PENDAHULUAN Usaha Ternak Sapi Potong Di Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali.
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Hasil penelitian menunjukan bahwa risiko-risiko yang ada dalam usaha ternak sapi potong pada kelompok I dan II diantaranya adalah risiko kemarau panjang, risiko penyakit,
Kecamatan Tanjung Raya merupakan daerah basis pengembangan ternak sapi potong di Kabupaten Agam dan daya dukung pakan yang ada sangat menunjang untuk pengembangan usaha sapi potong
Pengembangan sapi potong sebagai salah satu ternak potong masih banyak mengalami hambatan karena pemeliharaanya yang masih bersifat tradisional, sangat tidak menguntungkan
Pemeliharaan usaha ternak sapi potong mayoritas hanya sebagai usaha sampingan, padahal dari perhitungan rentabilitas usaha cukup menjajikan.kiranya pemerintah
Pengembangan sapi potong sebagai salah satu ternak potong masih banyak mengalami hambatan karena pemeliharaanya yang masih bersifat tradisional, sangat tidak menguntungkan
Permasalahan utama pada usaha ternak sapi potong di desa Petung, desa Purnama, dan desa Jetis adalah sulit cari pakan saat kemarau, sedangkan permasalahan utama pada usaha
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Rainis, Kabupaten Talaud memiliki potensi pengembangan ternak sapi potong di tinjau dari aspek ketersediaan lahan untuk pakan, sumber
(Prasetyo et al ., 2012) untuk keberlanjutan usaha ternak sapi potong. Keberlanjutan usaha dapat berlangsung kontinyu jika usaha ternak sapi potong menguntungkan melalui