EKSTRAKSI POLIFENOL KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L.) DAN PENGARUHNYA TERHADAP MUTU MINYAK GORENG
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Dalam penelitian ini dilakukan analisis pengaruh penambahan asam asetat pada pelarut etanol 95% dalam mengekstraksi antosianin dari kulit buah manggis.. Spektrofotometri
Profil stabilitas fisika kimia masker gel peel- off ekstrak kulit buah manggis selama 28 hari pada suhu 30°C adalah tidak mengalami perubahan organoleptis (warna dan bau),
Jumlah ekstrak kulit manggis sebesar 50% dari total campuran didasarkan atas tujuan dari pembuatan sirup yaitu sebagai bentuk aplikasi dari ekstrak xanthone kulit manggis
Dalam penelitian utama diketahui bahwa suhu ekstraksi yang tinggi dapat merusak senyawa antioksidan dan antosianin yang ditunjukkan dengan semakin menurunnya kapasitas
Berdasarkan hasil penelitian ini kadar xanton pada buah manggis mulus-besar jumlahnya lebih sedikit (70.400 mg/100 g kulit kering) dibandingkan dengan buah manggis
Karakter Kulit Manggis, Kadar Polifenol dan Potensi Antioksidan Kulit Manggis ( Garcinia mangostana L.) Pada Berbagai Umur Buah dan Setelah Buah Dipanen oleh
Suhu pengeringan yang berbeda memberikan pengaruh terhadap kadar air, serat kasar, antioksidan, toksisitas, penilaian organoleptik dan penerimaan keseluruhan, tetapi tidak
Hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui secara kuantitatif hasil ekstraksi yang terkandung dalam kulit buah manggis dengan pelarut akuades sebanyak 1,3243