2010).

Penelitian juga dilakukan oleh Novianti (2014) menyimpulkan,

bahwa perusahaan dalam mengakui pendapatan dari kontrak jangka

panjang didasarkan pada kemajuan fisik (progress fisik) yang dituangkan

dalam laporan prestasi proyek yang dibuat oleh Site Enginering Manager

(SEM) beserta petugas pengawas lapangan. Terdapat perbedaan yang

signifikan dalam mengakui pendapatan dan laba pada tahun 2011 antara

metode pendekatan fisik dan metode presentase penyelesaian yang mana

metode pendekatan fisik mengakui pendapatan dan laba lebih tinggi

sehingga pendapatan dan laba yang disajikan dalam laporan keuangan

menjadi overstatement dan tidak sesuai dengan prinsip konservatisme

dalam penyajian laporan keuangan.

Salah satu perusahaan jasa konstruksi di indonesia adalah PT.

Bintang Bagas Abadi dengan tujuan perusahaan ini didirikan untuk turut

melaksanakan program pemerintah dalam pembangunan ekonomi

nasional, memberikan layanan jasa bangunan gedung, bangunan sipil dan

instalasi mekanikal dan elektrikal, manajemen untuk

konstruksi/pelaksanaan proyek pembangunan, penyediaan tenaga ahli serta

kegiatan konstruksi lainnya. Hal ini secara otomatis PT. Bintang Bagas

Abadi termasuk perusahaan jasa konstruksi, sehingga diharuskan mencatat

(20)

6

Akuntansi Keuangan yang berlaku saat ini. Karena tanggal (dari awal

hingga akhir) aktivitas kontrak biasanya berada pada periode akuntansi

yang berbeda, maka persoalan yang harus diperhatikan perusahaan adalah

bagaimana mengalokasikan pendapatan dan biaya kontrak selama periode

pengerjaanya.

Mengingat perusahaan jasa konstruksi memiliki karakteristik yang

khas, dimana pembangunan proyek tidak semuanya terselesaikan dalam

satu periode akuntansi. Pastinya banyak hal yang dihadapi oleh pemilik

perusahaan dalam melaporkan secara tepat dan andal dalam menyajikan

laporan pendapatan dan beban pada laporan keuangan yang benar-benar

diperoleh dan diterima oleh perusahaan pada periode tersebut. Oleh sebab

itu, untuk mengetahui secara mendalam mengenai penerapan metode apa

yang selama ini diterapkan pada PT. Bintang Bagas Abadi, maka

diperlukan penelusuran yang lebih mendalam. Penelusuran tersebut

menyangkut bagaimana pendapatan itu diakui, kapan pendapatan dapat

diakui, dan dokumen-dokumen apa saja yang diperlukan untuk mengakui

pendapatan tersebut. Karena persoalan utama dalam akuntansi kontrak

konstruksi adalah alokasi pendapatan kontrak dan biaya kontrak pada

periode dimana pekerjaan konstruksi tersebut dilaksanakan dan dapat

dilaporkan secara tepat waktu.

Berdasarkan uraian diatas maka penulis berkeinginan melakukan

(21)

7

PerusahaanJasa Konstruksi Berdasarkan PSAK No. 34 (studi kasus pada

PT. Bintang Bagas Abadi di Malang)”.

1.2Rumusan Masalah

Untuk dapat mengarahkan dan memudahkan dalam melakukan

penelitian yang lebih terfokus dan sistematis serta bedasarkan uraian latar

belakang diatas, maka rumusan masalah dari penelitian ini adalah :

1. Bagaimana metode pengakuan pendapatan yang digunakan oleh

PT. Bintang Bagas Abadi untuk proyek periode tahun 2013?

2. Bagaimana kesesuaian pengakuan pendapatan PT. Bintang Bagas

Abadi berdasarkan PSAK No. 34?

1.3Tujuan Penelitian

Sesuai dengan permasalahan yang telah dirumuskan dan agar

penelitian ini menjadi lebih terarah secara jelas, adapun tujuan dari penelitian

ini adalah :

1. Untuk mengidentifikasi metode pengukuran dan pengakuan

pendapatan yang digunakan untuk setiap pekerjaan yang

diterima pada PT. Bintang Bagas Abadi.

2. Untuk menilai dan menganalisis kesesuaian pengakuan

pendapatan yang diterapkan oleh PT. Bintang Bagas Abadi

(22)

8

1.4 Batasan Masalah

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan batasan-batasan

sebagai berikut :

1. Metode pengakuan pendapatan yang diamati terbatas hanya

pada salah satu proyek yang dilakukan pada periode 2013.

2. Analisis yang dilakukan berfokus pada laporan keuangan

dalam hal mengakui pendapatannya berdasarkan PSAK No.

34 yang berlaku saat ini.

1.5 Manfaat Penelitian 1. Bagi Perusahaan

Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai alternatif

pemecahanmasalah bagi perusahaan dalam menangani masalah

pengakuan danpengukuran pendapatan jasa kostruksi untuk

menentukan metode yang akan digunakan secara tepat dengan alokasi

pendapatan kontrak dan biaya kontrak pada periode dimana pekerjaan

konstruksi dilaksanakan.

2. Bagi Peneliti Selanjutnya

Sebagai bahan informasi dan referensi untuk peneliti selanjutnya

mengenai hal-hal yangberhubungan dengan pengakuan pendapatan dan

dapat mengembangkan penelitian ini seputar permasalahan yang

Referensi

Dokumen terkait

Adapun data-data yang diperoleh penulis dari wawancara adalah metode pengakuan pendapatan perusahaan, penentuan tingkat persentase penyelesaian, cara pembagian biaya, penentuan laba

Metode pengakuan pendapatan yang digunakan oleh perusahaan adalah metode persentase penyelesaian (percentage of complete method). Pengakuan pendapatan dengan metode

Mahalani Kurniawati: Pengakuan Pendapatan Konstruksi Menurut Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan ...., 2004... Mahalani Kurniawati: Pengakuan Pendapatan Konstruksi Menurut

Suryawansyah: Penerapan PSAK Nomor 34 Tentang Pengakuan dan Pengukuran Pendapatan Jasa..., 2005... Suryawansyah: Penerapan PSAK Nomor 34 Tentang Pengakuan dan Pengukuran

Edywan: Analisis Pengakuan Dan Pengukuran Laba Jasa Konstruksi Pada Pt... Edywan: Analisis Pengakuan Dan Pengukuran Laba Jasa Konstruksi

Tapi kelemahan yang diperoleh, yaitu pada kegiatan laporan keuangan, dimana perusahaan tidak membuat necara dan laporan rugi laba sehingga besarnya pendapatan

Menyatakan dengan sebenar-benarnya bahwa karya ilmiah beupa skripsi yang berjudul : EVALUASI PENERAPAN METODE PENGAKUAN PENDAPATAN DAN BEBAN PADA PERUSAHAAN KONSTRUKSI PADA PT.

Pengakuan pendapatan dan beban yang dilakukan PT Arteri Cipta Rencana telah sesuai dengan PSAK 34 dimana pengkuan pendapatan atas kontrak kontruksi dilakukan