• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengendalian Folikulogenesis Ovarium Mencit (Mus Musculus) Dengan Pemberian Ekstrak Biji Kapas (Gossypium Hirsutum)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengendalian Folikulogenesis Ovarium Mencit (Mus Musculus) Dengan Pemberian Ekstrak Biji Kapas (Gossypium Hirsutum)"

Copied!
49
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1  Gambaran mikroskopis hasil vaginal smear pada masing-masing fase
Tabel 3  Klasifikasi folikel pada ovarium mencit menurut Peters (1969)
gambar tersebut teramati bahwa terjadi penurunan jumlah folikel tersier setelah
Gambar 5  Siklus estrus mencit setelah pemberian ekstrak biji kapas selama 24
+4

Referensi

Dokumen terkait

Keterangan : Dari hasil pengamatan Pengaruh crude ekstrak biji B.asiatica terhadap perilaku mencit putih (M.musculus) yang diperlihatkan pada Tabel 3, dapat

Pemberian perlakuan ekstrak daun andaliman selama 9 hari terhadap data histologis berupa jumlah folikel primer, sekunder, De Graff, dan atretik mengalami perubahan yang

Berdasarkan hasil penelitian ini ekstrak etanol biji pepaya dengan dosis 30 mg/kg BB, 100 mg/kg BB, 300 mg/kg BB minimal selama 9 hari dapat menurunkan jumlah

Penelitian ini dilakukan untuk menguji efek antifertilitas ekstrak biji pepaya yang diberikan kepada mencit betina dengan teknik oral terhadap ketebalan lapisan endometrium dan

Bertitik tolak dari rumusan di atas, penulis melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak bunga kembang sepatu terhadap penurunan jumlah

Berdasarkan uraian diatas, penulis tertarik untuk melalukan penelitian mengenai aktivitas toksisitas dari ekstrak etanol daun kapas menggunakan metode Brine Shrimp

Berdasarkan hasil penelitian ini ekstrak etanol biji pepaya dengan dosis 30 mg/kg BB, 100 mg/kg BB, 300 mg/kg BB minimal selama 9 hari dapat menurunkan jumlah

Pembuatan ekstrak biji pepaya (Carica papaya) dilakukan di B2P2TO2T. Pemberian ekstrak biji pepaya dilakukan secara per oral satu kali sehari selama 10 hari